Berikut ini beberapa tips ketika melakukan presentasi, yang bisa anda gunakan untuk menyiapkan diri sebelumnya

  • Hati-hati dengan laser pointer. Jika anda tegang, maka laser pointer akan bergetar ketika anda gunakan dan itu mengganggu. Laser pointer juga berbahaya jika kena mata langsung, bisa mengakibatkan merusak retina mata. Jadi pastikan anda tidak mengarahkan laser pointer sembarangan, apalagi ke arah audiens.
  • Perhatikan jangkauan wireless presenter mouse, terutama jika antara komputer dan proyeksi slide agak jauh atau ruangan yang cukup luas. Supaya anda tidak panik mengclick-click mouse anda.
  • Jaga motivasi dan kondisi, urutan sidang dan lamanya suka sulit ditebak, jangan kehabisan stamina ketika harus menunggu terlalu, namun juga jangan kaget kalau ternyata harus maju lebih awal. Saran saya selalu adalah tidurlah yang nyenyak malam sebelum sidang. Karena lebih baik bisa menjawab dengan segar walaupun salah, daripada menjawab benar tapi karena kecapean jadi terdengar salah. Minum vitamin dengan rutin mulai dari beberapa hari sebelumnya.
  • Milikilah postur standard. Paling tidak anda memiliki standard posture dengan tangan digenggam rileks disamping dengan badan tegak (gunakan tips menempelkan punggung didinding untuk menegakkan badan supaya tidak terlihat tunduk/bungkuk), terutama jika menggenggam tangan didepan terlalu kaku buat anda.
  • Semakin sedikit waktu bukan semakin cepat presentasinya. Ada presenter ingin membuat saya “Lari”, dengan secara cepat memindah-mindah slide karena bahan dia sangat banyak. Saring Slide anda, buat sebuah cerita baru (new storyline), biarkan audience membaca materi slide. Anda tinggal memberikan kesimpulan atau menegaskan (highlight) yang penting dari setiap slide penting anda.
  • Perhatikan asrot, jika menggunakan asrot. Menjadi asisten sorot (Asrot) adalah pekerjaan penting. Tahu Asrot? Orang yang bagian click-click komputer supaya slidenya maju. Anda harus tahu karakter dari presenter, jangan sampai maju terlalu cepat sebelum
    presenter selesai menjelaskan, karena si presenter pasti akan seperti dipaksa lari oleh anda. Paling aman janjian, kode untuk melakukan penggantian slide (seperti “next”, “selanjutnya”/”berikutnya”, kode gerakan tangan, dsb). Itulah kenapa saya, jika akan ada asrot, menghilangkan animasi dalam slide yang harus diclick (misalnya satu persatu setiap baris ditampilkan) karena membingungkan asrot dan “next”-“next”-“next”-“next”-“next”-“next” dalam satu slide, itu menyebalkan untuk didengar.
  • The way you sell your work is more important than just your work. Pastikan anda menceritakan dampak positif dari skripsi, misalnya anda bisa menggunakan kerangka QCDSM untuk menggambarkan dampak. Jangan biarkan penguji memiliki hanya 1 interpretasi dari dampak yang anda ingin lakukan.
  • Walaupun anda memang sebaiknya menghafalkan presentasinya plaing tidak 5 menit pertama, jadilah aktor yang baik, sehingga jangan terlihat seperti sedang menghafalkan. Dari mana saya tahu anda sedang melafalkan hafalan dan bukan presentasi? Dari tatapan mata anda, jika anda ketika presentasi menatap ke atas dengan pandangan kosong, maka anda sedang membaca puisi bukan presentasi.
  • Pandangi selalu ke arah penguji, ingat ARAH bukan pengujinya. Jangan melihat proyeksi slide, karena toh penguji juga melihat proyeksi slide yang sama, kita mau melihat apakah ada yakin (confident) dengan apa yang akan ceritakan.