Kenapa ada 7 Tools of Quality & 7 New Tools of Quality?

7 Tools of Quality dan 7 New Tools of Quality merupakan kumpulan alat-alat yang dipakai dalam manajemen kualitas yang biasanya digunakan bagi yang menerapkan metodologi 7 Steps of Quality Improvement (jadi 7-7-7), seperti jenis pesawat penumpang merk Boeing. Di Indonesia, dikenal istilah TULTA (Tujuh Langkah Tujuh Alat)

Sebenarnya pengelompokan ini beraneka ragam, untuk metodologi Six Sigma, pengelompokan alat dikenal 2 kelompok, basic statistical tools dan advanced statistical tools. Dalam kelompok-kelompok tersebut juga terdapat 7 tools of quality dan 7 new tools of quality, hanya terkadang diberi nama berbeda. Dalam buku Quality Toolbox yang dikeluarkan oleh ASQ, diidentifikasi lebih dari 100 tools yang bisa digunakan untuk melakukan peningkatan kualitas.

Konsep alat (tools) adalah membantu langkah-langkah penerapan metodologi, jadi ketika anda sedang melakukan urutan langkat tertentu, apa yang anda butuhkan dapat disediakan dari hasil sebuah alat atau kombinasi beberapa alat.

Bayangkan anda ingin membuat sebuah lemari kayu langsung dari pohon didekat rumah anda. Anda tentunya merencanakan terlebih dahulu langkah-langkah yang harus dilakukan. Misalnya kita sederhanakan menjadi 3 langkah utama (1) desain lemari kayu (2) mendapatkan bahan dan material setengah jadi (3) merakit lemari kayu. Langkah (1) desain lemari kayu, tentunya anda perlu tahu untuk apa lemari tersebut, sehingga anda bisa saja menggunakan check-sheet, questionnaire, focus group discussion untuk mendapatkan dasar desain lemari kayu tersebut. Anda juga akan butuh meteran, pensil, dsb untuk membuat gambarnya. Langkah (2) anda membutuhkan tali, gergaji, kapak, dsb untuk mendapatkan kayu papan dan bentuk kayu lainnya untuk membuat lemari. Langkah (3) anda butuh palu, kuas dsb untuk menyelesaikan lemari kayu tersebut.

Dengan ilustrasi diatas, dapat kita simpulkan bahwa:

  • Alat-alat dapat berdiri sendiri atau akan lebih powerful ketika digabungkan
  • Perlu pemilihan alat yang tepat untuk sebuah kebutuhan langkah yang memang dapat membantu kita. Kapak dan Gergaji memiliki fungsi utama yang mirip yaitu memotong, tetapi mana yang lebih efisien dan efektif?

Illustrasi ini juga mirip dengan aplikasi 7 tools dan 7 new tools dalam metodologi 7 langkah, dimana setiap langkah membutuhkan analisa-analisa yang bisa dibantu oleh tools-tools ini. Perbedaan keduanya adalah jika 7 tools lebih ke eksplorasi kuantitatif (statistik) sedangkan 7 new tools lebih ke eksplorasi kualitatif

Eksplorasi Kuantitatif oleh 7 tools mencakup: 1.Check Sheet*, 2.Histogram, 3.Grafik, 4.Scatter Diagram, 5.Pareto Diagram, 6.Fish Bone Diagram*, 7.Control Chart

Ekslorasi Kualitatif oleh 7 Alat Manajemen (7 New Tools): 1.Interrelationship Diagram, 2.Affinity Diagram, 3.Tree Diagram, 4.Matrix Diagram, 5.Matrix Data Analysis*, 6.Arrow Diagram , 7.PDPC (Process Decision Program Chart)

Tanda (*) adalah untuk tools-tools yang “nyeleneh” karena berbalikan misalnya fishbone diagram sebenarnya ke kualitatif dibandingkan kuantitatif.

Illustrasi dibawah untuk melihat bagaimana kedua 7 alat membantu langkah2 dalam 7 langkah

7tools 7newtools

Pengelompokkan 7 alat pertama dapat dikatakan brillian, karena mempermudah proses analisa dengan tetap mengacu kepada prinsip manajemen kualitas yaitu berbicara dengan fakta. 7 tools merupakan koleksi alat-alat statistik yang berbasis matematika, tetapi masih mudah untuk diajarkan, sehingga 7 alat kualitas bisa diimplementasikan ke bidang non-engineering dan diajarkan tanpa harus membutuhkan tingkat pendidikan tinggi.

7tools 7steps

Pengelompokkan 7 alat kedua (7 New Tools) timbul karena adanya kebutuhan untuk memecahkan permasalahan kualitatif pada tingkatan manajemen. Apa permasalahan kualitatif? Misalnya,

  • Ketidaksamaan cara pandang yang berujung kepada perdebatan yang berlebihan, (affinity diagram)
  • Perlunya alat bantu untuk mengelompokkan permasalahan atau solusi, (affinity diagram)
  • bagaimana caranya mengetahui resiko pelaksanaan? (PDPC)
  • bagaimana kita tahu ada pekerjaan yang paralel dan ada pekerjaan yang genting sehingga tidak boleh mundur? (arrow diagram)
  • Apakah permasalahan ini berdiri sendiri atau berhubungan yang lain? kok coba disolusikan selalu berulang kembali timbul masalah yang sama? (interrelationship diagraph dan matrix diagram)

Fungsi utama 7 new tools adalah membentuk permasalahan-permasalahan diatas kedalam sebuah bentuk tertentu, sehingga daripada berbentuk tulisan saja yang mungkin membosankan kalau dibaca, dapat dibentuk menjadi diagram yang mudah untuk dimengerti.

About these ads

19 thoughts on “Kenapa ada 7 Tools of Quality & 7 New Tools of Quality?

    • karena sebenarnya tools 2 ini sudah memiliki sejarah panjang maka referensi selain dari buku kamu bisa dapatkan dari sumber internet atau paper ilmiah yang bisa kamu cari di Google scholar. Memang untuk referensi ilmiah kamu harus berasal dari buku, tapi saya kira semua buku tentang kualitas biasanya mencakup 7 tools.

  1. Chandra berkata:

    Pak Hidayatno… Saya sangat Apresisasi dang senang sekali membaca Tulisan bapak di Blog ini.. Dahsyat.

    Salam
    Chandra

  2. Taufik Amsyah berkata:

    Salam kenal pak,

    Materi-materi tulisannya sangat bagus. Terlebih lagi mengenai TULTA, yang saat ini sedang dalam tahap awal saya pelajari.
    Cukup memberikan gambaran dasar bagi saya dalam pemahaman materi. Kalau berkenan, buku-buku apa yang bisa saya gunakan untuk mempelajari tema TULTA ini ya Pak.

    Terima kasih,

    Salaam

    • Bahasan TULTA memang sudah lama sekali dilakukan sejak tahun 80an, jadi kalau spesifik tentang TULTA mungkin akan sulit bagi anda mendapatkannya. Buku yang saya pakai sendiri merupakan hadiah dari prof dari Sendai, Jepang, yang terjemahan bahasa inggris dari buku serupa dalam bahasa jepang: QC Problem Solving Approach: Solving Workplace Problems the Japanese Way, Katsuya Hosotani, 3A Corporation, Tokyo, 1982.

      Buku pembahasan lainnya yang membahas konsep TULTA adalah Quality and Process Improvement, Mark A. Fryman, Delmar-Thomson Learning, New York, 2002.

      Untuk bahasa Indonesia, setahu saya modul yang dikeluarkan oleh PMMI (Perhimpunan Manajemen Mutu Indonesia) sudah bagus, cuma saya tidak tahu dimana untuk mendapatkannya, saya sendiri pernah membacanya dalam bentuk fotokopian.

  3. Deni Fadli berkata:

    bacaan yang menarik, sangat berguna…pak, kl bpk punya konsep yang lebih detail mengenai tulta terutama alt bantu statistiknya boleh minta kirim ke email sy ga….//

    • Saya sedang berfokus mendalami bidang lain pada saat ini, jadi mohon maaf saya belum bisa membantu anda. Setahu saya ada materi yang digunakan oleh Perhimpunan Manajemen Mutu Indonesia yang berjudul TULTA (Tujuh Langkah Tujuh Alat) yang menurut saya sangat detail. Mengingat pendekatan ini sudah cukup lama beredar, jadi sumber-sumber internet juga sudah cukup baik. Coba juga di website http://www.asq.org (American Society for Quality)

  4. kunto wibisono berkata:

    bacaan yg sangat bagus ! sangart berguna sekali, semoga bisa membantu pekerjaan saya ! thanks pak !

  5. SUSETYO berkata:

    SAYA TERTARIK UNTUK MEMPELAJARI TULTA LEBIH LANJUT, MOHON DAPAT DIKIRIMKAN CONTOH RISALAH PENERAPAN MASALAH DENGAN TULTA KE ALAMAT EMAIL SAYA. TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN BAPAK.

    • Pak. Saya sudah cukup lama tidak terlibat dengan Tulta. untuk six sigma ada beberapa kasus yang dapat diterapkan. Sebagai kompensasinya akan saya kirimkan materi handsout aja ya pak. Mungkin lebih baik via Japri yaa.

  6. andri berkata:

    Dear Pak Hidayatno,
    Senang sekali bisa membaca blog Bapak ini, kalau boleh usul mungkin bisa dilampirkan juga contoh2 problem solving atau proses2 standardisasi dalam blog Bapak ini, untuk mempermudah orang2 yang mau belajar mengenai manajemen kualitas.

    Regards,

    Andri

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s