Bidang Kerja Teknik Industri

Artikel ini adalah merupakan kelanjutan dari Artikel: Apa Itu Teknik Industri?

Secara klasik, mengingat lahirnya Teknik Industri adalah untuk melayani sektor manufaktur, maka bidang kerja dari lulusan teknik industri adalah pada jalur Production Officer hingga ke Director.

Deksripsi kerjanya adalah memastikan jalannya produksi dan operasi secara efisien dan efektif hingga mendapatkan sebuah sistem produksi atau operasi yang terbaik (excellence). Ini mencakup (walaupun tidak terbatas pada):

  • evaluasi standard waktu kerja: Berapa waktu sesungguhnya dalam mengerjakan suatu urutan pekerjaan yang normal, dengan menyeimbangkan antara kemampuan manusia normal dg tuntutan organisasi.
  • merancang bagaimana cara kerja manual terbaik: bagaimana memastikan sebuah desain kerja dapat mengoptimalkan kemampuan manusia dan hukum alam – memanfaatkan gravitasi misalnya.
  • merancang dan memperbaiki layout baik dari pabrik maupun stasiun kerja: Bagaimana susunan dan urutan fasilitas kerja terbaik sehingga aliran barang atau proses bisa berjalan dengan tanpa hambatan atau berbelit-belit sehingga memakan waktu yang berharga. Facility Layout and Plant Designer
  • penyusunan jadwal produksi dan pengadaan/pembelian dari setiap seluruh fasilitas produksi serta bagaimana menyimpannya: untuk memastikan bebas hambatannya proses produksi, tentunya anda harus memperhatikan bahwa semua material utama dan pendukung harus tersedia ketika produksi dilakukan. Jangan seperti masak di dapur untuk nasi goreng, ketika sudah mulai ternyata nasinya nggak cukup (atau masih dalam bentuk beras) – PPIC Officer/Manager – PPIC: Production Planing and Inventory Control.
  • menjaga tingkat operasi dari setiap sumber daya (mesin, peralatan dsb) dalam kondisi optimal melalui manajemen pemeliharaan: (Maintenance Officer/Manager)
  • menjamin mutu produk yang berasal dari mutu proses yang baik: (QA (Quality Assurance) Officer/Director)

Hal-hal diatas menjadi sebuah pekerjaan, yang hampir dapat dikatakan rutin, harus dilakukan dengan kecepatan perubahan produk yang saat ini terjadi. Dulu untuk merubah sebuah produk kita membutuhkan waktu 3-5 tahun, sekarang untuk produk-produk tertentu yang sarat dengan teknologi (HP/Mobile Phone), kita perlu mengubahnya dalam hitungan 1-2 tahun bahkan bulanan. Bayangkan anda harus memproduksi ribuan dan jutaan produk yang lama tetapi sudah mulai memproduksi ribuan produk baru dalam sebuah fasilitas produksi. Toyota terkenal dengan kemampuannya untuk memproduksi beberapa produk sekaligus dalam satu fasilitas. Artinya mobil kijang, corolla, dan lainnya, dirancang sedemikian rupa untuk menggunakan fasilitas yang sama.

Melebar ke Jasa. Tetapi seiring dengan kebutuhan akan hal yang sama terhadap efisiensi dan efektivitas dibidang industri lainnya, termasuk industri jasa, maka semakin berkembang pulalah ruang lingkup kerja Teknik Industri. Saat ini dari penelusuran yang dilakukan kepada para lulusan TI-UI, diketahui mereka lebih banyak bekerja di sektor jasa dibandingkan manufaktur. Hal ini diakibatkan memang kebutuhan akan efisiensi dan efektivitas ternyata tidak hanya dituntut di industri manufaktur, tetapi juga industri jasa.

Jabatan yang sering diambil menyangkut QA (Quality Assurance), Business Excellence Team, Standard and Procedure Development Officers, dan Pemasaran, Operations Officer hingga Directors – (Kata Operations menggantikan kata Productions karena dalam dunia jasa memproduksi jasa merupakan sebuah konsep operasi). Mereka terserap di perbankan, stasiun televisi, telekomunikasi, teknologi informasi, pemerintahan, konsultan, asuransi, energi, rumah sakit, pendidikan dan sebagainya.

Kembali, kebutuhan akan efisiensi dan efektivitas sebenarnya ada disemua sektor industri. Kata industri bahkan diletakkan untuk menjelaskan industri pendidikan, industri pariwisata dan industri telekomunikasi. Tergantung dari para alumni teknik industri untuk mendefinisikan dan menterjemahkan kemampuan mereka untuk bekerja multisistem, multifungsi dan multipendekatan terhadap sektor-sektor industri baru. Saya sudah mengimplementasikan pendekatan dan ilmu teknik industri di bidang pemerintahan (yang paling sering dituding tidak efisien dan efektif) dan rumah sakit. Di negara referensi Teknik Industri, Amerika, melalui lembaga profesi Institute of Industrial Engineers – www.iienet.org, terlihat bahwa alumni TI disana dibagi menjadi beberapa perkumpulan mencakup perkumpulan sistem kesehatan (SHS – Society of Health Systems), SEMS (Society of Engineering and Management Science), Engineering Economy, Quality and Reliability Management, Operations Excellence dan lainnya.

Bukannya bidang-bidang tersebut sudah ada ahlinya? Tentu saja, dan jika berbicara keahlian spesialisasi memang demikian. Tetapi trend saat ini adalah pendekatan yang multidisiplin dan multidimensi lebih dibutuhkan, mengingat meningkatnya kompleksitas dari permasalahan. Keunggulan inilah yang ditawarkan oleh Teknik Industri, yang secara kurikulum menekankan terhadap pendekatan multidisiplin ini, ditambah dengan kemampuan perancangan (design capability) dengan latar belakang keteknikan kuat. Latar belakang keteknikan inilah yang menguatkan kemampuan mengembangkan metodologi yang logis dan terstruktur, dibandingkan dengan bidang ilmu lainnya.

About these ads

216 thoughts on “Bidang Kerja Teknik Industri

  1. Assalamualaikum pak hidayatno , saya mahasiswa T.Industri PU. saya ingin berwirausaha dengan membuat penjernih air dari kaleng bekas. Apakah hal ini sepadan dengan apa yang saya pelajari di perkuliahan ? Ataukah saya lebih mendalami casting untuk gagang pintu dari alumunium ? dari kedua hal ini manakah yang prospeknya lebih baik ? mengingat sebelumnya saya gagal membuat sabun cair karena kurang paham dengan materialnya. trims

    • Saya bingung dengan pertanyaan anda, kafena keduanya saya tidak memiliki pengetahuan juga terhadap proses produksinya. Tapi jika mempertimbangkan ilmu teknik industri, maka coba lakukan dulu analisa kelayakan produk, baik secara pasar dan teknologi. Dari proses tersebut akan lebih jelaa seharusnya.

  2. afi berkata:

    Salam Pak,
    Saya mahasiswi s2 jurusan T.industri jalur rekayasa sistem kerja dan ergonomi, background s1 saya jg T.industri. Saya mengambil s2 karena merasa kurang bisa bersaing dgn hanya s1 dan merasa lulusan s1 industri masih tersebar dari urusan bahan baku-pemasaran (tdk fokus). Topik tesis sy mengenai cultural usability dan web design. Yang saya mau tanyakan, bidang pekerjaan apa yg membutuhkan lulusan ergonomi khususnya usability? Terimakasih sebelumnya

    • Saya tidak mengikuti secara mendalam perkembangan aplikasi dari ergonomi di Indonesia, dan apakah secara spesifik untuk usability of design memang dibutuhkan di Indonesia mengingat kurangnya industri Indonesia yang melakukan desain, apalagi desain berorientasi pada manusia.
      Secara umum maka bidang kerja ergonomi di Indonesia adalah pada keselamatan dan kesehatan kerja. Kedua hal ini biasanya akibat standard internasional sehingga banyak berkembang di Industri Migas.

  3. Selamat Malam Pak,

    Saya ingin menanyakan, saya mahasiswa teknik industri semester 6 dengan pengalaman 2 tahun dibidang keuangan, dan akan menjalani kerja praktik pada bidang tsb, apakah tepat jika saya mengangkat tema untuk laporan saya apabila dikaitkan dengan mata kuliah operation research dan ekonomi teknik? atau hanya kesalahsatunya saja ya? Mohon bimbingannya.

    Terima kasih

    • Pertanyaannya masih terlalu umum, dan apa yang saya ketahui dari keduanya sebenarnya memungkinkan jika digabungkan, bahkan lebih mudah karena keduanya berfokus kepada pengolahan data (daripada bikin OR untuk kenyamanan, datanya kan harus didapatkan dulu baru diolah).

  4. Annisa berkata:

    Pak, saya adalah mahasiswa Teknik Industri, tapi saya ingin melanjutkan S2 ke Teknik Sipil, apakah bisa ?

    • S2 Teknik Sipil terkadang membuka program “manajemen sipil” seperti di UI ada S2 manajemen proyek yang tidak mensyaratkan harus S1 Sipil. Saya tahu ada teman muda yang TI dan terdaftar di S2 ini.

  5. raka berkata:

    pak saya sedeng kuliah TI di pts
    tetapi saya kurang memahami gambar teknik
    jadi apakah itu akan berpengaruh besar jika saya sudah lulus nanti dan mencari pekerjaan?

    • Tergantung bidang pekerjaan yang kamu akan hadapi. Menggambar teknik adalah bahasa standard untuk berkomunikasi dalam rekayasa. Artinya kalau kamu bekerja di bidang perancangan produk, pembelian barang (karena harus bisa baca drawing untuk mengenali produk) dsb. akan menjadi penting. Namun ruang lingkup kerja Teknik Industri masih luas, jadi silahkan anda cari bidang yang sesuai

  6. gilangca berkata:

    Selamat pagi, saya mau bertanya pa, untuk lulusan TI apa bisa bekerja di dunia migas ??
    Terimakasih..

  7. siang pak, saya mahasiswi teknik industri smt 5 ingin melakukan kerja praktek. namun saya masih bingung mau melakukan kerja praktek dimana. saya berencana ingin memilih perusahaan seperti toyota astra atau ahm. menurut bapak tema atau masalah seperti apa yang mungkin saya bahas dalam bidang ini? terima kasih pak mohon bantuannya

    • Pertanyaan kamu masih terlalu luas, apalagi kedua perusahaan yang kamu tuju adalah memang perusahaan dengan basis manufaktur, jadi hampir disemua tempat tidak menjadi masalah seharusnya. Kan memang TI bisa mengelola 5M?

  8. anggi berkata:

    Siang pa..
    Saya siswa kelas XII IPA yg ttadinya niat sekali untuk masuk TI tetapi saat lihat situs fti ITB saya melihat jurusan baru yaitu MRI (manajemen rekayasa industri) dan jadi bingung ingin masuk kemana

    Nah yg saya ingin tanyakan apa sih perbedaan yg paling signifikan dari 2 jurusan tsb dan apakah dalam peluang kerjanya akan sama? Karena mengingat nama jurusan tsb industri juga

    Terima kasih…

  9. salam sejahtra pak
    saya fresh graduate TI dari Medan dan punya keinginan utk bekerja di sektor jasa, di Pelabuhan sebut saja Pelindo. saya mau tanya pak, apa saja bidang ilmu dari TI yg digunakan utk menangani operasi jasa di pelabuhan ini? satu lagi, apakah sejauh ini sepengetahuan bapak banyak lulusan TI yg bekerja di pelabuhan? sampai saat ini senior saya dari kampus yg bekerja di Pelindo masih 1 orang :)
    mohon penjelasannya pak
    terimakasih

    • Tahun ini di Lab SEMS, kita memang sedang bereksperimen untuk melihat aplikasi TI di pelabuhan, dan ternyata cukup kompleks. Bahwa di perusahaan pelabuhan masih sedikit, maka potensinya belum tergali bagi teknik industri. Perusahaan seperti ini memang harus dilihat dari sisi yang luas yaitu logistik, dan itu adalah bidang ilmu teknik industri. Harus diakui bahwa pelabuhan kurang banyak bereksperimen dengan improvement gaya orang teknik industri, namun ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perekayasa industri.

  10. selamat sore pak,

    1. pak kalo ITENAS itu teknik industrinya sbg PTS bagus gak ? dan gimana tanggapan industri2 besar / BUMN tntang PTS tsb?
    menurut bapak sendiri atau tmn2 bapak gimana PTS tsb ??

    2. apakah dlm persaingan tenaga kerja akan dipandang sebelah mata dari PTS khususnya ITENAS ?

    3. bagaimana prospek utk 4thn kedepan dari lulusan TI pak ? apakah akan tetap banyak dibutuhkan ??

    4. saya keterima disana tapi masih bingung mau diambil atau tidak pak, saran bapak gimana ?? dan saya bkn dari SMA tapi SMK jurusan t.elektro yg ingin k TI …

    mohon dijawab secara berurutan pak !
    terimakasih

    • Maaf sekali saya benar-benar buta soal rangking atau persepsi publik soal PT lain yang memiliki teknik industri.
      Untuk 4 tahun lagi, kebutuhan teknik industri tetap ada, namun tentunya apakah meningkat atau stagnan, yaa tergantung presiden kita berikutnya yaa. Bagaimana visi industri mereka.

  11. Pak saya mau tanya…
    saya mau masuk teknik industri dengan tujuan ingin mendalami kimia, fisika, dan matematika. sedangkan pelajaran tsb kurang saya minati/tidak terlalu mengerti.apakah saya akan kesulitan dalam menjalani pendidikan kedepannya trimakasih

    • Maaf, saya agak bingung dengan pertanyaannya. “saya mau masuk teknik industri dengan tujuan ingin mendalami kimia, fisika, dan matematika. sedangkan pelajaran tsb kurang saya minati/tidak terlalu mengerti.”, kalau kamu tidak suka ketiga bidang ini kenapa kok jadi tujuan?

  12. citra mega berkata:

    pak saya kelas 3 SMA dari surabaya , saya bimbang memlih jurusan antara teknik industri dan teknik mineral… kira-kira peluang kerja lebih besar yang mana pak dari dua fakultas tersebut?

    • Saya tidak punya data tentang peluang kerja teknik mineral, jadi saya tidak bisa memberikan gambaran perbandingannya. Peluang pekerjaan selain karena bidangnya, juga tergantung dari hasil akademik kamu dan pengakuan kampus yang kamu tuju. Jadi coba diperluas pertimbangannya

  13. misa berkata:

    maaf saya ingin bertanya…seorang teman sedang mengikuti program MBA(Master Businnes of Admistration) yang akan selesai pada bulan Mei tahun ini.kalau boleh tau jenis job apa yang cocok untuk dia? dan apabila ingin apply job diluar negeri kira2 perusahaan pa dan bagaimana caranya??Mohon jawabannya sekian dan terima asih

    • MBA adalah gelar akademis yang diarahkan untuk memahami bagaimana mengelola bisnis, dengan fokus sebagian besar pada aspek keuangan, lalu berikutnya operasional kemudian diperkaya dengan kekhususan lain seperti SDM, IT, dsb. Menurut saya, ini mirip dengan program Management Trainee di perusahaan besar, jadi coba cari perusahaan besar yang memiliki program ini. Lalu karena beratnya di keuangan, maka coba ke perusahaan-perusahaan keuangan

  14. Rolando berkata:

    Selamat siang Pak

    Saya dari teknik mesin UI, hanya pengalaman kerja saya sendiri dari lulus semua bidang supply chain, tahun ini saya berencana melanjutkan ke S2 TI, Yang ingin saya tanyakan

    1. Apa beda kuliah s2 Ti dan S1 Ti, Jika melihat kurikulumnya tidak jauh berbeda

    2. Untuk Prospek ke depan S2 Ti senidiri bagaimana

    3. Jika dibandingkan MM atau MBA , menurut Bapak bagaimana

    4. Pentingkah S2 jika sudah punya pengalaman kerja yang cukup banyak

    Terima Kasih

    • Pendidikan S2 TI memang sulit dibedakan secara nama kuliah dalan kurikulum dengan S1,karena S2 merupakan advanced knowledge dari S1. Apalagi peminat S2 kebanyakan berasal dari Non-TI, sehingga terkadang sebagian awal perkuliahan mengulang materi S1.

      Pendidikan S2 adalah gelar akademik bukan sertifikasi professional, jadi tergantung kebutuhan anda dan peluang dari tempat bekerja anda saat ini atau yang dituju. Misalnya jika anda ingin bekerja profesional mandiri, terkadang pengakuan profesi plus akademik menjadi penting, terutama untuk klien pemerintah. Di organisasi manapun pendidikan akademis yang lebih tinggi pasti dihargai sebagai pembeda, namun seberapa besar pembeda akan tergantung dari sektor industrinya.

      Pendidikan lanjutan memaksa kita untuk belajar ditengah kesibukan kita bekerja, dan ini bisa menjadi penyegar rutinitas atau beban tambahan.

      MM atau MBA adalah S2 untuk administrasi bisnis, jadi bagi kami di TI, MBA mirip dengan Magister TI karena berada pada tingkat skala organisasi, bedanya pada fokus administrasinya, apakah bisnis atau operations. Muatan inti MBA adalah pada kemampuan finansial dan kemampuan pemasaran, lalu baru dikombinasikan dengan berbagai pilihan tergantung dari kampusnya. Ada yang ke arah teknologi informasi, aktuaria, internasional bisnis dan sebagainya.

  15. Siang pak, saya siswa kelas 3 sma sekarang, fisika saya tidak terlalu kuat tapi saya ingin sekali untuk belajar TI. Saya takut kedepannya saya akan kewalahan belajar teknik industri, menurut bapak apakah tidak apa apabila saya harus nekat mengambil TI meski fisika saya lemah?

    • Saya jadi sedikit bingung menjawabnya karena alasan kenapa kok tidak terlalu kuat tidak terlalu jelas. Jika kamu masih kuat di bidang matematika atau eksakta lainnya seharusnya tidak apa-apa.

      Intinya adalah teknik industri memang masih merupakan bagian dari teknik. Jadi butuh kemampuan eksakta.

  16. Fuadil 'Ulum berkata:

    Assalamu’alaikum pak, saya seorang siswa kelas XII IPA SMA, rencananya saya ingin melanjutkan kuliah pada prodi teknik industri, semula saya ragu ingin memilih jurusan IPA atau IPS, saya suka dengan sosial-ekonomi dan saya juga menyukai hal-hal yang berhubungan dengan teknologi. yang ingin saya tanyakan, adakah hubungan antara minat saya di bidang sosial-ekonomi dan teknologi dengan prodi teknik industri? dan bisakah seorang industrial engineering menciptakan suatu penemuan teknologi terbaru yang dibutuhkan untuk masyarakat di masa depan, contohnya mobil tenaga terbarukan? serta orang seperti apakah yang diperlukan serta cocok dalam prodi teknik industri tersebut pak?
    terima kasih, pak. wassalam.

    • Semua karya cipta pada dewasa ini jarang bisa dilakukan oleh satu orang saja. Dari contoh kasus yang kamu sebutkan, sebuah mobil dengan renewable energy, tentu tidak mungkin tidak melibatkan orang teknik mesin, elektro, kimia dan metalurgi misalnya. Mereka akan bekerja sebagai tim, tentunya siapa yang akan menjadi koordinator tim ini dan memastikan bahwa mobil tersebut bisa diproduksi secara masal dengan keekonomisan yang mencukupi? Teknik Industri.

      Tentang orang yang cocok masuk di Prodi TI menurut saya syarat pertama adalah orang yang menyukai pemecahan masalah, karena hal ini merupakan motivasi dalam mempelajari dan menerapkan keilmuan teknik industri. Hubungan sosial, ekonomi, teknologi akan menciptakan masalah baru yang kompleks, dan perekayasa industri sangat tertantang untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan bekal multi disiplin yang dimilikinya.

  17. Y.A berkata:

    pak, bbrp hari lalu saya bicara pada agent perkuliahan. dia bilang, lulusan teknik industri itu kasarnya “Crap”. Karena mereka(lulusan TI) memang menguasai banyak bidang, tetapi mereka tidak menguasainya ckup tinggi (fisika sbgian, ekonomi sbgian, management sbagian), jdi agak sulit mencari pekerjaan. Secara skg bnyk perusahaan yg mncari org” ahli dlam suatu bidang.

    Secara pribadi, Saya memang tidak menganggapny apa”, tpi stelah dipikir” ada benarnya juga.
    Mohon jawabannya pak, apakah statement itu benar…

    • Ada 3 kesalahan utama dalam pendapat ini:
      1. Teknik Industri memiliki bidang pekerjaan spesifik yang merupakan jati dirinya, yaitu minimal 3: PPIC (Production Planning and Inventory Control), Distribution and Logistik to Supply Chain Manager, dan Work Evaluation Methods. Jadi jangan dilihat bahwa Teknik Industri tidak punya spesifik bidang pekerjaan.
      2. Untuk menjalankan tugasnya secara efektif, Perekayasa Industri memang dibekali oleh kemampuan di bidang pengelolaan 5M (Man, Money, Machine, Material and Methods) secara cukup (bukan kurang tinggi dan bukan sedikit-sedikit) … secukupnya. Karena inti dari tugas-tugas utama Teknik Industri bukan pada pemahaman mendalam dari setiap komponen, tapi bagaimana mengelola semua komponen sekaligus (Silahkan baca artikel ini)
      3. Di Teknik Industri UI sendiri, rata-rata employment adalah 3 bulan sejak lulus, jadi saya bingung ada pernyataan kok sulit yaa cari pekerjaan. Malah lebih sulit cari pasangan hidup daripada pekerjaan setelah lulus (sepertinya rata-rata menikah setelah lulus adalah lebih dari 1 tahun)

      Memang sulit bagi masyarakat untuk menerima bahwa Teknik Industri sebagai spesialis generalis, yaitu perekayasa yang bidang spesialisasinya adalah menjadi generalis. Mereka terbiasa melihat bahwa di program teknik, harus spesialis. Mungkin perlu diganti namanya menjadi Teknik Bisnis atau Teknik Manajemen, karena masyarakat lebih menerima jika kalau kuliah diajarkan “sedikit-sedikit” ini.

      Soal si Agen, saya sih menyarankan anda untuk tidak bertemu lagi dengan agen tersebut, karena ketika seorang agen melakukan penilaian buruk atau tidaknya yang bersifat pribadi tentang sebuah program tanpa mengerti tentang program tersebut, maka bagaimana dia bisa membimbing anda. Dan bagaimana anda bisa percaya bahwa dia bisa membimbing anda. Seorang agen harusnya netral dan mampu melihat potensi dan keinginan dari calon mahasiswa, dan memiliki data faktual tentang setiap program studi yang menjadi minat si mahasiswa

  18. Noviar berkata:

    pak saya mahasiswa Semester 1 TI salah satu PTS di malang, jawa timur. saya punya pertanyaan pak, apakah besar peluang lulusan TI bekerja di sektor energi(migas) ? kalau iya, bidang apa yang biasanya di kerjakan? lalu, untuk skill tambahan, apakah AutoCAD diperlukan untuk seorang mahasiswa TI? thanks :)

    • Peluang ada, namun seberapa besar agak sulit untuk menilainya, karena di sektor tersebut fungsi teknik industri adalah fungsi pendukung seperti logistik, rantai suplai, SDM, risk management dan quality improvement. Dan sebagai fungsi pendukung, maka tentunya tidak akan sebesar fungsi utama.
      AutoCAD sendiri, jika di TIUI sangat dibutuhkan hingga pada tingkatan 3D rendering, karena kami memiliki focus untuk melakukan desain rantai siklus hidup produk (product life cycle) yang virtual. Namun jika di dunia kerja, akan tergantung dimana kamu akan bekerja nantinya. Jika memang akan bekerja pada bagian perencanaan desain produk, tentunya akan berguna

  19. Derry Novianto berkata:

    Selamat malam..
    Sebelumnya terima kasih atas artikel yang bapak buat..
    Setelah membaca artikel tersebut, saya menangkap ada 2 bidang pekerjaan yang TI banget yaitu PPIC dan Quality Assurance.
    Saya paham bahwa lingkup kerja TI sangat luas.

    Saya ingin bertanya manakah pekerjaan yang memiliki prospek tinggi dan gaji besar (PPIC atau QA) ? atau ada bidang pekerjaan lain yg bisa direkomendasikan bapak?

    Saya seorang mahasiswa teknik industri di bandung yang masih bingung menentukan fokus, bidang TI mana yang perlu saya dalami nantinya.
    Terima kasih sebelumnya pak..

    • Prospek dan gaji sebenarnya tidak hanya ditentukan pada jenis pekerjaan saja. Ini tergantung pula pada sektor industri dan prospek industrinya. Misalnya di bidang energi gas misalnya memiliki prospek yang tinggi di Indonesia, telekomunikasi walaupun stagnasi tapi telah memiliki standar yang cukup tinggi dan sebagainya.

      Dua bidang yang kamu sebutkan berbasis kepada bidang manufaktur yang secara relatif masih memiliki prospek namun secara tradisional memiliki gaji yang terbesar. Namun Kemampuan QA biasanya lebih lintas sektor dibandingkan dengan PPIC. Walaupun bidan PPIC dibutuhkan di sektor energi ketika QA relatif jarang sekali.

  20. saya sebenarnya lulusan pendidikan teknik mesin. sekarang bekerja sebagai manager PPIC di perusahaan kayu yang kata senior2 PPIC yang saya kenal “perusahaan paling rumit diantara perusahaan lainnya”. pertanyaan saya. apakah itu benar menurut bapak? lagi, adakah software yang mempermudah seorang industrial engineer untuk planning and monitoring based order? tapi bukan permodelan-semacam promodel ataupun risk analisys-semacam primavera project

    terimakasih sebelumnya

    fay

    • Definisi rumit bisa karena banyak komponennya atau karena banyak kemungkinan berbeda kejadian (rumit detail atau rumit dinamis). Kompleksitas tinggi membutuhkan pembagian beban kerja sehingga bisa di bagi kedalam sebuah tim kerja. Karena bisa saja kompleksitas sedang tapi bila dikerjakan satu orang PPIC saja, ya meledak kepala dia. Jadi bisa saja pernyataan senior anda benar dalam konteksnya, namun saya yakin masih ada yang lebih kompleks lagi.

      Jika software, kebutuhan anda sangat spesifik, jadi mungkin ada baiknya anda membuatnya sendiri. Bisa dengan Excel, karena saya pernah melihat perusahaan yang menyusun program didalam Excel yang sangat detail dan kompleks sehingga file excelnnya sendiri besarnya mencapai lebih dari 100 MB.

  21. Pak, saya mahasiswa teknik industri semester 7
    saya sangat menyukai mata kuliah ergonomi pak. yang ingin saya tanyakan, apa saja cakupan pekerjaan yang berkaitan dengan ergonomi? Dan apakah di Indonesia banyak perusahaan yang membutuhkan ahli ergonomi? atau seorang teknik industri harus menguasai semuanya? terima kasih. :)

    • ergonomi harus dipandang sebagai kuliah dasar dari bidang kerja lain. Artinya pasti tidak ada pekerjaan “ergonomi”, tapi banyak bidang kerja yang meminta orang tahu tentang ergonomi, misalnya adalah K3 Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Desain Produk. kedua bidang ini menuntut pemahaman lebih pada ergonominya.

      Namun karena tidak ada sistem kerja yang tidak ada manusia, jadi salah satu basis improvement adalah pada bagaimana manusianya bekerja, jadi anak TI harus tahu ergonomi adalah wajib.

      Ini yang harus kamu perjuangkan sebagai ergonomist di TIUI, jangan dilihat hanya pada ergonominya, tetapi pentingnya sebagai dasar untuk yang lainnya.

  22. assalamualaikum bpk hadiyatno, saya lulus di TI, Sedangkan saya Di sekolah duduk di Jurusan IPS, apakah di TI sangat dibutuhkan kimia dan fisika,
    dan satu lgi saya pelajaran mate-matika tidak saya kuasai dngan baik pak

  23. rizky berkata:

    permisi pak, kalo boleh tanya apakah bisa lulusan TI bekerja di perminyakan.. dan kalo bisa biasanya di tempatkan di posisi apa?

    • Yang saya tahu pada akhir-akhir ini, banyak fresh graduate TIUI diletakkan pada sektor energi (termasuk pertambangan) di bidang logistik atau SCM. Ada juga dibidang SDM atau K3L.

  24. Selamat pagi pak,saya yudi.saat ini saya bekerja di slah 1 prusahaan jpang di krawang.sy memahami sistem pruduksi di prusahaan tmpat saya bekerja.dri brapa pemesanan customer,brpa kapasitas kmampuan stiap mesin dri awal prod hingga akhir,analisa perbaikan untuk mncapai kinerja max.yg jdi masalah saya baru jd mahasiswa TI pda umur 24 thn,ketika saya lulus saya takut faktor umur yg menjadi hambatan.sedangkan yg saya liat loker untuk S1 max usia 27thn.mohon solusinya dari bapak.
    terimakasih

    • Harus dibedakan antara lowongan pekerjaan untuk fresh graduates (lulusan muda) dengan yang telah memiliki pengalaman. Keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun saya juga mengamati bahwa sebagian besar yang melanjutkan studinya adalah dalam rangka meningkatkan karirnya sehingga memiliki jabatan yang lebih tinggi sehingga jika akan mengambil kesempatan di tempat lain sudah dalam posisi tawar yang lebih baik.

  25. romadhon berkata:

    pak, saya ingin bertanya ..
    1.apakah alumni S1 TI UI memiliki kesulitan dalam hal mencari pekerjaan sehingga memudahkan lulusan lainnya dalam memperoleh pekerjaan ?
    2. saya ingin tahu, lulusan TI-UI yg bekerja di bidang jasa atau manufaktur memiliki jabatan apa saja ? dan apakah memiliki gaji yg diatas rata2 ? saya msh bingung dgn tulisan artikel bapak..
    3. saya bingung , jika nanti saya diterima di jurusan TI UI dan saya skrg sudah diterima di teknik mesin di perguruan tinggi negri semarang (diponegoro) .Cita2 saya sejak dulu memang di UI, tpi teman ayah saya bilang bahwa prospek kerja teknik mesin lebih besar dibandingkan teknik industri.. manakah yang harus saya pilih ?

    terima kasih pak, saya harap bapak dapat balas dgn jelas dan secepatnya.. mohon maaf sebelumnya.

    • Memang kebanyakan lulusan TI-UI bekerja di sektor jasa sesuai dengan kebutuhan lingkungan UI di Jabodetabek yang didominasi pula oleh Sektor Jasa. Secara statistik di jakarta lebih dari 60% sektor industri adalah industri jasa.
      Ini berarti kamu juga harus memperhatikan bagaimana sektor industri target daerah yang kamu tuju nantinya. Saya tidak tahu bagaimana kondisi daerah kamu secara statistik, jadi bisa saja Lebih benar bahwa peluang satu program studi lebih baik dari yang lainnya.

  26. Jelitasrg berkata:

    Ass. saya mahasiswa TI di salah satu PTs dimedan . sampai sekarang saya masih bingung prospek kerjanya apa . dan mata kuliah nya belum begitu saya kuasai . terus kalau bekerja di utamakan lulusan dari ptn atau pts ? mohon dibalas ya pak

    • Semua perusahaan pasti ingin memiliki SDM yang terbaik dan cocok dengan budaya perusahaan itu.
      Sebagai calon lulusan kamu harus bisa menunjukkan bahwa kamu memiliki kualitas yang tidak dimiliki oleh teman2 kamu di kampus yang sama dan yang lebih berat, teman kamu dari kampus lain bahkan yang berbeda jurusan.
      Dengan adanya internet saat ini sebenarnya batasan apa yang bisa kamu pelajari menjadi sedikit. Jadi lengkapi apa yang kamu dapatkan di kampus dengan melakukan pencarian di internet yang mungkin bisa membantu kamu memahami kuliah kamu.

  27. Budi setiawan berkata:

    malam pak saya meminta tolong untuk memberi saran kepada saya,
    saya lulusan SMA thn 2012 kebetulan saya sudah bekerja di project sebagai document control engginering (PIPING),walau sebagai document control tapi saya sudah paham dengan pekerjaan ENG tersebut.untuk kedepannya saya ingin melanjutkan kuliah dulu baru bekerja kembali.jadi yg lebih cocok untuk pengambilan jurusan sesuai dengan pengalaman yg saya miliki adalah jurusan teknik industri apa teknik sipil pak?
    terimakasih,wassalam.

    • Bagi yang sudah bekerja, kembali ke kampus biasanya memiliki orientasi untuk meningkatkan karir sehingga bidang ilmu yang dituju adalah yang mendukung peluang dari tingkatan karir yang lebih tinggi tersebut. Tentunya ada 2 jalan dalam organisasi: spesialis atau generalis. Spesialis dikenal sebagai profesional track sedangkan generalis dikenal sebagai management track.

      Jadi jawabannya tergantung kamu dan peluang kamu. Spesialis biasanya dibangun karena memang seseorang sangat bagus dalam pekerjaannya dan tidak terlalu suka pekerjaan administrasi. Jika kamu orang seperti ini maka carilah bidang yang semakin memperkuat kemampuan kamu. Namun banyak memang peluang yang ada untuk peningkatan karir adalah di bidang manajemen sehingga hal itulah yang harus dilakukan

  28. amel berkata:

    malam pak, saya senang sekali bisa ketemu blog bapak.
    saya setuju sama bapak seharusnya lulusan TI bisa jadi presiden, saya berharap ada presiden di indonesia lulusan TI.
    saya juga anak TI PTS di depok, semester 2. saya sangat menikmati pelajaran TI.
    1. pak minta saranya saya minat ke perbankan kira2 saya harus mendalami mata kuliah apa, sedangkan teknik industri di PTS saya lebih ke Manufaktur?
    2. mohon sarannya juga agar bisa jadi lulusan TI terbaik pak?
    terima kasih

    • Anak TI di perbankan tentu saja tidak akan penuh diletakkan di bagian keuangan. Namun basis keuangan kamu juga harus kuat. Artinya kuliah yang berhubungan dengan money jadi penting. Kemudian kuliah yang bersifat peningkatan operasi seperti kualitas dan SDM juga perlu kamu dalami.

  29. Agnes saragih berkata:

    Pak,misalkn nlai un fisika sy rendah,,smntra di snmptn sy mlih jurusan teknik industri dan sy ingin skali msuk jrusan tsb. Apa ada harapan utk saya utk bsa lulus di TI mlalui jalur undangan ?

    • Maaf yaa, saya sudah lama tidak berada pada jabatan manajemen di kampus, jadi saya tidak tahu kriteria calon mahasiswa dari jalur undangan. Namun bahwa fisika penting untuk dapa kuliah di bidang ilmu teknik, ini benar.

  30. permisis pak, saya mahasiswa teknik industri di PTS jakarta
    saya semester 7 dan ingin menentukan topik skripsi, saya berminat untuk melakukan analisis di perusahaan migas dengan menggunakan teori pengandalia dan persediaan produksi.
    dari pencarian informasi yang saya dapat di perusahaan minyak terdapat divisi procurement dimana procument memiliki jobdesk untuk pengadaan barang dan distribusi supply chain
    yang saya ingin tanyakan:
    (1) apakah bisa saya menggunakan topik pengendalian persediaan produksi di perusahaan migas?
    (2) jika tidak topik apa yang memungkinkan untuk saya gunakan untuk saya angkat sebagai judul skripsi saya, yang dilihat dari kemungkinan mendapat kan data untuk di analisis (confidential information).
    saya sangat berterimakasih jika bapak dapat menjawab permasalahan saya.
    wassalam

  31. kent berkata:

    malam pak
    saya murid kls 3 sma,tlh mndftr teknik industri di UI lwat SNMPTN
    namun skrg saya msh punya beberapa keraguan ttg jurusan ini

    1. Apa perbedaan manajemen di FE dgn TI?
    Bisakah keduanya sling menggantikan di dunia kerja?

    2. Saya ingin bekerja di dunia penerbangan bagian operasional pesawat,mnurut bapak cocok tidak lulusan TI d bidang ini?

    3. Selama sekolah saya jrg melakukan praktek lab dan eksperimen
    apakan it akan menghambat saya saat kuliah nanti?

    Sekian dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

    • Untuk No 1 coba deh cari beberapa tulisan saya di blog ini soal perbedaannya atau yg menyinggung soal perbedaan.
      Untuk no 2, operations management merupakan jantung ini seluruh perkuliahan di TI, jadi sangat cocok. Dibandingkan di FE yg biasanya hanya 1 kuliah saja
      No 3, tentunya tidak, karena praktikum di Teknik sangat spesifik utk melatih pola berpikir dalam melihat dan menganalisa fenomena. Hal ini dilatih melalui pengamatan fenomena fisika. Untuk TI praktikum diarahkan sebagian pelengkap perkuliahan dan mayoritas berbasis komputer.

  32. jeffry berkata:

    pak saya kelas 3 SMA… saya ingin masuk TI tapi saya kurang bagus dalam berbicara pak…. apakah itu akan mengganggu kuiah saya di TI nantinya?

  33. pak hidayanto , mohon bantuannya dong pak , saya siswa kelas 3 di salah satu sekolah swasta diklaten , nahh saat ini tahun 2013 adanya kebijakan2 yg beda dengan tahun lalu ,2012 masing2 sekolah dapat mengirimkan siswanya untuk jalur undangan dengan ketentuan2 missal skolah terakreditasi a 50% siswanya boleh mendaftarkan diri lwt jalur undangan , namun thun ini beda (jalur undngan ptn) 100% sekolah dan siswa berhak mendaftarkan diri , nilai rata2 rapot saya 83,24 saya sangat ingin masuk teknik industri pilihan pertama ugm , menurut bapak dengan persainga yang banyak yaitu seiindonesia dengan nilai rata2 83,24 apakah ada peluang untuk masuk teknik industri dengan jalur undangan pak ? mohon bntuannya pak , ,

    • Saya tidak memiliki data angka seperti yang kamu tanyakan. Tanpa adanya fakta, saya cenderung tidak bersedia menjawab, sebuah prinsip di Teknik Industri. Namun, yang perlu kamu sadari bahwa setiap tahun akan terjadi perubahan nilai rata-rata tergantung kualitas keseluruhan lulusan SMU pada tahun tersebut. Nilai rata-rata adalah dinamis, misalnya di tahun itu lebih banyak siswa yang malas, maka nilai rata-rata turun, sehingga nilai minimum lolos secara otomatis akan turun juga. Demikian pula sebaliknya.

      Maaf yaa tidak bisa menjawab penuh.

  34. anas berkata:

    Saya adalah siswi kelas 3 sma. dan saya berniat untuk melanjutkan ke jurusan TI. pertanyaannya apakan lulusan TI dapat bekerja di BUMN? kalau ya, BUMN mana saja yang bisa di menerima lulusan TI?

    lalu untuk perusahaan swasta, perusahaan bidang apa saja yang bisa menerima lulusan TI?

    Terimakasih

    • Setahu saya banyak BUMN yang telah menerima lulusan TIUI: Semua Bank BUMN ada (Mandiri, BNI, BRI dll), PERTAMINA, Garuda Indonesia, dll. tergantung dari kebutuhan mereka terhadap keahlian TIUI apakah produksi, logistik, antrian, kualitas layanan dll. Salah satu yang disukai oleh para pengguna lulusan TIUI adalah keflesibilitas pengembangan mereka ke arah tertentu ketika masuk di organisasi. Mereka terkenal highly adaptive terhadap kebutuhan arah organisasi.

      Untuk perusahaan swasta saya kira banyak sekali yaa apalagi dengan bidang yang luas seperti yang ada diartikel ini, jadi bingung nuliskan apa saja. Mirip dengan BUMN diatas sebenarnya.

  35. Saya Mahasiswa Teknik industri, saat ini sudah smester 7, namun saya masih bingung didalam menentukan topik apa yang ingin diangkat dalam kerja praktek saya, studi kasus yang bakalan saya teliti adalah pabrik sawit, mungkin bapak bisa kasih masukan dari makul apa yang tepat dan menarik untuk dikaji, terimakasih

    • Sebenarnya semua mata kuliah TI pasti bisa dipakai didalam peningkatan pabrik sawit, jadi saya kok bingung: kenapa anda bingung. Coba wawancara ke manajemen atau pekerja lapangan, apakah ada keluhan atau masalah yang perlu diselesaikan.

  36. Selamat Siang.
    Saya Anugerah, mahasiswa TI semester 3. Saat ini saya bingung Pak. Saya ikut UKM di teknik yang identik dengan Teknik Mesin, intinya saya berkutat dengan mesin bubut, bor dsb. Alhasil sekarang saya menjadi seperti anak mesin Pak. Setau saya Teknik Industri sekarang kebanyakan disiapkan untuk jasa, teman-teman, yang saya tanyai juga kebanyakan ingin bekerja di bidang jaa. Yang ingin saya tanyakan, apakah kegiatan saya itu akan berdampak pada pencarian bidang kerja saya nantinya? Kemudian yang saya takutkan, saya tidak bisa menyerap ilmu TI dan malah berkiblat ke Teknik Mesin. Yang kedua, saya mohon penjelasan lagi untuk peminatan yang ada di Teknik Industri.
    Terima kasih.

    • Ketika kamu akan melamar pekerjaan maka pertimbangan tambahan selain transcript dan ijazah kamu ada apa yang kamu tulis di curriculum vitae. Tentunya kalau yg tertulis kebanyakan aktivitas permesinan yaa akan diarahkan kesana.

      Untuk peminatan, akan tergantung dari strategi ciri khas, SDM yang dimiliki, dan kebutuhan daerah dimana kamu kuliah. Jadi bisa beraneka ragam variasinya, namun yang umum dan dasar biasanya adalah sistem manufaktur, faktor manusia, optimasi simulasi dan ekonomi teknik. Ini mencakup berbagai variasi dari situ misalnya kebijakan perusahaan (yg basisnya ekonomi teknik) dll.

  37. m. andika berkata:

    permisi pak, sebenarnya cita2 saya ingin menjadi pengusaha
    dan kemarin setelah tes minat bakat hasilnya yg pertama adalah teknik industri. yang ingin saya tanyakan apakah ilmu ini sejalan dengan cita2 saya?

    • Pertanyaan anda mengingatkan saya dg pertanyaan salah seorang mahasiswa bimbingan saya ketika dia masuk TIUI. Jawaban saya saat itu adalah sangat cocok, namun harus tetap memiliki passion utk tetap berusaha.

      Karena teknik industri mengajarkan rasionalitas sedangkan membangun sebuah harus memiliki keberanian mengambil resiko yg adalah irrational.

      Mengapa cocok? Karena semua segi operational sebuah usaha diajarkan di TI, dari sisi uang, orang, dan barang

  38. pak saya mahasiswa baru teknik industri di salah satu PTS di Jogja. Yang ingin saya tanyakan, jika sudah lulus nanti dan saya harus bersaing di dunia kerja, kira2 perusahaan lebih mementingkan IPK atau PT dari si pelamar ya pak? terimakasih

    • Saga pernah Menjawab pertanyaan seperti ini secara lebih detail dalam diskusi dalam blog ini, sehingga saya akan jawab dengan lebih singkat.

      Menurut saya adalah 2-2nya, ditambah dengan pengalaman organisasi kamu. Pengalaman organisasi menunjukkan kemampuan komunikasi dan kerjasama tim yg juga sangat penting dalam bekerja.

  39. ade khoiruman berkata:

    assalamualaikum pak,
    saya mahasiswa baru yang baru saja masuk TI UII.
    awalnya saya berniat di jurusan geologi ataupun di geodesi ugm ataupun undip,tp apa mau dkata snmptn saya tdk diterima,hehehe.
    kakak2 saya lulusan dri upn veteran jogja jurusan perminyakan (sekarang bekerja di pertamina,sblm nya di petro china) dan kakak saya yang ketiga dari geologi ugm dan sekarang bekerja di pertambangan batubara.Saya melihat prospek dan gaji mereka sangat besar untuk ukuran masih muda.Nah yang saya ingin tanyakan apakah lulusan TI UII itu dapat bersaing di industri pertambangan?dan jika bisa mereka bekerja di bagian apa?karena kakak saya sempat bilang industri gak bisa di tambang (entah itu beneran ataupun bercanda).Dan saya sendir juga belum terlalu tertarik dengan teknik industri dan gambaran tentang teknik industri itu bagaimana.
    Apakah lulusan TI dapat bekerja di tambang pak?
    sekian dan terimakasih atas saranya.
    wassalam

    • Jika anda bayangkan kerja di tambang adalah di lapangan, memang akan sulit menemukan lulusan ti. Namun jika yg dimaksud adalah industri energi atau mineral, saya tahu ada banyak alumni yg bekerja di sektor ini, namun biasanya pada fungsi pendukung seperti perencanaan, sdm, logistic, pemasaran dan lain2.

  40. tossy berkata:

    saya ingin menanyakan,teknik industri tertua setelah itb itu apakah benar itenas? dan apakah peluang kerja di sektor energi bisa menerima jurusan teknik industri dari pts? mohon di jawab pak.trims

    • Jujur agak sulit untuj menjawabnya karena terkadang struktur organisasi akademis sering berganti. Contohnya sekarang ada yg menggunakan jurusan, Departemen, sekolah, program studi, peminatan dll. Di UI sendiri TI dimulai dengan istilah kabinet di jurusan teknik mesin, apakah berarti TIUI sudah berdiri saat itu, entahlah?

      Sektor energi dg remunerasi yg tinggi tentu akan menarik banyak sekali calon kandidat dengan kualifikasi yang tinggi. Saya kira jika memang dari PTS pun namun anda memilki prestasi yang bisa mengalahkan anak PTN kenapa tidak?

  41. slam sejahtra pak..
    gini pak…
    saya minat kali ke TI ini , tahun dpankn smoga saja saya lulus pak…
    jdi saya rencana ingin ambil jurusan TI .

    cba jelaskn bapk dong tentang pelajarn2an yg akan di test agar lulus TI , baru setelh kita lulus kita akn kerja dmna./??

  42. Erwin Siahaan berkata:

    selamat pagi pak,,, saya adalah mahasiswa tingkat akhir jurusa teknik industri, sekarang sedang skripsi,,,,, saya ingin menanyakan kemampuan softskill apa yang harus lebih saya prioritaskan untuk menghadapi persaingan dunia kerja terutama di dunia industri, selain kemampuan problem solving dan management system??? thanks,,,

    • Sayang sekali sebenarnya kamu baru bertanya sekarang, sebaiknya lebih awal lebih baik, karena pembangunan soft skills lebih ke arah latihan daripada pengetahuan.

      Saya sarankan anda mempelajari dan berlatih bahasa tubuh (body language) dan public speaking.

  43. ifan berkata:

    Assalamu’alaikum,,,
    selamat malam Bapak Hidayatno.
    saya ingin kuliah dan mendalami di T.industri,,
    tapi saya kurang suka di bidang matematika,fisika dan kimia,,
    pertanyaan saya
    **apa yg harus saya lakukan?
    bagaimana caranya suapaya saya mampu mendalami nya,,,apakah saya harus belajar MTK,fisika dan kimia dari tingkat dasar?
    trimakasih
    wasalamu’alaikum..

    • Secara umum matematika, fisika dan kimia yang diajarkan di teknik industri adalah dasar utk dipraktekkan. Jadi secara materi tidak banyak penambahan dari yg telah didapatkan di jurusan IPA di SMA/SMU. Memang kalau suka atau tidak, itu suatu hal yang harus kamu sendiri atasi.

      Ketiga jenis mata ajaran ini memang penting sebagai dasar seorang perekayasa, karena tugas utamanya adalah mengubah utk memanfaatkan alam utk meningkatkan kualitas hidup manusia. Math, fisika dan kimia adalah cara utk memanfaatkan alam. Kamu harus memahami gravitasi utk bisa membuat jembatan, mobil, pabrik dll.

      Carilah motivasi utk menyukainya, anggap ini adalah cara utk mencapai tujuan.

  44. jecky berkata:

    Mlm. pak. .
    Saya mau tanya nih ^^

    Skrng sy sdh kls 3 sma… dan sy bingung klo dh kuliah mau masuk teknik apa ??

    Klo..di bidang akademik sy lebih suka pelajaran fisika&kimia…

    dan ibu sy bilang “mendingan klo kmu sdh kuliah masuk jurusan Teknik Industri, aja”….

    Jadi, saya mau tanya nih…
    Klo lulusan TI itu bisa kerja dimana ?
    dan perusahaan’2 apa aja yg menerima TI, sebutkan ?

    Terimakasih ^^

    • Memang karena teknik industri masih berada di dalam cabang ilmu teknik maka fisika dan kimia masih dibutuhkan dalam membangun kompetensinya, jadi kalau kamu suka sudah merupakan modal buat kamu utk kuliah di teknik industri.

      Saya sendiri juga menyukai fisika karena menurut saya itu adalah ilmu yang sanggup menjelaskan fenomena alam dan memanfaatkannya utk kepentingan manusia.

      Tentang bidang kerja ada artikel sendiri blog ini yang bisa kamu baca, namun memang kebanyakan orang tua memandang bidang kerja teknik industri yang luas tidak hanya ke manufaktur tetapi juga jasa merupakan keunggulan teknik industri.

  45. Efril NIdyaprayoga berkata:

    assalamualaikum.
    pak kalo bidang pekerjaan lulusan buat Teknik Elektronik Industri apa ?
    terimakasih

  46. Deni berkata:

    Selamat Siang,
    Saya sudah membaca artikel Bapak dan saya sangat tertarik dengan artikel ini. Saya lulusan S1 Teknik Industri. Saat ini saya bekerja sebagai Quality System/SQA Engineer.
    Saya ingin bertanya kepada Pak Hidayatno, jika saya ingin melanjutkan studi S2, jurusan apa sebaiknya saya ambil terkait dengan pekerjaan saya saat ini? Menurut Bapak, jika saya mengambil MM atau MBA bisa mendukung pekerjaan QS/SQA ini?
    Terimakasih.

    • Saya sudah lama tidak melihat kurikulum MM di Indonesia. Dulu saya memandang ada beda MM dan MBA, MBA sendiri artinya adalah Master of Business Administration, jadi anda digembleng menjadi Administrator Bisnis, berarti ada berada pada level mikro=perusahaan, sedang MM adalah Magister Manajemen, artinya anda akan belajar ilmu manajemen secara umum, tidak spesifik ke level mikro. Apalagi karena kebanyakan MM berada di fakultas ekonomi, ekonomi adalah makro. Sedangkan biasanya MBA berupa fakultas sendiri atau sekolah sendiri, karena berbeda dengan ekonomi.
      Tetapi di Indonesia, kelihatannya sama, jadi asumsikan sama.

      Artinya, jika anda ingin mengembangkan karir ke bidang meluas disamping QS/SQA, maka ya, MM/MBA dapat membantu anda. Anda akan memiliki tambahan wawasan dari perspektif seorang manager tingkat atas, dengan tantangan yang lebih kompleks. Apakah anda perlu mengambil S2 TI? Saya sarankan anda membaca dulu kurikulum S2 TI di institusi tujuan, cocok nggak dengan kebutuhan anda.

  47. Permisi Pak, . .
    Saya mahasiswa jurusan TI , saya ingin meminta pendapat dan saran Bapak, . .

    di Jurusan TI saya, ada 3 bidang peminatan , . .
    1. Supplay Chain Manajemen (SCM)
    2. Quality System (QS)
    3. Human Integrated System (HIS)

    yang ingin saya tanyakan prospek kedepan dari tiap bidang minat apa Pak??
    yang saya ketahui
    1. Supplay Chain Manajemen (SCM)
    lebih ke bidang logistik dan supply chainnya
    2. Quality System (QS)
    lebih ke pengendalian kualitas
    3. Human Integrated System (HIS)
    interaksi manusia dan sistem lingkungan kerjanya

    manakah yang paling prospektif di dunia kerja Pak, . . ??
    trimakasi

    • Menurut saya ketiga bidang tersebut tetap prospektif, jadi tergantung kamu mau bekerja dimana. Apalagi memang karena ekonomi kita sedang kuatnya.

      SCM sedang menjadi perhatian utama pemerintah dengan konsep Koridor Ekonomi MP3EInya, sehingga investasi infrastruktur sedang dikebut dalam beberapa tahun kedepan, tentunya setelah infrastuktur fisik akan dibutuhkan non-fisik yaitu manusia dan sistemnya.

      Quality juga tetap menjadi fokus perhatian, karena negara kita menganut konsep pasar terbuka, jadi kompetisi akan selalu berimbas kepada meningkatkan kualitas perusahaan.

      HIS akan sangat berkontribusi kepada industri kreatif yang telah terbukti Indonesia memiliki keunggulan produksi, karena di industri kreatif, aspek MAN (Manusia) memang dominan.

      Tergantung anda mau berkarya dimana? No. 2, sudah dan selalu akan. No 1 dan 3, prospeknya akan berkembang, tapi anda toh tidak lulus sekarang yaa.

  48. TI itu jantungnya perusahaan. Karena menyangkun semua aspek aktivitas dari mulai perencanaan penjualan, perencanaan kebutuhan bahan, perhitungan kapasitas, perencanaan produksi, delivery dan sebagainya. Jadi kalau anda belajar TI maka sebenarnya anda sedang belajar bagaimana menjadi leader di sebuah perusahaan.

  49. ass,bapak,saya mahasiswi jurusan teknik industri,saya sudah semester 7, begini pak sudah hampir 4 tahun saya kuliah teknik industri blm terlalu paham bagaimana n apa t.industri itu,,,???
    memang dosen saya prnh bilang t,industri jurusan gado-gado,,,,

    • Jika kamu sudah membaca tulisan lainnya yang ada di blog ini tentang TI, artinya kamu sudah bisa mendapatkan gambaran tentang keilmuan kamu.
      Untuk memahami sesuatu yang baru terkadang kita harus membuang terlebih dahulu “prasangka” atau “pemahaman sebelumnya” baik dari diri sendiri atau pengaruh dari orang lain. TI sendiri sering tidak dipahami oleh ilmu keteknikan lainnya, karena dianggap tidak jelas apa yang dibangun dan kenapa kok bekerja tidak di pabrik (sektor manufaktur) malahan di bank (sektor jasa).
      Saya tidak menyukai istilah TI adalah jurusan gado-gado, kesannya tidak memiliki campur aduk (walaupun enak).
      Dulu juga ada teman saya yang mengatakan bahwa TI bukan gado-gadonya, namun bumbu kacang gado-gado, karena bumbu kacang inilah yang “menyatukan” rasa dari berbagai bahan makanan berbeda yang jika dimakan tanpa bumbu tidak akan seenak seharusnya, sehingga ada pula istilah bahwa TI itu adalah semen, lem, dll.

      Di satu sisi, penyederhanaan konsep ini membantu dan ada benarnya, tetapi disisi lain membuat tambah bingung bidang ilmu lainnya atau mahasiswa TI sendiri yang belum pernah merasakan konsep merancang sebuah sistem terintegrasi. Memang tantangan pendidikan TI adalah bagaimana membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman merancang ala TI, karena Apa TI dan bagaimana sebenarnya sudah jelas digambarkan oleh definisi TI.

      Jadi tahan prasangka atau paradigma lama, dab coba anda amati kembali kuliah-kuliah yang anda telah alami, kemudian lihatlah berbagai kuliah perancangan seperti perancangan pabrik, produk, proses. Coba anda telusuri apakah mungkin seorang non-TI bisa merancang hal-hal ini dengan efisien dan efektif?

  50. aulia maulidina berkata:

    selamat sore pak..
    saya sdh membaca artikel bp mengenai TI, sy jg alumni TI yang saat ini bekerja di pemerintahan yang terkait dengan laut. sekarang ini saya ingin melanjutkan studi namun melalui beasiswa ADS (sy sdh mencoba 2 kali namun masih belum lolos). mohon sharing info kalau saya seorang TI dan masuk di dunia keamanan laut ada keterkaitan apa ya dengan 2 hal tersebut saya masih mencari teman yg bisa sharing…atau ada jurusan apa yg kira2 bisa mendukung dan masih terkait dengan keamanan laut/laut itu sendiri. terima kasih banyak atas masukan n sharingnya.

    • Coba anda larikan topik anda ke ketahanan pangan kelautan, artinya tidak spesifik kepada keamanan lautnya. Kalau keamanan yang anda maksud adalah militer, beberapa uni di Australia sebenarnya memiliki kampus bersama dengan militernya, seperti UNSW juga bekerjasama dengan ADF (Australian Defence Forces) yang namanya UNSW ADFA (www.unsw.adfa.edu.au), coba telusuri website ini, siapa tahu ada topik yang bersifat kesisteman yang multi aspek, apakah itu logistik, strategi, dll.

  51. Ridwan berkata:

    Pak, kalau S2 di TI UI itu mayoritas pesertanya dari kalangan profesional atau akademisi ya ? Biasanya pesertanya profesional dari bidang apa saja ? Kalau S1-nya dari Teknik Elektro apakah perlu ikut matrikulasi ?

    Terakhir, pertanyaan yg tidak kalah penting: persentase mahasiswinya besar nggak ? :D

    • Saya tidak mengikuti data statistik terakhir pak, jadi menjawabnya secara fakta sulit secara keseluruhan. Kalau untuk pertanyaan terakhir, berdasarkan pengamatan saya mengajar, memang prosentasi mahasiswinya sih 50%. Di kelas yang terakhir sih, lebih banyak profesionalnya pak.

  52. kibul berkata:

    saya adalah mahasiswa TI angk 2007 dan sebentar lagi akan menjadi fresh graduate sekarang saya lagi mendalami supply chain management, mohon pa’ dikirimkan link website atau artikel yang membahas langsung tentang penerapan supply chain dalam dunia kerja? ..
    jika saya ingin bekerja di bidang pertambangan, sebaiknya saya harus menekuni bidang apa dalam teknik industri??.. dan saya inginnya bidang itu memiliki chance sebagai engineer.. karena saya sudah punya pengalaman magang sebagai asisten officer di bidang logistik.. tapi kyknya bagi saya pekerjaannya m’bosankan krn kurang/ bahkan tidak memerlukan analisa dan perencanaan seperti seorg sarjana teknik ( engineer)

    • Yang saya tahu pada akhir-akhir ini, banyak fresh graduate TIUI diletakkan pada sektor energi (termasuk pertambangan) di bidang logistik atau SCM.
      Kalau tentang pekerjaan membosankan itu adalah masalah perspektif yaa, yang tergantung dari anda, tempat anda bekerja, dan suasana kerja, dimana ketiga aspek ini bisa anda pengaruhi sebenarnya. Dari anda, yaa carilah tantangan dan pandanglah pekerjaan anda dari sudut pandang berbeda. Tempat bekerja, yaa carilah tempat kerja baru. Suasana kerja, yaa jadilah motor untuk mengubah suasana bekerja, cari teman-teman dari divisi lain yang bisa mendukung anda, dll.

  53. yanto berkata:

    salam hormat pak,

    pak saya punya anak yg lagi kuliah di teknik industri uii, awalnya saya agak ragu-ragu masuk disitu, krn dia juga diterima di teknik elektro di ptn di kalimantan, tapi keinginan kuliah di jogja sangat tinggi, sbg ortu saya hanya bisa mendorong meskipun dg resiko dr pembiayaan yg lebih besar dan kayaknya dia menikmati kul disitu, pertanyaanya pak dilevelmanakah TI UII untuk tingkat nasional, jauhkah levelnya dg TI UI dan TI UGM ? Atau masing2 punya keunggulan? trims pak

    • Salam hormat juga pak,
      Saya menyadari kekhawatiran bapak terdapat masa depan putra/putri bapak, namun memang di Indonesia, kita tidak memiliki acuan ranking perguruan tinggi, baik untuk swasta maupun negeri, sehingga apa yang dituliskan disini adalah pengalaman saya pribadi. Tentunya mohon untuk tidak dibandingkan antara PTN dan PTS yaa pak. Teknik Industri di PTS sebenarnya adalah mayoritas dalam pendidikan tinggi teknik industri secara jumlah, sehingga terdapat beberapa PTS yang memang baik di kalangan teknik industri Indonesia, dan salah satunya adalah UII Yogya pak.

  54. pak,boleh saya minta profil dan sejarah bapak? say mahasiswa teknik industri tahun ini dan mendapat tugas mengulas profil alumni teknik industri,.atau bapak punya rekomendasi siapa yang harus saya ulas?

  55. alfians berkata:

    pak saya mau tanya nih.

    saya baru menjadi mahsiswa TI di pts jakarta, saya penasaran dengan persaingan kerja lulusan TI, sedangkan akreditasi TI di pts saya hanya c.bagaimana mnurut bapak prospek kerja saya nanti ?

    • Jujur, jika mendengar pengalaman temen2 yang berkecimpung di HRD pastilah mereka sangat mempertimbangkan kualitas dari PT asal dari kandidat. Anda sendiri coba meletakan diri pada posisi mereka, jika menerima calon kandidat lebih dari 100 misalnya, sedangkan anda hanya memiliki waktu memproses 10 kandidat saja kriteria apa yang akan anda gunakan untuk seleksi awal?

    • Dengan luasnya bidang kerja TI, maka hal2 yg mempengaruhi prospek kita yaa kondisi ekonomi negara kita.

      Contohnya saat ini di TIUI, ketika sektor manufaktur secara umum pertumbuhan kecil akibat permintaan domestik yg meningkat tetapi mendapatkan tekanan barang murah dari cina, lulusan kita lebih banyak diserap di sektor jasa yg booming seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

      Kalimat kerennya terjadi efek substitusi selama ekonomi berkembang.

  56. teguh berkata:

    assalamualaikum,,pak untuk prospek kerja mana yang lebih banyak dibutuhkan teknik mesin atau teknik industri,,saya bingung ambil jurusan apa,,

    • Pertanyaan pendek yang biasanya meminta jawaban panjang, tetapi sebenarnya jawabannya bisa pendek juga, jadi dengan anda bisa membaca berbagai diskusi dalam blog ini maka saya akan coba pendekkan jawabannya: Tergantung anda dan dimana anda akan belajar.

      Tergantung anda: karena kalau belajar tidak minat maka anda tidak akan pula mencapai hasil maksimal.
      Tergantung dimana anda belajar: suasana belajar dan jaringan alumni atau teman yang lebih baik akan membuat anda memiliki prospek yang lebih baik.

    • Sulit berbeda untuk setiap orang. Jika anda memikirkan sulit adalah matematika, fisika dan kimia maka akan pula tergantung di spesialisasi TI mana dan spesialisasi Mesin yang mana. Beberapa riset optimasi di lab SEMS TIUI, membutuhkan keahlian matematika yang sangat tinggi, termasuk didalamnya kebutuhan advanced statistics.

      Bagi saya, kesulitan mekanis jauh lebih mudah dari kesulitan sistemik. Dalam dunia sistemik, kita mengenal yang namanya HAS (Human Activity System), yang secara tidak langsung mengatakan, ketika sebuah sistem mengandung unsur manusia, pasti akan menjadi kompleks. Hanya manusia yang memiliki alternatif tindakan yang bisa diluar dari batas awal.

      Jadi bagi saya, lebih sulit TI daripada Mesin, karena di TI ada unsur manusia.

  57. manaf berkata:

    Permisi pak, ada hal yang saya ingin tanyakan.
    Saya akan lulus D3 English for Business. Sejak SMA saya tertarik dengan bidang Teknik Industri. Menurut bapak, bisa tidak jika nanti saya ekstensi saya ngambil Teknik Industri? Jika dilihat jurusan saya memang sangat jauh dari Teknik Industri, tapi saya pernah lihat ada PT yang membuka kelas ekstensi dari non Teknik Industri, hanya sks yang harus diambilnya lebih banyak. Kira kira apa ada test yang mengukur kemampuan baiknya saya di bidang apa, karena saya takutnya memaksakan diri padahal bidang itu tidak cocok. Terima kasih

    • Saya kurang bisa membantu anda karena tidak tahu PT mana yg menyelenggarakan ekstensi bagi mahasiswa D3 non-eksakta dan bagaimana kurikulumnya.

      Seperti yg ada dalam blog ini, teknik industri adalah bagian ilmu teknik, jadi anda sebaiknya tidak memiliki alergi kepada matematika dan fisika. Yang saya tahu dengan bergaul dengan teman2 bidang sosial, agak berbeda dalam gaya dan cara utk mempelajari sebuah situasi, yg bisa dideduksi berasal dari kondisi belajarnya.

      Saya tidak mau menilai anda hanya dr ini, jadi saya tidak bisa mengatakan berat atau tidak bagi anda. Tapi perubahan yg akan anda hadapi akan sangat besar.

  58. frydi berkata:

    permisi pak..
    saya ingin menanyakan apakaH TI memiliki prospek yg besar dalam bidang perbankan,,
    saya adalah salah satu siswa yg sekiranya masih kesulitan dalam memilih jurusan,,
    tp yg saya lihat TI memiliki cangkupan yg luas,, dan prospek yg cukup hidup dalam bidangnya,, (apakah benar??)
    prospek teknik industri dengan teknik sipil dan mesin bagusan mana y pak??
    jabatan tertinggi yg dapat diraih sebagai TI p y??
    terima kasih…

    • Bank sendiri sering oleh media disebut sebagai industri perbankan. Operasionalisasi perbankan sendiri, memang memiliki kebutuhan akan perekayasa teknik industri, tentu tidak semua bidang bisa dimasuki oleh TI. Itulah kenapa lulusan kami banyak sekali yang bekerja kepada perbankan, cuma kamu memang harus hati-hati apakah di PT yang kamu tuju memiliki banyak alumni ke arah jasa atau manufaktur, karena manajer SDM biasanya tahu bahwa ada TI yang lebih cocok bekerja di Industri Jasa dan ada TI yang tidak cocok.

      Jika luas dalam arti tidak saja manufaktur, maka anda benar. Saya tidak tahu prospek dari setiap program studi, karena menjawabnya membutuhkan analisa yang lebih lanjut, maaf yaa. Sedangkan jabatan tertinggi, jika merunut sejarah seluruh para alumni TI Indonesia .. setahu saya selain menjadi Presiden, orang TI sudah pernah berada di jabatan tertinggi yang bisa kamu bayangkan di Indonesia, baik diswasta maupun di pemerintahan. Artinya orang TI harus ada yang menjadi presiden nih, mungkin kamu?

  59. meilia berkata:

    pak saya seorang siswi kelas 3 SMA. saya disuruh papa saya untuk masuk di teknik industri. tetapi saya sendiri masih bingung dan bertanya tanya tentang bagaimana prospek pekerjaan di bidang industri kedepannya. dan lapangan pekerjaan apa saja yang bisa menjadi pilihan saya ?

    • Untuk lulusan kami sendiri, saya masih melihat prospek yang tetap cerah. Sebagai gambaran angkatan terakhir lulusan TIUI telah bekerja di perusahaan logistik dan rantai suplai, perusahaan konsultan internasional, perusahaan manufaktur (elektronika konsumen, mobil, barang konsumsi, makanan/minuman), PNS (DKI, Depdag, Deperin), perusahaan energi di Balikpapan dan Papua, Perbankan dan Pasar Modal.

  60. faza berkata:

    assalam
    saya pengen tanya kalo lulusan t.industri it gmana prospek kerjanya????
    trus mau tanya gaji buat fresh gradnya itu besar ga???cz nanti saya harus membiayai adik saya
    mhon bantuannya

    • Salut bagi anda yang sangat bertanggung jawab serta memikirkan keluarga, tapi terus terang saya tidak memiliki data rerata prospek maupun gaji rata-rata lulusan teknik industri di Indonesia. Data yang saya ketahui hanyalah data lulusan TI dari UI, yang saya rasa berada diatas median/rerata seharusnya dan memiliki prospek yang masih cerah. Maaf sekali saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda.

      Di berbagai jawaban dalam blog ini, saya sudah menjelaskan bahwa prospek itu tergantung dari si lulusan dan kualitas dari lembaga pendidikannya serta perkembangan dari lapangan kerja yang dituju, kombinasi ini yang perlu dipertimbangkan dalam memilih. Lulusan TI kami dikenal untuk bisa masuk multi sektor antara jasa dan manufaktur, sehingga memiliki peluang yang lebih besar. Ini bisa mengkompensasi stagnasi industri manufaktur yang banyak dibicarakan oleh pengamat, akibat kekalahan dari segi harga maupun kualitas dari produk China yang telah menjadi “pabrik” dunia.

  61. joko berkata:

    Pak saya mau sedikit curhat dan minta saran.
    Saya mahasiswa TI smt 4,namun sejauh ini saya buta tentang dunia kerjanya lulusan TI. Makul yang dipelajari sangat beragam (seperti yang bapak bilang seperti tidak ada hubungannya satu sama lain) yang membuat saya bingung. Saran bapak,kompetensi apa yang harus saya kuasai untuk menghadapi dunia kerja nantinya?karena saat ini saya merasa tidak memiliki kompetensi apapun.
    Terima kasih

    • Moga-moga kamu sudah membaca tulisan saya tentang apa itu kompetensi, supaya kita nggak diskusi suatu hal yang ternyata berbeda pengertian pada kata kuncinya. Jika kompetensi itu menunjukkan kebisaan, maka sebenarnya dalam keilmuan teknik industri anda diharapkan minimal bisa untuk:
      1. Merancang Pabrik, dalam bentuk sebuah rancangan pabrik
      2. Merancang Produk, dalam bentuk sebuah gambar teknik produk atau produk jadinya
      3. Merancang Aliran Proses, untuk membuat produk dari bahan baku apa saja yang harus dilakukan
      4. Merancang Organisasi, bagaimana organisasi disusun untuk memastikan produk bisa dilakukan
      5. Melakukan perancangan jadwal produksi
      6. Melakukan usaha peningkatan kualitas

      Identifikasi saja mulai sekarang kuliah-kuliah di tempat kamu yang memiliki unsur ke 4 ini, tentunya untuk mendukung kemampuan ini kamu harus memiliki kompetensi lain yang juga pentingm yaitu softskills.

  62. Gianni berkata:

    Pak, saya mau bertanya, apa ada lowongan pekerjaan untuk sarjana lulusan TI di penjara? Kalau ada, pekerjaannya seperti apa saja? Terima kasih sebelumnya.

    • Wah anda terinspirasi sama kasus2 di Indonesia nih.

      Saya pernah membaca sebuah artikel tentang kontribusi seorang lulusan TI dalam prison system Amerika, bahkan ada juga artikel tentang TI untuk mencegah terorisme. Tapi untuk Indonesia saya tidak memiliki info.

      Intinya memandang penjara sebagai sebuah sistem, yg memiliki sub-sistem dan penjara sendiri juga sebuah sub-sistem dari sistem hukum. Tentunya karena sistem penjara merupakan bagian dari layanan pemerintah, anda bisa melihat pasti ada beberapa sistem khas pemerintah didalamnya, misalnya administrasi, penilaian kinerja, anggaran, cara tender proyek, dll. Jadi tergantung anda mulai dari mana, anda khan punya bekal SDM, perbaikan proses, keuangan, tata letak dll.

  63. kristoffel berkata:

    thanx banget buat informasinya pak..
    kalau diizinin tentang informasi LKTI nya,
    tolong kirimin ke email q ya pak..
    tofel_89@students.usu.ac.id

    oh,,
    mw bertanya 1 lagi pak,,
    bpk tau nggak website yg sangat mendukung jika ingin mendalami ilmu ergonomi dan ilmu TI lainnya?
    thanks b4..

    • Kalau pendalaman ilmu saya sarankan anda masuk ke beberapa website profesi dan kampus. Di beberapa kampus yg memiliki TI biasanya mencantumkan riset atau profile dr dosen/penelitinya. Lihat kata-kata aneh baru yg kamu temukan dalam riset mereka, terus tanya deh ke pak google. Sudah ada Pak Google yaa, jadi silahkan dicari disitu.

      Untuk melihat scope atau luasnya keterkaitan ilmu TI yaa sumber terpusat terbaik masih IIE – institute of industrial engineers.

  64. kristoffel berkata:

    sore pak,,
    saya mahasiswa TI smester 6 di salah satu Univ di Medan.
    saya mau bertanya pak,
    1).dari 2 konsentrasi pembidangan TI yaitu Ergonomi dan Manufaktur, mana yang lebih bagus didalami dalam menghadapi dunia pekerjaan TI nantinya.
    2). dalam bidang ergonomi sendiri, topik apa yg paling dibutuhkan dunia industri saat ini?
    3). Bagaimana tanggapan bapak dengan lulusan TI dari medan selama ni,, apakah mampu bersaing dengan lulusan TI yg di jawa?
    4). udah ada tau informasi gak pak tentang LKTI 2011?
    trimakasih atas perhatiannya pak..

    • 1) Hingga saat ini sih belum dikenal profesi ergonomi seperti yang dicita-citakan dalam sub-keilmuan teknik industri ini, di tempat asal nama teknik industri (AS), profesi kita malah dikenal hanya sebagai engineer. Yang paling mendekati profesi ini adalah K3 (occupational health and safety) yang biasanya akan dibutuhkan ketika sebuah bisnis berada pada lingkungan international (seperti sektor energi, transportasi lintas batas dll).
      Saya lebih suka memandangnya sebagai penguat dan titik utama “keunikan” anak teknik industri, jadi sangat penting jika anda memiliki kemampuan kedua-duanya, artinya anak TI sih harusnya ketika masuk ke bidang manufaktur sih wajar, apapun konsentrasi atau kekhususan nya, tetapi jika plus ergonomi yang kuat : Mantabh Bonusnya.

      2) Jika anda mengatakan industri seperti yang saya bayangkan maka yang paling luas adalah K3 (seperti jawaban no 1), tetapi sebenarnya ergonomi di teknik industri perlu diarahkan ke arah desain (inovasi maupun improvement), baik desain produk maupun desain proses. Karena konsep ergonomi juga dikenal dikeilmuan kedokteran, jadi kita mungkin perlu membatasi diri terhadap bidang ini. Tentunya kembali saya memandangnya sebagai nilai tambah, jika anda bekerja di suatu industri tertentu, maka suatu solusi yang anda tawarkan perlu anda tambahkan aspek ergonominya.

      3) Saya pernah mengikuti sebuah survey lapangan tentang harapan terhadap sarjana teknik industri, beberapa industri di luar jawa menyadari bahwa mereka ingin memprioritaskan penerimaan ke seluruh indonesia, tidak hanya di jawa, walaupun mereka juga menyadari bahwa secara kualitas memang berbeda. Tetapi bukan karena faktor individu, tetapi lebih kearah academic atmosphere yang berbeda. Mereka juga menyadari bahwa kalaupun secara akademis bisa saja lebih rendah, tetapi sebagai individu terlihat memiliki motivasi dan etika kerja yang oke, mereka akan tetap memprioritaskannya. Ini sejalan dengan pemikiran saya, artinya terkadang tergantung diri anda sendiri apakah anda bisa “stand out”. Dengan adanya internet dan Medan bukanlah kota “kecil” tetapi juga bertransformasi menjadi kota modern saya yakin anda akan bisa menyamai kami disini. Ikutilah milist-milist tentang teknik industri, browse perpus PT di jawa untuk melihat trend skripsi saat ini, biasakan membaca istilah “aneh-aneh” yang mungkin terdengar asing tapi sebenarnya sedang menjadi trend, dll

      4. Ha ha ha .. kok tanya LKTI sama saya yaa? tahun ini untuk pertama kalinya sejak penyelenggaraan LKTI, saya memang sedang menarik diri sebagai “konsultan” scientific committee, karena kesibukan sekolah. Jadi saya sedang tidak terlibat langsung terhadap arahan topik maupun case yang akan dilakukan di LKTI ini, saya hanya tahu topik besarnya, cuma apakah saya bisa memberi tahu anda, saya harus tanya dulu ke organizing committee, nanti saya disebelin ama mahasiswa karena bocor-bocorin topik.

  65. Siti aisah berkata:

    Assalam, pak. saya mahasiswa jurusan teknik industri. saya mndpt tugas mmbuat esai tentang pekerjaan yg ingin digeluti nnti stlh lulus, berisi ttg asosiasi profesi dan kode etik profesinya. permasalahan yg mungkin timbul di tmpat kita bekerja, bagaimana sikap kita thdp masalah tsb dan merujuk kode etik kanon brp. permasalahan apa yg gmpang sy angkat dlm esai tsb?mohon sumbangan idenya.
    terima kasih.

    • Saran saya mulailah dengan membayangkan pekerjaan anda akan seperti apa ketika anda melakukannya. Bayangkan anda masuk kerja dari senin hingga sabtu, apa saja yang akan anda hadapi nantinya. Anda juga bisa mencari di internet tentang job desc dari profesi yang anda pilih, dari job desc tersebut anda cari resiko-resiko yang harus ditanggung.
      Anda juga bisa mencari di internet tentang “ethics violation” dsb untuk mencari kasus-kasus yang biasa terjadi tentang kode etik.
      Permasalahan klasik dalam kode etik misalnya kebohongan, mengambil yang bukan haknya, tidak menempatkan keselamatan manusia sebagai hal terpenting dalam segala hal dll

  66. GarLie berkata:

    Slam sjahtera,
    Saya Lie klas 12 jurusan ipa.. jdi begini pak :
    prospek teknik indsutri kan katanya luas ni tpi yg dipelajarin kurang spesifik..
    saya bngung, di kedepannya teknik industri makin bnyak dibutuhin apa nggak ya? saya bingung walopun sudah membaca artikel dan testi2 dri pembaca… artikelnya bagus, pak.. hehe
    saya sebenarnya sih suka jurusan teknik apa aja asal nggak terlalu mendalam fisikanya .. hehe. saya suka mnghitung..
    kan yg penting itu kuliahnya hrus serius kl ingin kedepannya bagus y kan pak? aduhh bngung…
    mhon bantuan bimbingannya.. (saking bingung karna bnyak yg mw sya tnyain jdii klo kurang jelas , dimaklumi y pak..)
    terima kasih

    • Saya kok tetap optimis bahwa teknik industri akan tetap dibutuhkan terlepas menurut banyak ahli telah terjadi gejala de-industrialisasi di Indonesia. Mengapa? karena skill-set (kombinasi dari berbagai keterampilan dan pengetahuan) yang ditawarkan oleh Teknik Industri dapat diterapkan dimana saja. Kalau kamu sudah membaca semua artikel disini, maka saya tidak perlu jelaskan lagi ke bidang mana saja anak TI bisa bertahan.

      Tentunya karena setiap program TI di setiap universitas/institut memiliki ciri khas yang berbeda tergantung kebutuhan komunitas terdekatnya, maka pastikanlah bahwa TI yang kamu pilih bisa memberikan skill-set yang unik tersebut. Atau ketika kamu nanti kuliah TI dimana saja, carilah dan kumpulkanlah skill-set yang terbaik, tanpa terpengaruh oleh proses yang mungkin sudah terlalu baku.

  67. imah berkata:

    mlm pak..
    mau tny neh.. sy pingin masuk TI tp sy blum tau
    bnyk bagaimana TI itu sndiri.. krn yg sy plajari
    wktu di skolah itu akuntansi.. krn sy SMK
    jd sy mau tau TI itu susah tau gak ya..
    trus cara blajarx supaya bs cept mengerti n
    menguasai…
    krn sy bnr2 blum tau tentng TI sndiri..

    Trima kasih

    • Akuntansi memang diajarkan di Teknik Industri, sebagai salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh anak TI, tetapi secara luas tentang bidang ilmu TI anda silahkan baca dari berbagai macam artikel di blog ini.
      Susah atau tidak susah, agak sulit untuk dijawab, karena tergantung dari anda. Sebagai gambaran, TI masih merupakan bidang ilmu teknik, jadi kemampuan dasar teknik seperti matematika, fisika dan kimia masih tetap dibutuhkan.
      Cara belajar TI yang saya sarankan adalah dengan menjaga “helicopter view”dalam setiap yang dipelajari, walaupun anda sedang belajar 1 hal tetapi tetap menjaga bahwa hal ini akan memiliki keterkaitan dengan hal yang lain jika dipandang secara lebih luas.

  68. Erlangga berkata:

    Salam Hormat Pak Hidayatno,
    Pak, ada sedikit uraian mengenai karir saya setelah lulus dan menjadi sarjana teknik industri (lulus tahun 2008) dan pertanyaan yang ingin diajukan mengenai karir dunia kerja, semoga bapak dapat membantu untuk membuat keputusan yang terbaik.
    Sebelum lulus saya 2thn berpengalaman dari 2006-2008 di Plant Layout Facilities Design (PTLP) sebagai koordinator lab.Studio PTLP. dan 1 tahun dikonsultan teknik Project Management. Tugas akhir saya mengenai Industri jasa, untuk customer satisfaction analysis. Pada saat lulus tahun 2008, saya diterima kerja pertama kali di suatu perusahaan manufaktur ternama di jakarta sebagai General affairs (Telecommunication section), namun tidak bertahan lama +- 8bln, alasan menginginkan sistem kerja yg lebih spesialisasi as engineer teknik, kemudian tidak lama kemudian mendapat pekerjaan baru sebagai customer service (front liner), +- 10 bln. Singkat cerita, sungguh luar biasa dari ilmu teknik industri yg dapat diimplementasikan secara improvement dari kemampuan saya sebagai lulusan teknik industri di 2 perusahaan tersebut. Terbukti dengan kompetensi, konstribusi yang telah sy berikan memang diakui oleh atasan dan rekan kerja.
    Namun bagi saya, ada sisi yg hilang karena saya ingin lebih fokus, terhadap satu field. Karena di 2 perusahaan tersebut, saya bisa mengerjakan beberapa banyak scope diluar field pekerjaan,,yang terlihat seperti serabutan. Tidak bermaksud untuk memilih pekerjaan namun, memang saya membutuhkan passion kerja yg pasti. Passion kerja tersebut adalah dunia mining dan Oil GAs Company, saya selalu melamar disetiap kesempatan yg ada untuk passion tersebut yg sesuai dengan spek sy, namun memang mungkin Tuhan belum mengizinkannya,,alhasil 2 perusahaan tersebut lah yang menerima saya sebagai karyawannya.
    Hal yang ingin saya tanyakan adalah, sekarang sy menjadi memiliki 2 keinginan, keinginan kedua ini muncul berdasarkan additional job diluar scope pekerjaan saya selama bekerja di 2 perusahaan tersebut,saya selalu diminta bantuannya secara unofficial (azas bantu membantu,heheh) yaitu berhubungan dengan device Technology, Information Technology, Troubleshooting Network yg notabene masih dasarnya saja jadi seperti helpdesk support. Memang sy sangat menyukai dunia IT dari kecil, namun hanya sebatas suka dan sedikit jadi hobi, tp sebatas hardware dan jaringan, bukan software atau programmer. Meskipun sy bisa sedikit, karena ilmu teknik industri hampir belajar semuanya.
    Pertanyaan yg ingin saya tanyakan kepada Bpk. Hidayatno adalah, sekarang saya sudah lepas kerja, sengaja karena saya rasa, tabungan dari hasil kerja saya cukup untuk mengasah keahlian dengan cara mengikuti training sambil magang2 dibidang spesialisasi tersebut. Namun karena muncul 2 bidang yg diminati menjadi membuat saya bingung untuk mengambil keputusan course field mana yang akan diambil, antara Oil & GAs course ambil drafter course,kemudian, piping designer, sampai plant design management systems), atau IT Course (CISCO) Networking. Semoga, pertanyaan ini dapat di jawab oleh bapak sebagai pandangan dan pencerahan, serta prospek saya berkarir kedepannya.Terima kasih banyak atas perhatiannya

    • Terima kasih atas sharingnya tentang TI di dunia kerja, menunjukkan betapa kita bisa menggunakan TI hampir untuk segala bidang yang membutuhkan efisiensi, efektivitas dan produktivitas. Dalam cerita anda yang padat , saya mendapatkan kesan anda sebenarnya sudah memiliki keputusan.
      Kalau menurut saya, kedua bidang yang anda tuju memiliki prospek yang masih cerah hingga tahun-tahun kedepan. Walaupun ada pepatah: ada gula ada semut. Kedua dunia itu sangatlah kompetitif dan sangat terkotak-kotak spesialisasinya. Anda saat ini menikmati kacamata TI yang mampu memiliki helicopter view, walaupun anda sedang melakukan pekerjaan spesialisasi, dan itu adalah keuntungan dan keunggulan anda.
      Tidak ada saran yang spesifik, keduanya bagus. Saran saya: jaga kacamata TI anda

  69. NuR berkata:

    salam pak..

    saya seorang lulusan TI PTS diJKT yang selama kuliah difokuskan di sistem manufaktur seperti penjadwalan, Line balancing, PTLP, dll..
    sekarang saya bekerja sebgai perekayasa di suatu LPNK sudah 2 tahun ini…saat masuk saya bingung harus ngapain karena ditempatkan dibidang teknologi pertambangan mineral,karena lulusan TI dibekali bermacam2 keahlian akhirnya saya bisa nyeimbangin kerjaan saya dari desain proses dan tekno ekonominya dan belajar pengolahan mineral dari ahli2 disini sampai2 sekarang..proses pengolahan mineral khususnya bijih besi dah menguasai…

    saya masih bingung sampai sekarang apa sebenarnya fungsi TI ditempat saya?karena menurut saya desain proses dan tekno ekonomi..itu hal yg umum…

    sekarang saya sedang berusaha untuk mendapatkan beasiswa S2dikantor sya, rencananya saya mau ambil S2 tknik industri di UI, tapi sebentar lagi deadline pengumpulan proposal saya masih bingung mau ngajuin topik apa,apa hubungannya teknik industri dengan pertambangan dan pengolahan mineral….kabid saya menekankan saya untuk memperkuat tekno ekonomi mineral…kiira2bapak bisa beri pencerahan kesaya tentang permasalahan saya…

    mohon kalo berkenan ada ym atau email..ntinya kita bisa berhubungan…kalo tidak menggangu waktu bapak, karena saya benar2 memerlukan sosok seseorang yg bisa memberi saya penjelasan, karena saya sudah mulai kehilangan arah sebagai sarjana teknik industri,

    trima kasih

    • Saya menghargai anda karena anda sebenarnya telah mampu mengaplikasikan keilmuan TI di bidang-bidang yang memang sebenarnya membutuhkan keilmuan kita. Pemahaman yang cepat akan proses, komponen dan interaksi antar komponen, adalah “efek” samping dari pemahaman TI anda. Saya kurang setuju mengenai istilah tekno ekonomi atau desain proses merupakan hal yang umum. Ada benarnya, tetapi hal yang umum, jika dikelola oleh orang TI menjadi umum yang lebih baik.

      Gunakan perspektif 5M yang sudah anak TI kenal, mulai dari Man, Machine, Money, Material, Methods, dimana disetiap kasus yang pernah terjadi anda bisa menanyakan 5W+1H, jadi akan menjadi 5M / (5W + 1) = 2E, jika saat ini tugas anda masih bersifat mikro.
      Jika anda telah membantu atau bertanggung jawab terhadap hal-hal yang makro, maka modal pemahaman 5M juga akan membantu anda melakukan penyusunan sistem regulasi, sistem standard dll, di SEMS TIUI misalnya, banyak menggunakan pendekatan model untuk menyelesaikan case-case kebijakan yang bersifat makro.

  70. Zefano berkata:

    Ehm, saya kan sudah si terima jurusan TI dan bisnis internasional.
    Dan jika misalnya saya daftar ke perusahaan yang mana profesinya bisa didptkn tek. industri maupun bisnis int., kira2 si perusahaan itu lebih memilih fakultas yang mana ya?

    • Saya kira tergantung dari ruang bisnis (scope) dari perusahaan yang anda tuju. Bagi yang bergerak pada ekspor impor atau perdagangan lintas batas negara, mungkin bisnis yang lebih dituju, untuk bidang lain, mungkin TI yang dituju. Ada perusahaan yang secara spesifik meminta keahlian tertentu, misalnya menyusun jadwal produksi, tentunya TI yang lebih dilihat dibandingkan dengan lainnya.

      Ada lagi perusahaan yang tidak mempermasalahkan asal bidang ilmu, karena yang dicari adalah potensi anda dan cara berpikir anda. Pada kasus seperti ini, anda harus memanfaatkan ilmu dan paradigma TI untuk menjual diri anda sendiri (dalam bahasa saya “kacamata” TI). Kacamata yang berfokus untuk selalu memecahkan masalah secara sistematis, metodologis, dan komprehensif.

  71. ali berkata:

    pak saya mau bertanya ,
    saya saat ini kelas 3 MAN,dan saya mempunyai keinginan untuk kuliah di teknik industri tapi sampai saat ini saya blm yakin sepenuhnya karena tadk tahu prospek kedepannya, yang saya tanyakan setelah saya lulus kuliah nanti sya bisa bekerja dibagian/bidang apa ? trus kerjanya nanti kya gmana ?

    • Saya kira prospek untuk bidang ilmu teknik industri masih terbuka luas, dengan semakin dikenalnya TI bukan hanya kuat untuk melakukan manajemen bidang manufaktur atau operasi, walaupun harus diakui memang sektor manufaktur sedang pada kondisi yang tertekan.

      Memang perlu anda sadari bahwa setiap PS teknik industri di perguruan tinggi memiliki ciri khasnya masing-masing, dan pastikan anda telah memeriksa terlebih dahulu ciri khas dari setiap PS tersebut.

  72. pak apa kabar???

    pak saya dari Negara tetangga TIMOR-LESTE…
    pak saya baru lulus dari ETP Dom Bosco Fatumaca sekolah terbaik di TIMOR-LESTE dan jurusan saya adalah Mesin produksi…tetapi ingin mengambil TI…dan kuliah di INDONESIA…

    pak saya mau nanya nih….!!!!!!!!!!!!!!!!!

    pak kerja sebenarnya TI apa ya???saya nga tahu jurusan ini tetapi saya ingin sekali mempelajari jurusan tersebut..dan kebetulan Timor leste baru merdeka sendiri…jadi saya ingin mengemgangkan negara saya…..mohon dijelaskan….
    maaf ya pak udah merepotkan…

    • TI itu seperti yang telah saya jabarkan dalam blog ini, jadi kalau bisa lebih detail pertanyaannya, apakah yang kamu tanyakan posisinya? kompetensinya atau apa?

      Dalam konteks pertanyaan kamu, industri bisa dikatakan adalah segala usaha untuk menciptakan nilai tambah. Beras jika diubah menjadi bihun, kemudian menjadi bihun instan yang bisa kamu beli di warung atau supermarket, adalah suatu proses penambahan nilai, dari sekedar beras saja. Penambahan nilai ini akan menciptakan pula penambangan harga sebagai akibatnya. Dari segi non-fisik, pemaketan beberapa obyek wisata sehingga dapat dijual lebih mahal daripada sendiri-sendiri juga merupakan penambahan nilai.

      Apalagi jika proses penambahan nilai terjadi di “dalam” negeri kamu sendiri, tentunya akan semakin banyak keuntungan yang diraih oleh masyarakat sekitar kita (konsep ini sering diberi label efek multiplier ekonomi).
      Indahnya keilmuan TI, karena fokus untuk menciptakan nilai tambah, maka kamu bisa aplikasikan ilmu yang kamu punya ke industri manapun, baik manufaktur maupun jasa.

      • Kenapa tidak? Cukup banyak lulusan TIUI yg terjun ke natural resources business yg ada sebutkan. Tentunya bukan pada bidang yg membutuhkan keahlian spesifik (geologi, perminyakan, metalurgi). Anak TI yg saya tahu banyak ditempatkan di bagian HOUR, supply chain, health and safety atau audit.

        Mengingat margin yg sebenarnya kecil tetapi terkompesasi oleh volume yg masif dan demand yg konstan, maka segala usaha efisiensi utk meningkatkan margin menjadi ‘idaman’ bagi industri ini.

  73. Asep berkata:

    saya mau bertanya,
    tanggal 1 agustus ini saya akan mengikuti ujian Tes masuk Universita Indonesia Ekstensi dan saya mengambil jurusan Teknik Industri.
    meskipun saya masih belum menjadi mahasiswa UI, tapi saya ingin bertanya:
    1. apa saja yang harus dikuasai calon mahasiswa TI untuk belajar/melanjutkan ke jenjang S1, mengingat sebelumnya saya kuliah di Politeknik Manufaktur ***. misalnya saya harus menguasai aplikasi-aplikasi design grafis tertentu.
    2. Untuk mahasiswa Ekstensi TI sendiri, apakah ada perbedaan dengan mahasiswa S1 reguler TI? [dalam hal organisasi mahasiswa, kegiatan-kegiatan belajar dan lainnya]

    Terima kasih banyak, saya menunggu jawabannya. [Jika bisa, saya harap jawabannya di kirim lewat email]

    • Saya jawab via blog ini saja yaa, siapa tahu pertanyaan anda juga menjadi pertanyaan yang lainnya.

      Sesuai dengan perkembangan UI sebagai research university, maka mulai tahun depan, setahu saya, program ekstensi akan ditutup. Jadi anda mungkin angkatan terakhir ekstensi TIUI.
      Perbedaan program S1 dan D3 (keahlian) adalah pada titik berat pendidikannya, ini juga berlaku di S1 kami. Konsep, kemampuan analisa (untuk pemecahan masalah) menjadi titik fokus utama selain penunjangnya berupa keahlian tertentu. jadi saya tidak terlalu khawair tentang ketidakadaan penguasaan tertentu untuk masuk kuliah di TI.

      Untuk perbedaan, lebih kearah mahasiswanya itu sendiri. mengingat waktu yang sore ke malam, dan terkadang juga pada akhir minggu, maka secara relatif kegiatan mahasiswa menjadi seperi berbeda “zona waktu” sehingga agak sulit menyesuaikan diri dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan, tetapi yang jika anda maksud adalah kegiatan kemahasiswaan ekstrakurikuler seperti seni, olahraga dll, tidak ada perbedaan apapun (kecuali waktu tadi)

  74. Rahmad Kodariawan berkata:

    saya adalah pns dari disperindag , saya diundang untuk menjadi panelis di salah satu universitas yaitu acara lokakarya pengembangan kurikulum jurusan teknik industri
    materi apa yg bisa saya sampaikan , trimakasih atas bantuannya

    • Moga-moga sih penjelasan saya tidak menambah beban anda yaa, nanti tambah ragu untuk datang, karena mungkin anda tidak punya datanya. Kalau saya, setiap kali tidak punya data saya jujur bilang tidak punya data, dan tidak bisa mengambil kesimpulan.

      Anda mewakili pemerintah. Pemerintah dianggap memiliki data dan pengalaman yang lebih lama dalam memandang permasalahan industri. Pemerintah juga dianggap memiliki kepentingan yang tinggi terhadap industri, sehingga dianggap mampu mempengaruhi dan memprediksi arah dari perkembangan industri. Ini karena memang di negara kita, studi tentang industri dari lembaga non-profit masih sangat sedikit (yang dari kacamata teknik industri), kalaupun ada, lebih sangat makro sehingga landasannya adalah ilmu sosial ekonomi.

      Para akademisi ingin mengetahui kebutuhan pasar SDM terutama pasar regional daerah anda, sehingga saya kira anda perlu memaparkan statistik dan data yang anda punya tentang potensi dan perkembangan dari industri di daerah anda (karena anda bilang disperindag, berarti dinas, berarti anda pada pemerintahan daerah). Renstra dari dinas anda, artinya menunjukkan sektor unggulan, industri unggulan, dan ekspektasi anda. Kurikulum, oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) juga diwajibkan disusun berdasarkan identifikasi kebutuhan pasar, mungkin itu sebabnya anda diundang.

      Yang perlu anda ingatkan kepada para akademisi dan diri anda sendiri adalah, kurikulum ketika berubah ada kelembaman. Artinya jika diubah hari ini, maka efeknya baru akan terasa 4-6 tahun kedepan (setara dengan lama jenjang pendidikan S1), sehingga proyeksi yang dibahas tentunya proyeksi 5 tahun kedepan. Kemudian ingatkan pula untuk menyeimbangkan antara hardskills dan softskills, karena itu kriteria yang juga sangat penting

    • Tentu saja. Jika kembali ke dalam salah satu core discipline (inti disiplin ilmu) TI yaitu manajemen ramping (lean management) maka banyak sekali yg bisa anda lakukan. Anda tinggal mencari waste (muda dlm bhs jepang) dalam kegiatan anda, dan berinisiatif utk melakukan perbaikan.

      Tentunya ini juga tergantung dimana anda ditempatkan. Jika anda berhubungan langsung dg layanan publik, biasanya ada unsur waiting yg tinggi, atau over_processing, atau over inventory. Jika anda dibagian analisa, bisa nggak caranya lebih cepat, datanya disusun dg lebih rapi. Artinya ke 7 muda (processing, waiting, motion, inventory, defects, transport) ditambah 2 muda lain seperti mis-used resources, un-used resources, bisa anda pakai dimanapun anda ditempatkan.

      Anda cuma harus jeli memandang kesempatan perbaikan semacam ini. Tugas kita untuk mendapatkan peningkatan baik secara efisiensi maupun efektivitas termasuk pada birokrasi.

      Bagi anda yg diterima sbg PNS; saya mau titip/pesan untuk tetap semangat melakukan perbaikan, walaupun kecil atau disekitar anda saja, tidak terpengaruh oleh budaya birokrasi yg sangat tidak beorientasi kinerja. Please keep the spirit of TI alive yaa.
      Nanti anda akan merasakan perasaan tidak ada gunanya melakukan perbaikan, tidak dihargai oleh pimpinan – bahkan dimarahi, disebelin ama teman kerja – ngapain kerja tambah, gaji tidak nambah, segala hal akan mencoba mematahkan semangat kamu.
      Please be strong, and keep improving.

  75. rosi berkata:

    mau nanya nih pak…
    saya adalah mahasiswa TI yang insy setahun lagi lulus,,,
    saya sangat tertarik dengan tulisan anda…
    alhmdllah semakin membuka mata tentang TI…
    klo boleh, saya minta saran…
    karena sya insy akan melanjutkan S2 …
    ada saran ga pak untuk mngambil s2 bidang apa?? yang sekiranya berprospek…dan ada saran universitas mana yang bagus (luar negeri)…
    terimaksih ya pak..
    saya tunggu komentarnya…..

    • Secara prospek sudah banyak dibahas dalam blog ini, lihat saja beberapa comments terdahulu. Bagi anak S1 yang berniat untuk belajar S2 diluar negeri memang perlu dipertimbangkan bahwa setiap negara memiliki definisi yang berbeda tentang teknik industri. Di Amerika Serikat (AS), tempat teknik industri dikenalkan, maka anda mungkin mudah mencari program studi master teknik industri, tinggal spesialiasinya mau kemana, yang perlu diperhatikan memang setiap Uni/PT di sana memiliki kekuatan tersendiri pada setiap spesialisasinya. Misalnya Georgia Tech kuat pada bidang optimasi dan simulasi sehingga secara natural bidang logistik dan supply chainnya juga kuat. Jadi sangat penting juga buat kamu untuk identifikasi kekuatan dari masing-masing Uni.

      Untuk negara eropa, tidak ada teknik industri, yang ada adalah manufacturing engineering atau engineering management. Serupa tapi sebenarnya tidak sama, dimana tidak samanya, pada penekanannya. Engineering Management basisnya berasal dari ilmu project management, sehingga seringkali program ini didorong oleh bidang ilmu sipil. Manufacturing engineering didorong oleh bidang ilmu mesin. Jadi secara tidak langsung, di eropa lebih langsung spesialisasi bidang TI, tapi tidak ada TI secara umum.

      Setahu saya untuk Jepang, tergantung professor dan kelompok ilmunya. Dengan kekuatan manufaktur jepang, maka gaya eropa lebih mendominasi (langsung spesialisasi ilmu TI) sehingga tidak ada departemen TI.

      Silahkan memilih

    • Saya tidak memiliki data yang pasti secara bidang teknik industri dibandingkan dengan teknik informatika di Indonesia. Jadi sulit bagi saya menjawab pertanyaan ini. Yang saya miliki adalah data untuk alumni TIUI sendiri yang memiliki rerata waktu tunggu untuk mendapatkan pekerjaan pertama kurang dari 3 bulan selama beberapa tahun terakhir. Ingat yaa, rerata berarti rata-rata, ada yang kurang dari 1 bulan ada yang mencapai maksimal 6 bulan, dan tidak menghitung yang dari awal ingin melanjutkan studi ke jenjang S2.

  76. jordi berkata:

    oooo.
    makasih ya pakkk
    saya suka sih sama pelajaran pelajaran eksak, tapi kurang suka sama yang kayak hal-hal seperti merakit mesin atau hal hal semacam itu,,
    saya berniata untuk lebi memperdalam di bidang seperti managementnya,,,ya belajar juga lah dikit-dikit buat mesin-mesin nya,, :)
    makasih ya pak

  77. jordi berkata:

    pakkk…..
    saya mau nanya niii???
    apakah seorang yang ingin mrngambil jurusan teknik industri harus suka dengan hal-hal yang berbau mesin-mesin, belajar mekanik gitu?????

    • maksudnya “bau” mesin itu apa yaa? bau oli mesinnya, jadi kuli mekanik atau apa?

      Kalau yang kamu maksud adalah ilmu mesin, maka dalam kurikulum TI masih ada beberapa kuliah “dasar” yang secara historis memang berasal dari jurusan teknik mesin (karena memang teknik industri secara historis dilahirkan dari ilmu mesin), hanya saja dalam pengajarannya sudah berbeda, karena berasumsi bahwa ilmu mesin adalah ilmu pengantar untuk masuk ke dalam keilmuan teknik industri.

      Kemudian karena teknik industri mengandung kata “teknik” maka sudah pasti ada muatan matematika, fisika dan ilmu alam lainnya di semua jurusan teknik, jadi kalau kamu maksud suka “bau” adalah ilmu pasti, yaa sebaiknya suka.

  78. Fahrizal berkata:

    Mau tanya Pak..
    Saya kerja skrg jdi teknisi Electrical mau melanjutkan kuliah,ingin ambil elektro tapi waktu dan tempat ga cocok,sedangkan yg cocok waktu dan tempat teknik industri. Kira2 prospek kerja’nya bisa sejalan ga ya..?
    Terima kasih

    • Waduh, kalau memang sudah cocok waktu dan tempat, yaa bagaimana bisa anda ambil yang lain yaa? Bukannya jadi pasrah aja ;-p

      Harus diakui bidang pekerjaan “asli” teknik industri tidaklah besar pada saat ini (production operations management), apalagi dengan diberlakukannya perdagangan bebas dg RRC tahun 2010 ini. Semua orang masih wait and see apakah masih menguntungkan membuka pabrik disini, dibandingkan mengimpornya dari RRC . Yaah memang susah punya negara terbesar di Asia Tenggara, perbatasannya panjang banget, sebagian besar laut lagi. Jadi penyelundupan pasti terjadi. Mungkin menurut pemerintah daripada toh masuk juga, mendingan gue nol-kan tapi bisa gue monitor ama minta RRC invest ke kita.

      Tetapi karena keahlian teknik industi yang sangat berfokus kepada peningkatan efisiensi dan efektivitas ternyata bisa diaplikasikan ke bidang lain, maka lulusannya masih dipercaya dibidang lain. Saya sih sarankan mencari program studi TI yang menyeimbangkan studi kasus di manufaktur dan di jasa, supaya anda bisa lebih kaya memiliki konsep, tools dan metode dalam teknik industri

  79. Bocah_kuncung berkata:

    Aslm. Pak, saya ada ide, bagaimana kalau kita mendirikan lembaga Bimbel beserta bimbingan dan konseling seputar akademik kampus dll, sepertinya prospek cerah Pak hehehe…

    (ditulis oleh seorang mahasiswa yang sedang menahan kantuk menunggu modelnya selesai dijalankan :p)

  80. Uden23 berkata:

    Aslkm….
    Gnie sy skr kls 3 Sma juruzan Ipa….
    Mnrut bpak, di fakultas teknik, mana yg plig bgus masa dpanx??
    Klo bsa pak di urut yah, itug2 nambah pngetahuan ajah…..

    • Waduh saya nggak bisa menjawab pertanyaan anda, karena masa depan tidak pernah ada yang bisa memastikannya, kecuali anda dan Allah. Andalah yang harus memastikan masa depan dengan berinvestasi terhadap diri anda untuk selalu lebih baik dari teman-teman anda dimanapun anda mengambil bidang di teknik, sisanya adalah anugrah Tuhan kepada kita.

      Maaf yaa

  81. assalam pa

    kalo aplikasinya TI di jasa seperti apa pa’ ? contoh PNS dapat beasiswa ke jurusan TI kira-kira ilmu nya TI terpakai ga pa’ ( sok idealis mode on ).
    thk b4

  82. Jordi berkata:

    Ooh. .ya. .
    1 lg pak. .
    Saya ad membaca artikel suatu PTS di jakarta. .dan di universitas itu menawarkan progam double majors: teknik industri dan manajemen. .
    Apakah di UI ad progam seperti itu. .?
    Terima kasih. .

  83. Jordi berkata:

    Malam pak. .

    Pak saya duduk d kelas 1 sma. .tp blajar dari pengalaman kakak saya,jd sy mau memilih jurusan dari sekarang. .
    Saya lumayan bagus prestasi akademiknya,slalu mendapat juara,namun ini justru hal yg ga bgitu baik bagi saya karena saya tdk tahu jurusan yg c0cok/jurusan yg saya sukai,karena hampir rata2 pelajaran saya kuasai. .

    Lalu saya mulai tertarik dgn TI,apakah cocok dgn saya. .
    Saya suka ekon0mi(tp ga mau ambl akutansi)plajaran eksak dan sosial. .

    Lalu sy ingin bertanya,d daerah saya ad pertambangan minyak. .dan ad perusahaan asing yg mengelola dsana, .rata2 penghidupan org yg bekerja d sana jga baik,dan perusahaan itu jga sering memberi beasiswa kpd siswa daerah saya agar kuliah d jurusan teknik spt teknik kimia. .
    Sy ingin bekerja d sana. .apakah mungkin seorang sarjana TI bekerja d industri pengeboran minyak?

    • Kebingungan anda mirip dengan kebingungan saya ketika SMA, itulah kenapa saya memilih Teknik Industri.

      Perusahaan Minyak, yang merupakan perusahaan sumber daya alam, pun membutuhkan efisiensi dan efektivitas, walaupun mereka mungkin tidak begitu mengenal Teknik Industri untuk di lapangan (pengeboran). Bidang dimana biasa anak TI diterjunkan adalah supply chain (distribution and logistics), information technology, operational excellence project atau cost control. Banyak lulusan kita yang bekerja di perusahaan SDA ini seperti di freeport, conoco phillips, bp dsb. Kalau pada pengeboran minyak, saya pernah tahu ada lulusan kita yang bekerja di schlumberger, yang menjadi kontraktor di perusahaan minyak di Indonesia.

  84. aulia berkata:

    Pak, kalau mau masuk TI harus pinter fisika nggak?? Bisa dilatih dg belajar tekun? (tidak harus anak yg cerdas)

    • Karena teknik industri adalah bagian dari ilmu teknik maka pengetahuan akan fisika tetap dibutuhkan, dan biasanya dalam perkuliahan di bidang teknik, mata kuliah dasar teknik mencakup fisika dan matematika. Coba deh baca artikel lain di blogku ini soal kuliah-kuliah tahun pertama di teknik industri

      Apakah bisa dilatih dengan belajar tekun, ya pasti, segala hal yang dipelajari dengan tekun, pasti akan bisa kamu kuasai.

      • aulia berkata:

        Trimakasih atas jawabannya.. Mau tanya lagi yaa..
        Sebenarnya tahun ini saya belum kuliah, tahun depan mau ikut SIMAK UI. Tp ya itu, msh bimbang pilih jurusan. Saya dr ipa, sepertinya agak minat dengan TI. Tapiii masalahnya adalah kemarin pas psikotes di SMA, hasilnya adalah saya tidak cocok di teknik. Katanya Kemampuan Teknik dan Mekanik cuma sedang (skor 99). Guru BK saya jg bilang gitu, “Km jgn coba2 masuk teknik.”
        Nah, menurut Bapak sendiri bgmn??
        Maaf ya pak malah konsul disini, habis saya bingung mau tanya dimana lagi.

      • Teknik Industri memang tetap merupakan bidang ilmu teknik, jadi unsur matematika, fisika dan mekanika dan ilmu pasti lainnya sebagai dasar masih tetap kuat, sehingga diajarkan pada tahun pertama sebagai dasar keteknikan. Tahun pertama secara relatif anak TI (di UI misalnya) jarang ketemu ama dosen TI sendiri, karena kebanyakan dasar ilmu teknik diajarkan oleh Dosen dari MIPA.

        Tetapi memang dasar keteknikan untuk TI berbeda dibandingkan untuk Teknik lainnya. Dalam dasar keteknikan kita tidak seluas bidang ilmu teknik lain, walaupun tetap cukup berat. Saya tidak familiar dengan skor 99 yang kamu maksud, menurut saya sih, kalau kamu memang ingin maka harusnya menjadi dasar motivasi kamu untuk belajar lebih keras yaa.

      • Saya tidak memiliki pengalaman selain proses penerimaan di UI. Setahu saya tes masuk ke teknik industri yaa sama dengan teknik lainnya. Pasti ada unsur kuantitatifnya atau eksakta: math, physics, dan kimia.

  85. pak, saya mau nanya ?
    menurut bapak teknik industri itu apa ?
    kenapa bapak memilih tek . industri sebagai jalan hidup apa ?
    apa kelebihan tek . indusrti dibanding bidang lain ?
    makasih

    • Ini pertanyaan yang “dalam”, tapi terima kasih atas pertanyaannya, karena membuat saya merenungkan kembali seluruh pilihan hidup yang pernah saya lakukan, dan tetap bisa bersyukur dengan penuh atas petunjuk-Nya.

      Menurut saya pribadi Teknik Industri adalah bidang ilmu teknik yang telah dapat membuka mata saya bahwa saya bisa menjadi generalis ditengah kekuatan untuk menjadi spesialis di bidang ilmu ini, karena menjadi spesialis itu lebih mudah dibanding menjadi generalis. Sebagai generalis anda harus terus menerus belajar, dan melatih kemampuan untuk “merangkai” solusi dari permasalahan yang kita hadapi.

      15 tahun yang lalu saya memilih teknik industri di universitas terkemuka di negeri ini, tetapi saya tidak memilih teknik industri di institut, walaupun kata orang itu yang terbaik, karena menurut saya, teknik industri menjadi lebih kaya dalam lingkungan yang multidisiplinnya lebih beragam. 15 tahun yang harus saya syukuri, karena saya tetap mencintai bidang ilmu ini hingga saat ini. Dari seluruh pengalaman saya, saya sendiri yang terus belajar untuk menerapkan ilmu teknik industri ke bidang-bidang yang saya tidak pernah pikirkan bisa diaplikasikan: teknologi informasi, kebijakan publik, sistem kesehatan, sistem penanggulangan bencana dan sekarang, manajemen pengetahuan dan sistem transportasi.

      Terima kasih atas pertanyaannya.

  86. pak saya mahasiswa teknik industri semester 3,yang ingin saya tanya adalah bidang mana yangsebaiknya saya fokuskan dalam perkuliahan yang kira kira mengarah ke sektor yang masi berkembang di industri saaat ini.?
    Mengingat luasnya ruang lingkup pembelajaran TI .
    Saya sempat berpikir kalo saya menekuni bidang mesinnya tentu tidak akan sedalam orang2 yang memang berasal dari jurusan tersebut,begitu jg degan listrik dan elektro.
    Satu2 nya bidang yg saya kira berpeluang adalah menekuni ilmu ergonomi.
    Bagaiman menurut bapak??

    • Bagaimana jika anda berfokus untuk menjadikan diri anda lebih “seksi” dibandingkan seluruh temen seangkatan anda? Daripada harus memilih bidang yang akan ditekuni. Ikuti lomba-lomba yang ada di teknik industri, ikut organisasi kemahasiswaan atau profesional lainnya, dsb. Pelajar bahasa asing ke-2 seperti jepang, mandarin atau perancis. Pokoknya yang membuat “CV” kamu berbeda dengan teman kamu.

      Ergonomi adalah bidang dasar teknik industri, yang menjadikan teknik industri memiliki ciri khasnya dibandingkan bidang ilmu teknik lainnya, yaitu faktor manusia. Manusia menambahkan kompleksitas dalam mencari solusi permasalahan di teknik industri. Jadi bidang itu tetap bisa anda fokuskan, hanya saja anda harus mencoba membuatnya relevan dengan kondisi saat ini. Mahasiswa bimbingan saya yang sekarang bekerja di Singapura langsung setelah lulus, melakukan penelitian skripsi tentang penggunaan eye tracing untuk mengetahui ciri-ciri kemasan yang menarik perhatian pembeli dalam rak supermarket. Penelitian ini sangat menarik perhatian salah satu perusahaan consumer goods sehingga menerimanya, tidak hanya untuk bekerja di indonesia tetapi untuk kawasan asia tenggara.

      Anda juga bisa bereksperimen terhadap bidang-bidang “baru” dimana teknik industri bisa berperan seperti Operational Risk Management, Sustainable Supply Chain, LEan and Green Manufacturing, Sustainable Operational Excellence dan lain sebagainya.

  87. tavi berkata:

    saya mahasiswi jurusan teknik produksi, sebentar lagi mau lulus.
    tapi saya masih bingung ttg target pekerjaan saya nantinya.
    saya mau tnya jenis pkerjaan yg cocok dg bidang kuliah saya apa saja? karena saya tidak banyak pny kenalan yg berhub. dengan jurusan itu.
    trima kasih

  88. re berkata:

    permisi, saya anak ti. tapi masih bingung apa yang menjadi konsentrasinya. ad manajemen, manufaktur , dan sistem informasi. dari ketiganya yang paling banyak diminati atau dibutuhkan oleh perusahaan dalam bidang apa ya pak, trimakasih

    • Terus terang saya tidak memiliki data statistik terakhir untuk bisa menjawab pertanyaan anda ini, karena perekonomian Indonesia masih baik tetapi secara ekspor masih tertekan (wah kok jadi bahasa ekonom gini yaa). Jadi saya lebih kearah kekuatan dari masing-masing konsentrasi. Manufaktur merupakan “kekuatan alami” dari anak TI, jadi kamu secara relatif adalah “pemenang” dalam bidang ini, tetapi karena permintaan ekspor masih belum pulih, sebagai sebuah kelompok industri kelihatannya prospeknya masih “tertekan” pula untuk melakukan ekspansi SDM, terutama jika anda berencana lulus dalam 1 tahun kedepan.

      Manajemen merupakan bidang umum yang membuat kompetisi semakin ketat, karena anda akan berkompetisi dengan bidang ilmu lain (ekonomi dan fisip). Sistem Informasi juga memiliki kompetisi yang cukup ketat dengan bidang lain, dan sebenarnya di Indonesia sektor Jasa yang mendrive perkembangan sistem informasi. Itulah kenapa bidang ini tumbuh pada kota-kota besar, yang industri jasanya telah berkembang. Saya tidak tahu anda berada dimana.

      Apa maknanya? Kompetisi akan selalu ada, tinggal tergantung pada diri anda. Apa “beda” yang lebih baik dari diri anda dibandingkan yang lain, bukan hanya di angkatan anda, atau di kampus anda, tapi secara kota atau nasional. Sebenarnya pekerjaan akan selalu ada, tetapi yang diminta akan selalu yang paling baik dan yang lebih baik. Warnailah CV anda dengan prestasi, ikutlah kompetisi di kampus, maka anda akan beda dan kesempatan anda akan semakin baik.

  89. Kamaludin berkata:

    Saya mahasiswa TI d sebuah pts di jakarta, saya mau nanya pak .
    Apakah sebuah univ itu menentukn qta bkerja ke dpan ny ?
    Dan apakah PTN lebih baik dr PTS ?
    Saya sendiri sgd menyesal telah msuk ke PTS .
    Terima kasih .

    • Adalah logis bahwa reputasi universitas menentukan kesempatan bekerja ke depan. Jika anda seorang HR Personnel di sebuah perusahaan, anda harus memilih anggota baru perusahaan, jika anda memiliki 2 kandidat yang relatif sama untuk segala hal, maka salah satu yang akan anda pertimbangkan adalah reputasi universitasnya.

      Tetapi saya juga kenal teman-teman saya yang tidak berasal dari universitas yang paling top tetapi mereka juga sukses. Apa artinya? tergantung dari anda. Jika anda memiliki prestasi pribadi yang cukup dan tidak terkukung oleh universitas anda, maka anda bisa tetap unggul dibandingkan dengan yang lain.
      Sebagai mahasiswa, manfaatkanlah kesempatan, dan peluang itu selalu terbuka bagi anda

  90. Nadya berkata:

    bapak, saya kelas 3 sma dan sangat bingung memilih antara jurusan akuntansi atau teknik industri. kalau dilihat dari margin-nya, cakupan mana yang lebih luas? prospek mana yang lebih besar? terima kasih ya pak

    • Akuntasi memang dibutuhkan hampir di semua organisasi, karena tidak ada organisasi/perusahaan yang tidak mengelola uang. Teknik Industri tentunya tidak dibutuhkan di semua organisasi. Tetapi karena akuntansi dibutuhkan hampir disemua organisasi, sehingga sudah banyak sekali pendidikan tinggi yang memiliki program akuntansi sehingga saya bayangkan kompetisi akuntansi juga sangat tinggi karena supplynya juga tinggi.

      Tulisan bidang kerja ini untuk memberikan gambaran tentang bagaimana kontribusi teknik industri didalam dunia kerja, yang selama organisasi membutuhkan peningkatan efisiensi dan efektivitas baik secara keseluruhan maupuan di bagian tertentu, maka peranan teknik industri pasti ada.
      Prospek itu memiliki berbagai macam faktor yang dapat meningkatkan dan mengurangi prospek, seperti prestasi akademik anda sendiri, prestasi non-akademik anda, interpersonal skill anda, reputasi universitas tempat anda, perubahan kondisi ekonomi yang berakibat adanya perubahan kebutuhan dsb.

  91. sarah berkata:

    permisi pak, saya mau tanya
    saya adalah calon mahasiswa yang ingin memilih kuliah jurusan teknik industri.
    saya ingin tahu, bagaimana prospek kerja dari lulusan teknik industri ?
    trus, profesi yang nantinya bisa saya geluti jika saya menjadi lulusan dari teknik industri?
    terima kasih yaa pak

    • Pertanyaan ini pasti ada hubungannya dengan kelesuan sektor riil yang terimbas oleh krisis ekonomi dunia yang telah terjadi yaa. Jadi semua mahasiswa TI bertanya-tanya tentang hal ini.

      Jawabannya memang benar bahwa bidang manufaktur pasti akan mengalami tekanan akibat krisis ekonomi, sehingga pasti akan sangat menjaga kondisi SDMnya. Tapi jika memang kamu masuk ke TI sekarang, tentunya akan lulus 4 tahun lagi yaa, bukannya bulan depan, jadi masih ada harapan perekonomian membaik.

      TI sesuasi dengan deskripsi saya diatas, secara fleksibel bisa bekerja ke dalam 2 sektor jasa, jadi sebenarnya lebih terbuka luas kesempatannya. Jika TI sesuai minat kamu, maka ketika kamu masuk TI cobalah prediksi sektor mana dari industri yang akan tetap berkembang dalam 4 tahun lagi. Bersiaplah untuk membangun kemampuan mengadopsi sektor itu, dari pilihan tugas kuliah, Kerja praktek maupun skripsi. Sehingga akseptibilitas kamu di industri itu meningkat.

      • sarah berkata:

        terima kasih bapak atas jawabannya.
        kalau producing development manager itu apa yaa pak?
        apakah sama dengan production officer?
        kalau director itu apa pak?

      • Saya tidak pernah mendapatkan jabatan Producing Development Manager, mungkin Production yaa bukan Producing.

        Jika Production Development Manager, maka tugas setelah sebuah desain produk difinalisasi maka sebelum masuk ke bagian produksi (jika dibuat sendiri) maka perlu adanya penterjemahan apa saja yang harus dikerjakan dan urutannya. Bagaimana urutan antara urutan las, forming, cat dsb, termasuk menghitung sumber daya yang dibutuhkan dan terkadang sampai ke prediksi biayanya.

        Jika produk tersebut di outsourcing, maka siapa yang sanggup membuatnya, dievaluasi kemampuan/kapasitas pembuatannya, kualitasnya, kontraknya seperti apa, harga, negosiasi dan aspek-aspek lainnya.

        Nanti kalau kamu belajar SDM di TI, maka kamua akan belajar bahwa yang namanya organisasi itu tidak hanya secara sederhana berdasarkan fungsi saja, tetapi juga tingkat kematangan organisasinya (perusahaan yg baru berdiri memiliki banyak jabatan yang merangkap), jadi bisa saja arti jabatan di suatu organisasi bisa berbeda dengan organisasinya.

  92. arip berkata:

    Artikel yg bagus,
    Bisa menambah wawasan bagi orang2 yg belum tahu.
    Tambahan dari saya. Bekerja dimanapun bisa dilakukan asalkan “mau belajar” dan “tidak jauh2 dari yg dikuasai”.
    Saya sendiri, walaupun lulusan teknik industri, tapi pernah bekerja di bidang marketing, community development, penulis buku bidang politik, penulis buku bidang perbankan, dan sebagainya.
    Sekarang saya malah kuliah postgraduate ambil bidang ekonomi politik.
    Tidak nyambung dengan teknik industri, hahaha
    Jadi, sebagai tambahan, menurut saya yg penting adalah sikap mau belajar dan bekerja keras, dimanapun Anda berada pasti akan sukses!

  93. ikbal berkata:

    permisi pak,saya seorang mahasiswa di jurusan teknik industri.
    tapi yang masih saya pertanyakan adalah apa saja sih yang terpenting di jurusan tersebut??
    lalu prospek kerjanya itu bagaimana??
    terima kasih

    • Menurut saya yang terpenting adalah melatih kemampuan anda untuk menyusun sebuah integrated concept atau integrated solutions. Terkadang kita disibukkan dengan berbagai macam beban perkuliahan yang seolah-olah tidak memiliki hubungan satu dengan yang lainnya, tetapi percayalah bahwa semua itu memiliki keterkaitan, yang kalau diintegrasikan menjadi sebuah solusi yang lengkap akan sangat kuat. Pepatah mengatakan “The world is already interconnected, you only just have to find it”.

      Tentunya bukan berarti semuanya harus dimasukkan, anda harus bisa “meramunya”. Mirip dengan memasak nasi goreng, udang sebagai pelengkap memang enak, tetapi kalau kebanyakan udang, jadinya udang bumbu nasi goreng. Mungkin memang enak, tetapi bukan yang dicari.

      Kemampuan untuk dengan tepat memilih, mengkomposisi bahan makanan, meracik, dan memasak hingga bisa dihidangkan diatas meja, harus anda latih.

    • Anda mungkin mendengar bahwa sektor industri turun akibat krisis global, tetapi sebenarnya sektor energi pun sedang mengalami tekanan karena demandnya juga turun, kenapa turun? karena konsumen energi ya industri.

      Saya lebih suka menjawab pertanyaan ini dengan menanyakan minat anda dan tujuan anda, karena satu hal yang pasti ada di semua bidang pekerjaan, yaitu kompetisi. Anda di dunia perminyakan pun akan menghadapi kompetisi dengan yang temen-temen lainnya.

      Diakui, remunerasi di sektor energi jauh lebih baik dari remunerasi dari sektor lain, apakah itu yang anda cari? Karena ada yang mencari karir, sehingga rela bersusah-susah menjadi PNS pada saat awal, tapi nanti bisa jadi dirjen. Ada yang mencari suasana bekerja yang kondusif dan memiliki kesempatan untuk belajar. dan aspek-aspek lainnya.

  94. Saya takut menjawab pertanyaan seperti ini karena kesannya seperti mempopulerkan minat sendiri. Bahwa seseorang sukses dengan jalannya, bukan berarti orang lain bisa juga sukses dengan jalan yang “sama”. Setiap orang unik dan berbeda.

    Inspirasi jalan sih tentu boleh-boleh saja, itulah kenapa kita dianjurkan membaca biografi orang-orang yang memiliki andil besar dalam kehidupan, bahkan agama pun diajarkan dengan metode ini.

    Jadi saya akan lebih menganjurkan dari sisi kecocokan dengan kecocokan minat anda saja, dan lebih memandang dari keilmuan teknik Industrinya. Teknik Industri menawarkan anda untuk tetap menjadi generalis ketika anda lulus. Spesialisasi tetap ada tetapi dengan bekal yang banyak anda tetap menjadi generalis. Tetapi hal ini terkadang membingunkan buat mahasiswa yang memasuki tahap akhir, jadi saya nanti ngapain pak? Itulah kenapa saya membuat artikel tentang ini disini.

  95. dewi berkata:

    permisi pak
    saya calom mahasiswa
    saya masih bingung dengan jurusan untuk kuliah
    menurut bapak2 sekalian
    lebih baik saya mengambil teknik industri atau teknik elektro

  96. permisi saya mau tanya..
    saya adalah calon mahasiswa..
    saya masih bingung dengan jurusan untuk kuliah..
    menurut bapak2 sekalian..
    lebih baik saya mengambil teknik industri atau sistem informasi???

    • aby reska berkata:

      malam pa’, saya ingin menanyakan tentang teknik industri, dan setelah lulus itu pekrjaan apa saja yang mungkin di terima sejurusan dengan fakultas TI??
      apakah lulusan TI dapat bekerja di Pemerintahan??
      dan kalo memang di PT, PT apa saja yang dapat menerima bidang TI dengan umur di atas 25 tahun??? terima kasih pa’……

      • Pertanyaannya sangat spesifik ke arah umur yaa, jadi jujur saya tidak tahu soal ini. Tentang pemerintahan yang saya tahu TI paling tidak masuk ke bidan pengembangan industri atau perdagangan, ada pula di sektor keuangan secara riil.

  97. sandi berkata:

    artikel2nya keren bgt…
    bagus…
    mudah difahami,…
    apakah sy bisa berinteraksi langsung dengan mas? mendiskusikan tentang teknik industri.
    sy skrg kerja sbg engineer di Noritake Indonesia, dan sangat membutuhkan berbagai referensi dalam kerja saya, jadi mhn bantuannya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s