Titik ungkit atau leverage, merupakan salah satu kata yang penting dalam berpikir sistem. Konsep untuk mencari leverage atau titik ungkit dapat dikatakan merupakan ciri khas dalam berpikir sistem yang membedakannya dalam analisa biasa.

Jika kita ingin memindahkan sebuah batu besar dan berat, maka cara yang paling baik mencari papan panjang atau besi panjang, kemudian mencari pijakan titik ungkit (dengan batu kecil atau kayu balok), sehingga kita bisa memanfaatkan perbedaan panjang lengan gaya untuk bisa mengungkit batu tersebut. Titik ungkit bisa kita geser-geser untuk mencari gaya terkecil yang perlu kita berikan tanpa mematahkan papan atau besi yang kita gunakan.

Logika yang sama juga digunakan dalam berpikir sistem, dengan pemahaman secara sistemik terhadap sistem yang ada, yang berarti mengidentifikasikan hubungan-hubungan antara variabel, kita bisa menvari variabel yang dapat memberikan kita hasil ungkit yang signifikan dengan usaha yang tidak besar.

Dalam  Thinking in Systems, karya terakhir dari almarhum Donella Meadows, ditulis ada 12 titik umum yang bisa kita cari dalam sistem yang merupakan kandidat dari titik ungkit, saya akan sajikan 3 diantaranya

1.  Aliran Informasi (Flow of Information), ada 2 bagian utama disini, aliran dan informasinya. Aliran berarti dari mana dan kepada siapa. Dalam ilmu manajemen perubahan, komunikasi salah satu faktor terpenting dalam melakukan perubahan. Komunikasi adalah aliran informasi. Ada pepatah yang mengatakan, supaya menjamin komunikasi yang efektif, maka sebuah pesan-penting perlu diberikan dengan 7 cara dengan 7 media yang berbeda.

2. Regulasi (Rules), yang harus dipandang secara luas, bisa berupa SOP, insentif, hukuman, batasan dsb. Regulasi secara natural pasti akan menjadi leverage karena biasanya diperhatikan oleh semua orang. Di kelas saya menceritakan kenapa seorang PNS sudah pasti tidak akan melayani masyarakat, karena dalam desain evaluasi kinerja seorang PNS, tidak ada unsur pelayanan masyarakat, dan karena penilaian dari atasan langsung, maka antara pelayanan masyarakat (yang nggak ada nilainya) sama melayani atasan (yang akan menilai kita), manakah yang akan menang?

3. Mastery of the paradigm, kemampuan untuk mengontrol/mempengaruhi cara pandang. Ini dianggap leverage yang paling tinggi dalam versi Donella Meadows, karena dianggap mampu mengatasi batasan dimensi waktu, tempat maupun struktur sistem. Kisah lucu masalah pengontrolan paradigma adalah cerita humor tentang tour neraka dan surga: ketika seorang pria koruptor tp baik hati meninggal masuk neraka, dia diberi kesempatan untuk memilih hukuman, salah satu yang dia lihat adalah seorang pria yang sangat buruk rupa tapi ditemani oleh seorang foto model wanita yang cantik jelita. Dia mengatakan memilih untuk mendapatkan hukuman yang sama tapi kemudian dijawab: yang dihukum bukan prianya, tapi wanitanya.

Pelatihan-pelatihan yang diberi nama “pengembangan pribadi”, biasanya  mencoba mengenalkan kita kepada cara pandang positif terhadap kehidupan dengan merefleksikan apa yang telah kita lakukan. Mastery of paradigm, berarti apakah anda mampu mengubah cara pandang anda DAN cara pandang kolektif terhadap sistem kita, karena perubahan cara pandang bisa mengubah struktur, tujuan, parameter dari sistem. Dapat dikatakan bahwa cara pandang adalah langkah pertama.