Tahukah anda, bahwa anda memiliki sebuah kuasa untuk melakukan perubahan terhadap perilaku para politikus atau selebritas kita. Setiap hari saya melihat ada seorang pejabat publik yang sengaja memiliki komentar harian yang bombastis, populis dan nyeleneh, supaya dia bisa masuk berita on-line. Bayangkan: SETIAP HARI!

Tetapi media on-line tidak bisa disalahkan karena mereka menimbang berita dari jumlah popularitas berita tersebut dari jumlah kliknya. Semakin diklik suatu berita maka diasumsikan berita yang sama akan dicari pada saat berikutnya, akibatnya semakin sering berita tersebut ditampilkan. Semakin sering berita tersebut ditampilkan akan menarik perhatian lainnya sehingga semakin di klik oleh orang lain.

Lebih seru lagi jika berita ini dimasukkan dalam status media sosial kita, dari facebook, path atau twitter. Facebook bahkan akan menganalisa bahwa anda “menyukai” nara sumber berita tersebut, sehingga berita dari situs lain akan dicarikan untuk ditampilkan oleh Facebook.

Siklus menguatkan inilah yang menurut saya tidak sehat, dan saya pernah menulis beberapa artikel tentang hal ini:

Jadi saya menyarankan anda untuk tidak mengklik berita populis apalagi bombastis. Sebuah judul artikel memang dibuat sedemikian rupa untuk menarik perhatian anda untuk membacanya. Namun anda pasti sering merasa “ditipu” oleh artikel seperti itu. Hal ini juga sama dengan komentar pejabat yang mencari popularitas on-line, mereka terkadang berkomentar apa saja supaya menarik perhatian media on-line. Bahkan terkadang kucing pun ikut dibahas (karena video tentang kucing lucu itu pernah merajai tangga hits youtube).

Saya masih ingat nasehan orang tua saya tercinta, “tidak banyak bicara, tapi banyak bekerja”.

Namun bagi mahasiswa Teknik, saya biasanya memberitahu mereka “banyak bekerja, dan banyak bicara”, karena anda memang harus “menjual” ide kamu.

Namun yang menyedihkan adalah ketika “banyak bicara, namun tidak banyak bekerja”.

Jadi marilah berhenti klik berita populis, dorong media on-line untuk menyeleksi berita sehingga lebih berkualitas.