Tahun kedua perkuliahan anda akan mulai memiliki berbagai mata kuliah dasar Teknik Industri dengan tetap memiliki bagian dasar keteknikan. Saya tidak akan membahas semua mata kuliah karena beberapa telah kita bahas dalam tulisan tentang kuliah pada tahun pertama. Saya juga mulai akan mengklasifikasikan perkuliahan kedalam sub-sistem sub-sistem yang akan anda kelola nantinya sebagai perekayasa industri. Pembagian kelompok sub-sistem ini merupakan pembagian dalam rangka memudahkan penjelasan, tetapi bukan berarti anggota kelompok sub-sistem ini tidak terlibat atau menjadi anggota dari sub-sistem lainnya. Anda boleh pula bebas mengelompokkan kuliah-kuliah selama membantu anda memahami korelasinya.

Aspek Keuangan (Akuntansi & Biaya, Ekonomi Teknik)

Kemampuan finansial anda sebagai Perekayasa Industri merupakan modal anda dalam mengambil keputusan yang berbeda dengan perekayasa lain. Pak Poerwoto, salah seorang sesepuh Teknik Industri UI, menceritakan pengalamannya yang membuat kuliah ini penting. Si bapak harus mengambil keputusan ketika sebuah pompa penting di rig minyak lepas pantai breakdown, apakah harus memanggil supliernya untuk mereparasi atau mengganti pompanya dengan yang baru? Jika memanggil suplier maka dibutuhkan waktu hari 3 kali lebih lama, karena harus diantar dg helikopter, dianalisa, minta sparepart, dikirim dg helikopter, dipasang dan ujicoba, hingga akhirnya beroperasi. Sedangkan setiap hari berhenti beroperasi, maka perusahaan rugi ratusan ribu dollar, Jadi bagaimana?

Cost & Accounting adalah salah satu basis kemampuan finansial anda dalam mengambil keputusan sebagai Perekayasa Industri. Perusahaan didirikan untuk menghasilkan keuntungan, berarti seluruh upaya perusahaan perlu dihitung untuk mengetahui apakah memberikan keuntungan bagi perusahaan (istilah yang sering digunakan adalah the bottom line). Cost menjadi penting karena seluruh pergerakan perusahaan membutuhkan biaya, termasuk yang pergerakan untuk menghasilkan keuntungan.

Akuntasi berasal dari accounting, berarti account yang berasal dari count (menghitung). Jika sudah dihitung maka tentu perlu diletakkan ditempatnya = account. Jika semua sudah diletakkan pada tempatnya maka kita bisa melakukan analisa = accounting. Yang menarik dari akuntansi adalah kita bisa menghitung non-tangible things dan future transaction.

Ekonomi Teknik akan memberikan anda gambaran bagaimana mengevaluasi kelayakan sebuah aktivitas atau proyek dengan mempertimbangkan aspek “umur” dari uang (time value of money). Aspek “umur” ini penting di negara kita yang memiliki angka inflasi yang besar. Anda akan mengetahui kenapa kalau anda kredit barang dengan bunga 0% pasti memiliki harga yang lebih tinggi dari pada anda membayar barang tersebut dengan “kas keras” (hard cash). Pengetahuan ini akan membuat anda bisa menjawab dan mengambil keputusan dengan lebih baik pada kasus diatas.

Aspek Produksi (Mekanika Teknik, Proses Produksi, Elemen Mesin, Fasilitas Industri, Fasilitas Pabrik)

Kuliah-kuliah dalam sub-sistem ini akan membantu anda untuk mengelola sebuah sistem produksi. Untuk dapat mentransformasikan sebuah bahan baku menjadi sebuah bahan jadi maka anda harus mengetahui 2 hal:  karakteristik bahan baku dan karakteristik pengubah bahan baku tersebut. karakteristik bahan baku mencakup pengetahuan akan bahan, perlakukan yang mungkin diberikan terhadap bahan tersebut (anda tidak mungkin me”las” sebuah kayu, karena akan terbakar), termasuk kekuatan dan respons dari bahan baku tersebut dalam suatu perlakuan. Yang terakhir anda akan pelajari dalam mekanika teknik. Kalau diberikan tekanan atau tarikan pada titik tertentu bagaimana?

Ketika anda duduk dalam sebuah kursi sebagai produk yang akan anda rancang, maka pelanggan anda akan duduk memberikan sebuah tekanan kepada kursi. Kalau kursi tersebut hanya punya 1 kaki, maka akan tidak stabil; kenapa tidak stabil? bisa nggak cuma 2? kalau 3? dsb. Kalau yang duduk beratnya 150kg kuat nggak? dsb

Proses produksi akan memberikan gambaran bagi anda tentang proses apa saja yang tersedia dan bisa untuk melakukan transformasi tersebut. Untuk sebuah kursi besi lipat yang sering disewakan oleh penyedia jasa sewa tenda, maka ada unsur kayu, kain, busa dan besi. Besi berawal dari sebuah batang panjang, yang harus anda transformasikan ke dalam kerangka kursi. Pake alat apa? Efisien nggak? dsb Kayunya dipotong dengan apa? busanya gimana? dst.

Elemen mesin mulai menggeserkan pemahaman anda terhadap mesin-mesin yang akan membantu anda dalam proses produksi. Elemen mesin menjadi dasar pemahaman anda dalam melakukan proses pemeliharaan. Pabrik anda khan bisa berhenti kalau mesinnya rusak, sehingga mesin harus dipelihara supaya tidak rusak pada waktu yang anda tidak rencanakan. Melalui elemen mesin, anda akan memahami elemen-elemen yang membentuk sebuah mesin sehingga dapat membantu anda berproduksi.

Fasilitas Industri dan fasilitas pabrik mengembangkan keseluruhan kuliah lainnya, dengan skala yang lebih besar. Perekayasa industri akan merancang dan mengoptimalkan fasilitas pabrik maupun industri secara keseluruhan. Untuk dapat melakukan hal ini, tentunya dibutuhkan pengetahuan tentang komponen-komponen yang ada dalam sebuah fasilitas pabrik maupun industri, bagaimana mereka bekerja dan berinteraksi, apa saja versi atau jenis komponen yang bisa digunakan, dan lain sebagainya.

Optimalisasi Efektivitas Sistem (Programa Linier+Penelitian Operasional)

Jika kita kembali ketugas utama seorang Perekayasa Industri yaitu mendapatkan efisiensi dan efektivitas terbaik dari sistem yang dirancangnya, maka 2 mata ajaran ini dianggap sebagai core competency dari Teknik Industri. Kondisi optimal adalah kondisi yang dianggap memiliki keseimbangan antara positif dan negatif terbaik (misalnya pendapatan dan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pendapatan tersebut). Perhitungan ini membutuhkan sebuah model matematis yang akan mempertimbangkan komponen tujuan sebagai sebuah hasil dari persamaan. Persamaan ini akan memiliki variabel-variabel yang nilainya akan terbatas, yang disesuaikan dengan terjemahan batasan pada dunia nyata.

Peningkatan Efisiensi Sistem – Continuous Improvement (Statistik Industri, Sistem Penjaminan & Pengendalian Kualitas)

Karena kita sudah membahas tentang pentingnya statistik pada tulisan pertama. Maka statistik industri akan membahas implementasi statistik pada dunia industri. Statistik Industri memberikan metode-metode statistik lanjutan untuk membantu anda dalam mengolah data menjadi informasi. Hal ini mencakup perancangan eksperimen dan analisa multivariat. Eksperimen perlu dirancang karena seringkali eksperimen itu membutuhkan biaya yang sangat besar untuk dilakukan. Eksperimen uji tabrakan kendaraan mobil misalnya, membutuhkan mobil yang sebenarnya untuk benar2 mendapatkan sebuah hasil yang akurat. Tanpa perancangan eksperimen maka jumlah mobil yang dibutuhkan menjadi lebih banyak dan berarti biaya yang dikeluarkan juga semakin besar. Statistik industri memberikan jalan keluar tentang bagaimana mendapatkan informasi dari data yang terbatas semacam ini.

Peranan penting lain statistik adalah pada manajemen kualitas. Didalam manajemen kualitas, sangat penting bagi kita untuk berbicara berdasarkan fakta. Fakta adalah data, pengolahan fakta adalah pengolahan data, dan pengolahan data adalah statistik. Manajemen kualitas bertumpu pada 3 pilar utama yaitu customer focus, continuous improvement, dan total participation, yang ketiganya membutuhkan data fakta untuk dapat dilakukan dengan obyektif dan baik. Kualitas suatu produk akan lebih mudah dijamin dari kualitas prosesnya, artinya jika kita yakin prosesnya baik dan sesuai standard maka produknya pun akan sesuai standard. Proses adalah efisiensi, peningkatkan kualitas proses adalah peningkatan efisiensi.

Aspek Manusia (Perancangan Kerja, Metoda & Standar Kerja, Psikologi Industri, Perancangan Organisasi)

Aspek manusia menjadi pembeda utama perekayasan industri dibandingkan perekayasa lainnya. Kita menjadikan manusia sebagai obyek sekaligus subyek yang harus ditingkatkan kinerjanya. Maksudnya sebagai suvyek? Kita tahu bahwa manusia bukan mesin, yang memiliki limitasi lebih dalam melakukan pekerjaannya. Untuk itu manusia perlu dibekali oleh alat (anda akan mendesain alat) dan  mesin untuk meningkatkan produkitivitasnya. Manusia juga perlu diperhatikan keselamatannya, karena manusia yang berproduktivitas tinggi memiliki nilai investasi yang tinggi, sehingga kalau terjadi kecelakaan kerja, maka kita akan kehilangan produktivitas tersebut. Pilot pesawat terbang militer memiliki instruksi untuk mengorbankan pesawatnya jika terjadi kerusakan, karena investasi untuk mendapatkan pilot dengan pengalaman terbang tertentu lebih mahal dari harga pesawat terbangnya.

Manusia juga perlu untuk berinteraksi dengan manusia lainnya, sehingga Perekayasa Industri harus memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan manusia dan menyusun organisasi sehingga setiap orang memiliki deskripsi kerja, pengukuran kinerja yang mendapatkan produktivitas tertinggi.