Tentang Skripsi di Teknik Industri UI

Bagian ini khusus untuk menjawab berbagai macam pertanyaan yang diajukan kepada saya mengenai topik skripsi di Teknik Industri UI. Bahasa kerennya adalah Frequently Asked Questions (FAQ) untuk Skripsi di TIUI

Yang perlu diingat dalam ketika membaca artikel ini bahwa tulisan ini adalah merupakan pendapat pribadi dan bukan merupakan sebuah kebijakan institusi.

Disarankan pula bagi mahasiswa harus tetap mencari tahu dan mempertimbangkan preferensi pribadi dari dosen-dosen penguji anda nantinya baik di fase seminar maupun di fase ujian skripsi sebagai sebuah strategi persiapan pribadi anda. Informasi dapat anda dapatkan dari senior anda yang telah melewatinya atau dengan berdiskusi langsung beberapa waktu sebelum ujian dimulai (ketika menyerahkan buku skripsi untuk diuji misalnya).

Kemudian didalam artikel ini tidak dibahas dan tidak akan dibahas proses administrasi skripsi, karena hal ini tergantung dari kebijakan departemen terkini yang mungkin telah berubah.

Mengenai Topik Skripsi

  • Apakah Topik Skripsi sebaiknya baru/orisinal/innovatif?

Kita berada di lingkungan pendidikan, dosen pun sangat suka, menghargai dan memberikan apresiasi apabila seorang mahasiswa bisa memberikan ilmu yang baru bagi dosennya. Pada dasarnya, secara kapasitas anda pasti lebih dari dosen anda. Inilah inti dari kenapa topik skripsi sebaiknya orisinal/innovatif.

Kata innovatif disini harus mengacu kepada suatu definisi operasional tertentu,

  1. inovasi adalah sesuatu hal yang belum diketahui oleh sebuah komunitas tertentu. komputer adalah inovasi bagi sebuah komunitas di desa terpencil tetapi mungkin menjadi hal yang biasa saja bagi komunikas kota besar
  2. inovasi bukan saja pada topik, tetapi bisa saja dari cara pendekatan yang baru atau metodologi yang baru.

Walaupun demikian ada hal yang juga harus anda perhatikan: karena sesuatu hal adalah baru sehingga secara sumber bacaan tidak akan terlalu banyak, sumber data bisa saja terbatas (karena dianggap data tersebut tidak penting sebelumnya untuk dikumpulkan), anda sendiri mungkin mengalami kesulitan untuk menjelaskannya kepada kita. Ada kasus dimana sesuatu hal yang baru tetapi tidak mudah untuk dijelaskan mendapatkan penilaian yang kurang dari penguji walaupun penguji tersebut menyatakan menghargai inovasi.

  • Adakah topik-topik skripsi yang sebaiknya dihindari?

Pertanyaan ini mengingatkan saya pada kebijakan industri di indonesia yang disebut Daftar Negatif Investasi Asing, yaitu sebuah daftar sektor atau jenis industri yang dinyatakan tertutup untuk investasi asing. Walaupun dalam bentuk yang berbeda, pertanyaan ini bisa disebut sebagai Daftar Negatif Topik Skripsi (DNTS) ;-)

DNTS didefinisikan adalah topik skripsi yang berpotensi tidak akan memiliki nilai maksimal (nilai A).

Penguji juga manusia yang bisa bosan, sehingga tentunya sebuah topik yang berulang-ulang tanpa ada perbaikan yang signifikan biasanya tidak mendapatkan nilai maksimal.

Penguji juga akan melihat apakah topik ini setara dengan tugas mahasiswa, dengan beban dan kompleksitas yang diberikan dalam tugas mahasiswa TIUI saat ini tentunya berakibat kepada tingginya standard skripsi pada saat ini.

  • Apakah jika topik skripsi merupakan sebuah mata kuliah pilihan yang diajarkan, maka kita wajib untuk mengambil mata kuliah tersebut?

Ada beberapa pendapat tentang hal ini, salah satunya adalah cara terbaik untuk melakukan pencarian dasar teori adalah dengan mengikuti perkuliahannya. Salah satu hal terpenting dalam penilaian skripsi adalah pemahaman terhadap teori yang menjadi dasar dari penelitian.

Ada pula staf pengajar yang mempertanyakan kenapa anda mengambil topik skripsi tetapi tidak mengambil mata kuliah yang bersangkutan.

  • Apakah memiliki jurnal terkini yang sesuai dengan topik dan metodologi penelitian kita sangat penting?

Ada beberapa pendapat pula tentang hal ini. Sebenarnya dasar alasan kenapa jurnal menjadi penting karena diasumsikan jurnal lebih terkini (up-to-date) dibandingkan buku pegangan. Walaupun demikian, yang perlu pula dipahami bahwa jurnal tidak untuk menggantikan buku pegangan dari sisi kedalaman, pemikiran maupun kedetailan metodologi. Jadi kedua-duanya (buku dan jurnal) penting dan saling melengkapi.

  • Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih topik skripsi?

Topik Skripsi bisa menjadi bahan “jualan” anda ketika menghadapi wawancara kerja atau membangun usaha baru. Sebagai seorang tenaga pemasaran ada 2 hal yang dapat membantu menjual suatu barang: (1) kualitas dari barang tersebut sehingga dengan sedikit usaha saja membuatnya menjadi laku keras dan (2) kemampuan anda untuk menjual sebuah barang yang biasa menjadi luar biasa tanpa harus berbohong (terlalu banyak).

Faktor yang pertama menuntut anda untuk mencari apa yang sedang trend di dunia kerja dan industri mana yang tengah berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia baru.

Faktor kedua menuntut anda untuk memahami dan “menyenangi” topik yang anda lakukan sehingga anda mampu menunjukkan penguasaan dan antusiasme anda dalam mengerjakan topik tersebut.

Mengenai Penilaian Skripsi

Penilaian skripsi mencakup 2 bagian utama (1) konten dan (2) pembawaan materi (atau dikenal pula dengan presentasi dan tanya jawab). Konten berarti tentang kualitas topik, kualitas metodologi penelitian serta kualitas tata bahasa dan gaya penulisan. Pembawaan Materi mencakup kualitas presentasi dan kualitas argumentasi dalam menjawab pertanyaan tim penguji.

About these ads

107 Comments

  1. Pak, saya Sanpedro dari Politeknik Pos Indonesia jurusan Logistik Bisnis D4. Saya baru mau memilih tema skripsi apa yang akan saya kerjakan. Terkait dengan magang saya di DHL Supply Chain bagian inventory dan general affairs. Mungkin bapak ada saran tema apa yang cocok untuk saya, kalau bisa sektor hitung-menghitung itu sedikit aja pak. Saya kurang jago menghitung

  2. salam kenal pak, saya mahasiswa TI, saya sudah KP di perusahaan pembuatan boiler, fan, dan juga mereka memiliki proyek landfill gas. produk yang mereka kerjakan adalah produk permintaan pak. nah untuk tema skripsi yang baik pada perusahaan tersebut apa ya ?? soalnya saya masih bingung. terima kasih

    • Pada made to order memang memiliki karakteristik produksi atau projecr yang berbeda dari made to stock. Jadi kamu bisa masuk ke project management, inventory operations, activity based costing, risk analysis atau yang generik seperti spesifik pengambilan keputusan untuk sebuah kasus yang sering terjadi dengan AHP misalnya.

  3. Salam kenal bapak…!
    saya Hamdan . mahasiswa Teknik Industri semester 7.
    sekarang ini saya lagi sibuk mencari judul untuk tugas akhir saya.
    judul apa ya yang cocok kalau tenteng perbankan ?
    trimakasih…!

  4. Bapak, saya Bagus mahasiswa dari TI di Malang, sekarang saya sedang menempuh skripsi di perusahaan percetakan jawa pos di Malang. menurut bapak topik dan metode apa yg cocok saya pakai pada perusahaan percetakan tersebut? mohon pencerahannya dari bapak. Terima Kasih

    • Coba minta waktu untuk magang selama 2 minggu lebih atau setiap hari datang untuk berdiskusi dengan mereka. Gunakan cara pandang sistem untuk membuat peta proses lalu diskusi tentang harapan, keinginan dan tantangan yang dihadapi.
      Ingat bahwa problem harus didefinisikan sebagai gap antara kondisi saat ini dengan harapan/keinginan.
      Gunakan kacamata 5M untuk mencari akar permasalahannya.

  5. salam kenal Pak…
    saya mhsw TI UISU (Medan) semester 7 saat ini sedang mencari topik utk TA.
    sebenarnya topik saya ingin menganalisa keefektifan integrasi SCM produk kertas di suatu pabrik krtas.. kira2 data yang dikumpulkan spt apa ya ? atau metode apa biasanya yg digunakan utk mengatasi kasus semacam ini..mungkinkah ini bisa dibawakan ke PPIC? semacam penjadwalan atau manajemen inventory..
    Trimakasih sebelumnya..

    • Kamu berbicara pada 2 level sistem yang berbeda. PPIC ada di mikro sedangkan SCM pada level makro. walaupun PPIC dapat dipandang sebagai komponen dalam SCM namun bukan berarti kita bisa mengklaim bahwa kalau menggunakan PPIC maka judul nya boleh SCM.

      Coba kamu cari kinerja SCM itu apa saja. pelajari kerangka SCOR dari supply chain Council. lalu perhatikan gap yang terjadi dan perbaiki gap tersebut.

    • Analisa Pengaruh atau analisa dampak biasanya menggunakan pendekatan statistik, nah karena banyak sekali, dari yang sederhana menggunakan regresi, uji hipotesa, hingga penggunaan SEM (structural equation modeling). Perlu ada cari dulu di kampus anda, mana yang bisa untuk skripsi, karena di kami misalnya, regresi atau multiple regresi biasanya dianggap sudah terlalu kuno.

  6. Assalamualaikum Pak, saya mahasiswa TI dikampus malang ingin bertanya sebaiknya topik apa yang pantas untuk UKM kripik buah yang pembuatannya sederhana, disana hanya pemotongan buah secara manual, kemudian pembekuan minimal 8jam lgsg digoreng, masalahnya dsna adlah meskipun produksi setiap hari, kadang setiap pemesanan perusahaan lain namun tetap kekurangan dalam pengiriman, sehingga sisanya akan dikirim dalam bbrpa hari kdpn, saya masih bingung apa tema yang sebenarnya pantas saya ambil untuk masalah ini, terima kasih atas perhatiannya
    wass wr wb

    • Memang topik ukm biasanya tidak memiliki kompleksitas yg cukup untuk memenuhi persyaratan skripsi karena biasanya solusi nya juga sangat sederhana dan tidak membutuhkan metode dan alat yg lazim digunakan di Teknik Industri. Pada umumnya yaa, jadi bukan berarti tidak ada. Karena ukm sendiri memiliki range yg lebar dari skala 1 rumah ke skala 1 rw bahkan beberapa kelurahan.

      Namun ini tergantung pula pada kebijakan tempat kuliah kamu.

      Coba mulai dari demand forecasting , waste control melalui lean management, layout rearrangement dan capacity planning

  7. Saya mengambil topik Perancangan Pengelolaan Inventori di Perusahaan Ritel Dengan Metode Just In Time,
    study kasus: Hypermart.
    Tujuannya adalah untuk optimasi sistem pengelolaan sehingga bisa menurunkan total biaya (meliputi carrying cost dan holding cost).
    Saya ingin menanyakan:
    1. Apakah tepat apabila saya menggunakan metode JIT dengan metode Economic Order Quantity untuk perhitungannya?
    2. Apakah saya perlu melakukan perhitungan kartu kanban untuk pemasok?
    3. Apabila metode ini kurang tepat, kira-kira metode apa yang bisa saya gunakan untuk topik pengelolaan inventori di retail (hypermart)? krn sejujurnya saya sangat kesulitan menemukan penelitian terdahulu mengenai Pengelolaan di retail dengn JIT.

    >pemilihan Just In Time ini karena saya mengikuti retail lain seperti wal-mart dan carrefour yang sudah memakai JIT dan dianggap sukses (berdasarkan sumber website dan beberapa essay).

    Saya sangat mengharapkan balasan dari bapak, terima kasih atas perhatiannya.

    • Tidak semua produk dalam ribuan kategori yang dijual hypermart cocok menggunakan JIT, terutama jika lead timenya tinggi atau tidak pasti.

      EOQ bukankah mencari titik keekonomisan dari volume pembelian barang, sehingga secara filosofi, biasanya akan murah pada satuan volume yang besar, dan satu-satunya cara mendapatkan volume yang dibutuhkan adalah dengan melakukan perencanaan produksi secara push system.

      Bahwa konsep EOQ direduksi menjadi hanya cara untuk menghitung berapa yang dibeli, namun yang dibutuhkan dihitung secara pull systems, yaa bisa saja. Mamun yang ditakutkan adalah kalau JIT yang biasanya akan berujung kepada small batches ternyata dihitung tidak ekonomis secara EOQ, mana yang anda pilih? Apakah anda mengorbankan JIT? Jika mengorbankan EOQ, ngapain pake EOQ?

      Saya tidak memiliki referensi terkini soal topik pengelolaan inventori di hypermart. Coba anda tanyakan ke pembimbing anda.

  8. salam kenal pak, saya minta masukannya untuk skripsi yang sedang saya ambil. saya sedang mengambil skripsi blue ocean strategi (BOS), yang saya ingin tanyakan, apakah blue ocean strategi harus menggunakan kuesioner untuk kepuasan pelanggan, karna perusahaan tempat saya skripsi, hanya memiliki 1 customer, yaitu perusahaan pemegang lisensi dari produk yang diproduksi. sedangkan saya melihat skripsi BOS rata-rata menggunakan kuesioner. lalu saya jg menggunakan BSC, apakah saya harus menghitung dr segi finansial dengan ROI dan sebagainya?? karena sangat sulit mendapatkan data finansial perusahaan.
    saya belum mendapatkan arahan apa-apa dari pembimbing saya..
    mohon petunjuknya untuk bagaimana langkah yang tepat untuk skripsi ini..
    terima kasih..

    • Saya tidak pernah membimbing skripsi konsep BOS, saya hanya tahu konsepnya saja, jadi jangan lupa tetap berdiskusi dengan pembimbing anda.

      Kalau kita balik gimana? Bagaimana anda tahu pelanggan puas atau tidak? (terlepas dari jumlahnya) Adakah data kuantitatif lainnya? Jika ada dan anda bisa korelasikan dan diterima oleh pembimbing anda, yaa silahkan.
      Kuesioner adalah alat untuk mengumpulkan data semi-kuantitatif, artinya dia menterjemahkan hal yang kuantitatif dari hal yang kualitatif. Kepuasan pelanggan itu kualitatif, lah gimana menghitungnya?
      Dalam BSC, pasti akan meminta kita untuk tetap mempertahankan penilaian aspek keuangan, karena di perusahaan pencari keuntungan, “hilir muara” segala strategi adalah aspek finansial. Namun di perusahaan non-keuntungan (LSM dll) itu dibalik menjadi “hulu” dari semua kegiatan, tanpa uang anda tidak bisa beramal.

  9. Pak.. saya sedang mengadakan penelitian skripsi mengenai pengelolaan inventori di industri ritel, tepatnya di hypermart pada bagain barang grocery (seperti sabun). saya ingin memakai metode just in time.. tapi saya membaca di salah satu skripsi orang, katanya just in time tidak cocok untuk perusahaan ritel karena memberikan kerugian di penjualan akibat tidak ada sediaan dalam memenuhi permintaan pelanggan, karena biaya pengadaan barang yang diminta menjadi tinggi. menurut bapak metode apa yang sebaiknya saya pakai untuk topik ini?? terima kasih

    • Just in Time pada awal dilaksanakan memang berat, saking beratnya banyak perusahaan yang menyerah karena kok malah banyak masalah timbul. Mereka lupa bahwa sebuah implementasi JiT itu membutuhkan berbagai macam prasyarat pendukung yang harus dikerjakan bersama-sama, seperti synchronous flow, demand leveling, dsb.

      Untuk sebuah hypermart, memang akan menjadi tantangan berat karena volume dan jenis variasi barang yang amat sangat banyak kemudian sulit memprediksi barang mana yang akan dibeli, merk yang mana, pada kondisi apa. Oke, anda tahu ini musim hujan dan bisa banjir, apakah berarti demand pembersih lantai akan naik? jika iya, merk yang mana dst.

      Walaupun Ohno sebagai penggagas TPS (Toyota Production Systems) yang menjadi cikal bakat JIT, mendapatkan ide dengan melihat gaya supermarket yang tinggal ambil terus bayar, sebuah hal yang “baru” pada masanya ketika jaman dulu kita minta penjaga toko untuk ngambilin barang yang kita minta di toko kelontong sederhana. Dan untuk alfamart atau indomaret, sebenarnya mereka melakukan JiT tetapi dipandang sebagai satu kesatuan supply chain, bukan sebagai 1 toko hypermart yang besar.

      Saya tidak tahu apakah ada perkembangan baru dalam pengelolaan inventori untuk hypermart, tetapi biasanya mereka melakukan klasifikasi barang dan melakukan pengelolaan inventori berbasis kepada klasifikasi itu. Food: fresh or non fresh, Non-Food: electronics, toys, etc. Mereka bahkan me-re-layout area display barang untuk mengakomodir klasifikasi ini, kenapa misalnya di hypermart daging dan sayuran ada di bagian belakang tetapi di supermarket malah di bagian depan (dekat pintu masuk pelanggan)? Kenapa ada restaurant atau makanan matang di bagian penjualan fresh-food di hypertmart?

      Untuk sebuah sistem dengan kompleksitas detail seperti ini memang salah cara terbaik untuk meningkatkan sistemnya adalah dengan memecah atau mengklasifikasi menjadi sub-sistem yang lebih manageable.

  10. salam kenal pak
    pak ini saya mahasiswa TI di solo
    saya mau tanya kalau saya ngambil TA tentang pemasaran apakah itu masih termasuk kajian ilmu teknik industri???
    terimakasih sebelumnya

    • Tergantung dengan topik, metode dan arahan program studi kamu. Pemasaran memang merupakan bagian dari keilmuan TIUI tetapi biasanya memang tidak mandiri, tetapi berintegrasi dengan ilmu lain di TI.

      Topik : Arahkan kepada topik yang memiliki (1) aspek kuantitatif yang tinggi atau (2) berhubungan dengan topik2 lain di TI, misalnya diarahkan ke desain produk, desain logistik dan sebagainya

      Metode: Apakah metode yang akan digunakan sarat dengan dasar keilmuan TI, terutama yang kuantitatif (optimasi, simulasi, statistik industri, dll)

      Program Studi: Apakah ada “ketentuan” tertulis maupun tidak tertulis yang bisa melarang atau menyusahkan proses skripsi kamu.

  11. Permisi pak ikutan nimbrung.. mau nanya2 tentang tema skripsi yang pas untuk bidang jasa konstruksi terutama di Departemen engineering nya, kira2 apa ya pak ?
    departemen engineering yang saya bidik ini adalah engineering yang mendesain dan mensupply shop drawing untuk di proses di proses berikutnya. terima kasih atas pencerahan nya pak.

    • Anda bisa menggunakan topik lean management atau six sigma, atau kombinasinya lean six-sigma. Fokuskan pada pemecahan masalah, terutama yang memberikan nilai bagi internal pelanggan anda. Coba anda bisa cari literatur tentang penerapan (lean) six sigma untuk jasa, karena kelihatannya departemen anda sebenarnya lebih bertitik berat memberikan jasa. Fokus kepada problem yang menjadi perhatian dari internal customer

  12. salam kenal pak hidayatno….. pak saya sigit mahasiswa TI semester 7 yang sudah menyelesaikan laporan kerja parktek dan alhamdulilah lancar. p y pak q butuh bantuanya masalah topik skripsi tapik saya sudah punya data tentang pemeliharaan yang ada di PLTA sama data PRODUKTIFITAS mesin PLTA kira-kira judul yang pas untuk data tersebut apa y? tolong bantuanya….
    blas ya pak…..
    makasih….

  13. Pak saya sedang mencari judul skripsi.. sebenarnya topik saya tentang supply chain management dengan konsentrasi untuk menganalisa pengelolaan supply chain di bagian inventori untuk safety stock, karena pada perusahaan retail tersebut seringkali pelanggan kecewa karena produk yang dicari stoknya sedang kosong. ketika saya mengajukan topik ini, dosen saya mengatakan bahwa sebaiknya tidak memakai SCM tetapi fokus pada masalah pengelolaan inventori saja.
    Pertanyaan saya, apakah saya harus mengubahnya menjadi fokus pada inventori dan tidak memakai SCM (karena dosen yang lain tetap merekomendasikan SCM) dan kira-kira bagaimana judul skripsi yang tepat jika saya harus mengubahnya menjadi fokus pada pengendalian invetori??

    • Saya agak enggan menjawab pertanyaan semacam ini, karena ini sebenarnya sangat tergantung dari dosen pembimbing anda, sesuatu hal yang sebaiknya anda diskusikan dengan dosen anda (termasuk tentang cara pandang dosen lain).

      Saya akan mencoba menerangkan kenapa ada perbedaan SCM dan Inventory yang mungkin menjadi sumber dari perbedaan pandangan. Teknik Industri sejak dulu sendiri memiliki bidang ilmu Distribusi dan Logistik, sebelum kemudian dikenalkan dan diluaskan menjadi konsep SCM, ketika pekerjaan dislog tidak lagi dikerjakan sendiri tetapi berhubungan dengan pihak ke-3 (3PL – 3rd-Party Logistic). Sekarang jadi timbul pertanyaan, apakah jika kita mengerjakan inventory maka dikatakan topik skripsinya logistik atau scm?

      Nah jawaban dari pertanyaan ini akan berbeda-beda untuk setiap institusi, jadi silahkan anda klarifikasi dengan dosen-dosen anda.

  14. Selamat siang pak,
    Saya nia, mahasiswi ekstensi TIUI, saya hendak meminta saran bapak perihal pembuatan skripsi. Ada 2 tema yang saat ini saya pikirkan pak, yang pertama Saya tertarik dengan Blue Ocean Strategy, karena menurut saya pada saat ini pasar di bidang Telekomunikasi mulai menjenuhkan, karena hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam persaingan, hanya soal tarif semata.
    Yang kedua, yang ada dikepala saya adalah, saya ingin membuat sebuah sistem Pak, karena saya tertarik dengan mata kuliah Pemodelan Sistem. Tetapi saya masih bingung, sistem apa yang bisa saya buat yang terkait dengan pekerjaan saya di bidang Telekomunikasi pak.
    Kiranya bapak dapat memberikan pencerahan, dan dapat memberikan saran untuk saya pak, terima kasih.

    • Blue Ocean Strategy merupakan pendekatan strategy yang mendorong perubahan paradigma dalam berkompetisi. Penterjemahannya sendiri yaa tergantung dari kreativitas yang dihasilkan dari perubahan paradigma sendiri. Artinya aspeknya masih terlalu luas jika hanya melihat strategi laut biru secara umum. Anda perlu memikirkan apa dampak yang lebih membumi dari strategi ini. Misalnya dari sisi perancangan produk, apakah memungkinkan sebuah produk baru yang mampu untuk masuk ke blue ocean, dsb.

      Pemodelan sistem untuk anda di ekstensi TIUI sendiri berorientasi pada discrete event modeling, sedangkan strategy biasanya masuk ke ranah continuous event modeling, karena perubahan yang terjadi adalah gradual dan terus menerus, sehingga agak berat bagi anda untuk memodelkan strategi, karena anda harus belajar kembali hal yang baru. Untuk S1 reguler, memang ada beberapa kuliah pilihan untuk ini. Mungkin anda bisa memodelkan aspek discrete (seperti produksi produk baru) dari dampak blue ocean strateginya?

    • Panuntun, apakah kamu sudah membaca artikel tentang apa itu teknik industri dan bidang kerjanya di blog ini? Kira-kira dari berbagai artikel tentang pekerjaan TI di blog ini, dibagian mana yang kamu perlu dijelaskan lagi? Supaya saya juga bisa melakukan perbaikan kepada artikelnya lebih baik lagi

  15. salam,
    pak saya mahasiswa ekstensi TI dan sekarang saya sudah 3 semester dan akan merencanakan mengambil Skripsi, namun saya masih ragu dalam penentuan metode yang akan saya gunakan. Kebetulan saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi, dan saya akan mengangkat tema tersebut dalam skripsi saya agar sesuai dengan bidang kerja dan bisa saya terapkan di perusahaan saya, untuk saat ini saya sudah ada ide untuk pembuatan skripsi tersebut dan mengangkat masalah compalint/pelayanan customer, dan yang ingin saya tanyakan apakah metode Balance scorecard dan performance management bisa diterapkan dalam skripsi ini.. terima kasih.

    • Tentu saja, karena permasalahan kinerja merupakan permalasahan universal dalam berbagai tipe industri, dan kata kunci “kinerja” juga dimasukkan dalam teknik industri.
      Di TIUI cukup banyak skripsi atau tesis yang membahas kinerja, termasuk BSC, kinerja ini termasuk kinerja pihak ke-3 (suplier), kinerja organisasi, kinerja layanan konsumen dll.

  16. Saya berencana mengambil topik skripsi mengenai pengembangan produk pada perusahaan makanan/susu.. menurut bapak apakah topik ini tidak termasuk dalam list DNTS?? apa saja yang perlu diperhatikan dalam pemilihan topik ini?? terima kasih..

    • Menurut saya iya, walaupun tentunya kamu perlu mengkombinasikan keilmuan pendukungnya yang digunakan di TI. Jika kamu mengembangkan produk dari sisi desain saja, tanpa melakukan unsur kuantitatif seperti market research, QFD dst, tentunya lebih cocok ke arah seni dibandingkan keteknikan.
      Pastikan unsur kuantitatif, tapi tentunya ini juga tergantung dari program studi anda dan pembimbing anda yaa.

  17. assalam,,,
    pak,, saya mahasiswi UMI jurusan teknik industri,,
    saat ini saya lagi krja praktek d kantor telkom di bagian flexi (ROC),saya tanya kira-kira ada gag hubungannya dgn jurusan saya?????trus kira-kira bisa gag saya angkat sebagai skripsi,,
    mohon sarannnya, metode2 apa saja yang bsa d jadikan acuan dalam pnyusunan skripsi ini

    • Saya percaya bahwa Perekayasa Industri pasti bisa mengaplikasikan ilmunya dimanapun asalkan secara sadar dia selalu menggunakan perspektif TInya, terlepas dari tugasnya yang mungkin tidak terasa keteknikannya. Silahkan membaca berbagai artikel di blog ini tentang penerapan teknik industri yaa untuk mendapatkan ide. Gunakan kerangka kerja 5M misalnya, Man – ada permasalahan SDM nggak, organisasi nggak?, Money – Apakah alurnya ada?, Machine – apakah ruang kerja sudah oke (untuk jasa), dst. hubungkan dengan kuliah-kuliah yang kamu sudah pelajari atau ke perpustakaan untuk melihat skripsi-skripsi sebelumnya

      Untuk skripsi, coba diskusikan dengan “Calon” pembimbing anda, karena ada pertimbangan bahwa setiap institusi Teknik Industri dan setiap pembimbing akan memiliki gaya berbeda dalam skripsi. Sesuaikan pula misalnya dengan apa yang “trend” disitu.

  18. iya pak, sebelumnya saya berencana melakukan VSM kemudian untuk six sigmanya saya menggunakan FMEA. apa ini dapat dijalankan bersama? jika saya menggunakan ABC, apakah masih dpt dikatakan pendekatan lean sigma? atau lean sigma hanya saya adopsi konsep&metode DMAnya (karena penelitian saya akan terbatas hingga pemberian usulan)? karena di pengetahuan saya yg terbatas, tdk ada bayangan sama sekali di benak utk menggunakan ABC di skripsi ini.
    terimakasih kesediaanya..

    • Tergantung dari kebiasaan akademis di institusi anda, di kami, sebuah skripsi baru bisa mengklaim berjudul sebuah metodologi, jika metodologi tersebut dikerjakan secara lengkap, jika tidak judulnya tidak diperkenankan menggunakan metodologi itu atau perlu ada modifikasi pada judul. Ini juga berlaku pada six sigma, tetapi mungkin di anda berbeda.

      Kenapa saya menyarankan ABC yang tidak ada dalam “secara resmi” di tools six sigma, karena anda memiliki background yang kuat dalam akuntansi berarti bisa, dan tidak ada sebenarnya yang melarang integrasi tools lain dalam kerangka six sigma jika tools tersebut memang membantu peningkatan kualitas. Ada perbedaan pendapat memang untuk masalah tools ini, ada yang sangat ketat meminta setiap langkah harus menggunakan tools ini dan jika tidak menggunakan tools dalam “paket”, maka bukan six sigma namanya. Ada yang lebih longgar dengan mengatakan, filosofi kaizen yang menjadi sumber cocoknya konsep PDCA deming di Jepang, pada awalnya toh tidak merupakan sebuah metodologi baku, tetapu berupa penterjemahan. Terserah pembimbing anda.

      • ttg saran bapak mengenai ABC, tdk lain krn bapak menilai saya mampu u/mengintegrasikan krn telah mempelajarinya? namun apa masih sangat mungkin tetap spt rencana awal, bahwa FMEA saya gunakan pd tahap analyze bersamaan VSM pd define?
        sebenarnya skripsi pendekatan lean sigma di fakultas saya masih terbatas, menjadi hal baru yg bs ditulis dr perspektif manag.accounting (hanya <5skripsi sejak th.2000). maka ketertarikan saya sekaligus membawa konsekuensi belajar lebih mandiri, krn dr segi referensi skripsi msh terbatas& scr pribadi, pembimbing jg belajar krn beliau tertarik atas topik yg awam di akuntansi
        terimakasih atas masukan bapak

      • Iya tentang ABC, dan menurut saya karena memang sesuai dengan background anda, tentunya saya juga tidak tahu apakah topik semacam ini diterima di bidang anda.
        Silahkan saja jika anda tetap pada rencana awal, karena memang ini juga tergantung dari kebiasaan sekolah anda dan kesediaan pembimbing anda

  19. salam,
    saya mahasiswi FEUB jurusan akuntansi, sedang menyusun skripsi bidang akuntansi manajemen dengan judul pendekatan lean sigma manufacturing pada proses produksi seagai pendekatan untuk mereduksi cost of poor quality. jadi, saya memandang dr perspektif konsekuensi biaya yg ditimbulkan dari poor quality. terus terang saya memulai dengan pengetahuan terbatas dan informasi saya dapat dr buku2 anak teknik industri. menurut bapak, tools apa yg mendekati tepat untuk mengidentifikasi waste&menghitung konsekuensinya?
    mohon saran dan bantuan..

    • Saya menyarankan anda untuk mengkombinasikan antara Value Stream Mapping (VSM) dan Activity Based Costing (ABC). VSM merupakan alat terkuat dalam lean management untuk melakukan identifikasi waste pada perspektif multi-workstation atau factory floor. ABC tentunya anda sudah tahu karena ini adalah bidang anda.
      Saya juga mengingatkan untuk secara tegas mendefinisikan arti dari poor quality yang sesuai dengan konsep lean six sigma, bahwa poor quality adalah segala hal yang tidak memberikan nilai tambah dari keinginan konsumen, tidak hanya reject, rework atau sisa material. Jadi semua aktivitas yang membantu segala hal penyebab poor quality, adalah aktivitas waste, dan setiap aktivitas ada biayanya.

    • Istilah SCM relatif lebih baru dari istilah pergudangan, distribusi dan logistik (PDL) yang secara tradisional diajarkan di Teknik Industri, baik secara mandiri maupun integrasi dengan perkuliahan PPIC atau Sistem Produksi. SCM memang lebih luas, karena memang permasalahan PDL ternyata membutuhkan pula dukungan dari fungsi organisasi lain seperti SDM, keuangan, legal dll. Jadi mirip dengan TQM yang merupakan skala makro dari pengendalian mutu.

      Hal ini menjadi problem dalam skripsi, ketika seorang mahasiswa mengklaim bahwa optimasi penjadwalan logistiknya sebagai skripsi dengan judul SCM, padahal jaman sebelum SCM yaa namanya penjadwalan logistik. Terutama apabila hanya karena biar “gaya” atau trend. Sama seperti apakah dengan menerapkan 6sigma, berarti kamu boleh taruh judul sebagai TQM?

      Di satu sisi mahasiswanya benar karena logistik adalah bagian dari SCM, tapi kok yaa nanti semuanya judulnya SCM dong, padahal judul harus merefleksikan isi.

      Sementara ini, secara pribadi saya memandang sebuah karya ilmiah bisa dikatakan menerapkan SCM kalau kondisinya “multi”
      1. Multi-organisasi, baik itu berupa 3pl atau antar anak perusahaan, selama semua anak perusahaan memang memiliki “kemandirian” terhadap target keuntungan. (3pl = third party logistic)
      2. Multi-negara
      3. Multi-waktu, dalam arti jangka panjang, bukan bikin jadwal tahunan kebawah
      4. Multi-fungsi, jika usulan tersebut memasukkan pula unsur SDM, keuangan dll
      Karena kondisi multi menunjukkan kompleksitas permasalahan.

      Jadi perusahaan seperti apa? yaa yang memiliki kondisi diatas ;)

  20. pak,saya mahasiswa Teknik Industri yang akan mengambil skripsi. Saya akan mengambil penelitian di perusahaan obat, yaitu untuk mengurangi reject pada produksi kapsul. Kira-kira metode apa yang bisa saya gunakan. Apakah six sigma bisa digunakan untuk kasus ini atau ada metode lain yg lebih baik.

    Mohon pencerahannya.
    Terima kasih sebelumnya.

    • Six Sigma memang berfokus untuk menurunkan reject, pendekatan lain yang juga berfokus kepada reject adalah lean management. Keunggulan 6sigma adalah metodologi dan organisasinya jelas, sehingga dalam skripsi sixsigma langkah2 metodologi penelitiannya adalah paten, pasti ada unsur DMAICnya. Organisasi itu maksudnya jelas dalam bentuk sebuah QI groups dan berupa project. Itulah kenapa 6sigma digabungkan dengan lean menjadi lean 6sigma, untuk mengambil kekuatan dari keduanya. Lean memiliki koleksi alat yang juga powerful.

      Pemilihan metode tentunya tergantung dari kebiasaan yang ada dalam setiap institusi masing-masing. Saat ini di TIUI, kita mulai mendorong mahasiswa untuk tidak menggunakan bahasa “penerapan 6sigma” jika memang tidak dilakukan seluruh siklus six sigma, karena biasanya skripsi cuma sampai saran, jadi yang seharusnya DMAIC cuma sampai DMA, sedangkan ICnya tidak.

      Apakah ada cara lain yang lebih baik? Setahu saya belum ada, karena toh yang 6sigma, 7 Steps & 7 Tools dan semua variasinya STAR (Search, Target, Action, Review) yang memiliki basis filosofi kaizen PDCA yang sama, masih cukup “powerful” untuk mengatasi permasalahan. Problemnya dilapangan biasanya adalah kekakuan atau ketidakpahaman terhadap tools maupun konsepnya.

  21. owh bgitu to pak?bagaimana ciri2 untuk membedakannya pak?atribut dan ukurannya mengenai kinerja dalam proses belajar mengajar dan saya juga masih bingung mengenai bentuk alat ukurnya pak,,apakah disertai dengan mekanisme pelaksanaanya atau tidak.
    apakah bapak mempunyai referensi terkait dengan hal tersebut? bsok tgl 19 januari 2011 saya seminar hasil pak,,doakan saya ya pak menghadapi penguji killer2 >.<
    terima kasih banyak sebelumnya,,

    • Saya akan menjawab secara umum, karena sebenarnya di TIUI sendiri telah banyak skripsi yang dilakukan di bank sentral, mulai risk analysis, iso dll, tetapi memang tergantung dari karakteristik dari tempat kuliah anda.

      Dengan asumsi anda bisa memilih bagian untuk skripsi, maka anda bisa merunut semua perkuliahan yang telah anda lakukan. Apakah itu masalah distribusi misalnya (peredaran uang contohnya), permasalahan kualitas (QCDSM – kualitas pelayanan, pengurangan biaya, masalah pengiriman, keselamatan kerja atau kinerja manusia), manajemen resiko, optimasi bahkan simulasi, evaluasi postur kerja, perbaikan proses kerja, dan masih banyak lagi.

      Dengan scope tanggung jawab yang besar, bank sentral pasti akan memiliki tantangan bagi anak2 teknik industri, anda hanya harus jeli menawarkan kemampuan anda

  22. assalamualaikum pak,,
    skripsi saya tentang perancangan alat ukur umpan balik dosen terhadap jurusan,,,
    saat ini masih membahas tentang atribut-atributnya melalui focus group disscussion (FGD) bersama bapak ibu dosen-dosen saya,,,

    atribut-atributnya lgsng d fokuskan ke aspek proses belajar mengajar (PBM) karena dalam PBM merupakan kegiatan yang dilakukan antara dosen dan mahasiwa dan mereka berinteraksi secara lgsng,,
    atribut-atributnya bersumber dari buku VI borang dan masukan dari bapak ibu dosen yang disebarkan melalui kuesioner,,

    menurut bapak hidayatno,konsep pengukuran yang cocok untuk skripsi saya seperti apa ya pak?
    terima kasih sebelumnya,,

    • Anda harus mulai menjabarkan tujuan dr pengukurannya secara lebih khusus. Apakah memang dimaksudkan untuk memperbaiki spesifik bidang manajemen jurusan atau berlaku secara umum. Borang untuk akreditasi memiliki tujuan untuk menilai kesesuaian dg standard (conformance to standard), tujuan ini memiliki ‘efek samping’ memberi tahu kita apa yg harus diperbaiki. Borang juga memiliki beberapa dimensi pengukuran yg spesifik (leadership, governance dll) yg mungkin tidak sesuai dengan tujuan anda.

      Apakah umpan balik ini hanya 1 kali saja, atau akan diembedded sebagai sebuah kegiatan rutin tahunan atau semester, ini juga mempengaruhi ukuran dan caranya.

      Karena kita di teknik, maka memang ukuran yg pas adalah minimal adalah semi-quantitative, atau bahkan di FGD sudah di set bahwa kalau bisa semuanya quantitative.

      • ya pak,mewujudkan penjaminan mutu secara internal yaitu memmperbaiki spesifik bidang manajemen dan sebagai proses evaluasi pak,,

        latar belakangnya berdasarkan borang butir 2.5 yang berisikan penjaringan umpan balik dan tindak lanjutnya.
        Di sini mengambil komponen dosen menilai terhadap jurusan,,tp lebih di fokuskan pada standart PBM,jadi selain standart PBM yang ada d borang yang berhubungan dengan PBM di preteli dan dimasukkan ke standart PBM pak,
        kemudian untuk mengefixkan atributnya di bahas melalui FGD tersebut.

        pengukuranya dilakukan setiap tahunnya,,
        maksudtnya konsep pengukuran semi-quantitative dan quantitative tu seperti apa pak?

      • Khusus utk BAN, sedang dilakukan perubahan proses penilaian yg tdnya penuh dengan kualitatif judgement ke arah kombinasi antara kuantitatif dan semi-kuantitatif. Hal ini mengingat segitu banyaknya program yg harus diakreditasi sehingga dibutuhkan akreditator yg banyak tp kualitasnya berbeda2 sehingga ingin dipandu utk supaya unsur ‘subyektifnya’ berkurang.

        Pengukuran kuantitatif mencakup basis numerik yg jelas (jumlah, rasio dll), sedangkan semi kuantitatif menkonversi nilai kualitatif menjadi kuantitatif dg cara pembobotan atau peringkat berdasarkan ciri-ciri yg telah di tentukan.

  23. pak,saya mahasiswa Teknik Industri IT Telkom mau bertanya tentang TA. kebetulan saya udah punya bahan penelitian di pabrik dompet. nah, pabrik tersebut menginginkan saya membuat suatu sistem informasi presensi, karena di sana presensinya masih manual. tapi saya bingung, apa itu bisa dijadikan topik TA atau bagaimana? karena saya pikir tidak ada hubungannya tentang ilmu Teknik Industrinya.

    kira-kira, apa yang seharusnya saya lakukan untuk mencari topik di pabrik tersebut?

    Mohon pencerahannya.
    Terima kasih sebelumnya.

    • Tentunya keputusan tentang layak tidaknya sebuah topik untuk TA tergantung dari dosen pembimbing anda dan “persepsi” keahlian dari program studi anda. Mari kita gunakan kerangka cara dan tujuan (means and ends). Jika tujuan anda mendapatkan sistem presensi yang ideal, maka caranya haruslah dengan menerapkan metodologi yang ada di TI secara disiplin, misalnya dengan user requirement yang jelas, pengembangan secara project management yang ketat dan ada aspek kontrol kualitas yang juga ketat (misalnya pengembangan SOP dan lainnya).
      Jika presensi dianggap sebagai cara, maka tujuannya biasanya adalah pembinaan SDM, artinya anda akan mencoba mengembangkan keterkaitan yang jelas antara pengembangan presensi dengan pembinaan SDM, termasuk misalnya dengan menggunakan statistik yang lebih kuat dalam melakukan data analysis.

      Semoga membantu

      • pengembangan secara project management itu sendiri seperti apa,pak?

        Artinya jika dari “persepsi” keahlian dari program studi Teknik Industri topik ini berarti tidak layak diangkat menjadi sebuah TA?

        dalam hal ini, batasan permasalahan yang seperti apa yang harus saya teliti?

      • Persepsi karena memang setiap program studi di Teknik Industri memiliki persepsi terhadap penterjemahan apa itu teknik industri, yang juga bisa berarti apakah program studi anda mendukung suatu area topik (sub-bidang ilmu) tetapi mungkin tidak mendorong topik tertentu.

        Sebaiknya pertanyaan-pertanyaan ini anda diskusi dengan pembimbing anda, saya yakin pembimbing anda bisa membantu anda.

  24. Pagi Pak Hadiyanto
    Saya Mahasiswa teknik industri untuk kelas karyawan. Sebagai seorang pekerja & mahasiswa terkadang saya begitu kesulitan menentukan topik yang pas dengan lingkungan kerja saya. Saya bekerja di perusahaan distributor saya coba menganbil analisa tentang Quality Inspection dengan metode AQL apakah masih relevan untuk sekarang ini! menurut sumber yang saya dapat AQL sudah mulai ditinggalkan? klo bisa alternatifnya apa ya Pak untuk judul saya?
    Terimakasih

    • Menurut pendapat saya, tidak ada alat atau metode dalam kualitas yang masih relevan dan dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah, bisa ditinggalkan. Tetapi memang jika untuk skripsi biasanya ada “selera” pembimbing yang mungkin mengatakan metode lain lebih cocok atau lebih up-to-date. Ada lagi preferensi institusi yang mengatakan bahwa topik-topik tertentu diusahakan mengikuti perkembangan terakhir, atau mengarah ke lebih kuantitatif (baca; hitungan yang lebih rumit dan panjang)

      Saya kira penting buat anda untuk berkonsultasi dengan pembimbing, karena keputusan ini adalah agreement antara anda berdua.

  25. aslm…pa hidayatno.
    saya mahasiswa tek.industri tingkat akhir, saya mau tanya kalau metodee-metode yang cocok digunakan untuk penulisan skripsi tentang analisa perancangan kerja apa ya??
    metode-metode yang terbaru di bidang teknik industri itu apa saja ?
    terimakasih pak…..

      • aslm pa hidayatno, saya ingin menulis skripsi dengan tema perbaikan sistem kerja di sebuah perusahaan…bisa tidak penyelesaiannya dengan metode six-sigma?
        atau menurut bapak metode yang tepat untuk menyelesaikan itu apa?
        terimakasih atas bantuannya pa…

        oiya pa …mau tanya lagi, aplikasi six-sigma selain ke masalah kualitas dapatkah ke masalah yang lain?

      • Bisa saja menggunakan six-sigma. Saya tidak bisa merekomendasikan metode yang tepat karena tidak tahu batasan, tujuan, interaksi dari permasalahan sistem kerja anda, butuh diskusi langsung dan panjang untuk merumuskannya. Bisa juga definisi sistem kerja anda dan saya, jauh berbeda. Kekuatan six-sigma dalam perspektif saya adalah metodologi DMAICnya, sama dengan 7 langkah yang juga berbasis pada PDCA. Dia bisa digunakan sebagai panduan pemecahan masalah.

        Fleksibilitas six-sigma memang jauh berkurang dari konsep 7 langkah, karena di six-sigma adalah wajib mencari sigma level yang berawal dari reject. di 7-langkah yang namanya masalah kualitas itu adalah QCDSM (quality, cost, delivery, safety and moral), jadi menjawab pertanyaan anda yang kedua apakah bisa ke masalah yang lain, ini jawabannya. Walaupun six-sigma juga memiliki aplikasi ke jasa, marketing, customer service dll, dengan sedikit mengubah “cara perhitungan” sigma levelnya (DPMO).

  26. owh gtu to pak?maksih infonya,,,saya akan mencobanya,,,
    alhamdullillah,,,akhirnya saya dapat tema fix, yang kemarin-kmarin mungkin masih banyak ragu, tapi ini tema fix saya tentang tentang pengukuran kepuasan dosen terhadap kinerja jurusan.jadi saya di sini membuat form2 pnilaian tentang jurusan yang akan d isi oleh dosen2 terhubung belum adanya pengukuran tersebut d jurusan saya. mungkin bapak bisa memberi sedikit masukan tentang tema ini?makasih bayak sebelumnya,,,maap sudah merepotkan,,heheh

  27. salm knal pak,,,saya mahasiswa teknik industri semester 8 mau ambil skripsi tapi masih bingung mengenai tema dan tempat penelitiannya. . mungkin bisa sekitar management,logistik atau penjaminan mutu tp belum ada byangan mau milih tema ap. mungkin bapak bisa membantu memberi masukan? ?terimakasih sebelumnya.

    • Saran saya mungkin sama dengan yang sebelumnya yaa. Coba kunjungi website seputar logistik atau penjaminan mutu, cari dan ikuti milist-milist profesional dan anda bisa kirimkan email ke milist ini untuk mendapatkan masukan dari peserta milist.

      Hal lain yang perlu anda pikirkan adalah mirip dengan bahasa yang baik dan benar, maka hubungan antara subyek dan obyek sangatlah penting. Obyek = tempat penelitian, subyek = tema penelitian. Terkadang kita ingin subyek yang kuat tetapi ternyata obyeknya lemah, contohnya topiknya (subyeknya) state of the art, tetapi ternyata di Indonesia belum pernah dan belum bersedia dilakukan. Hal ini yang juga harus anda perhatikan

      • Kalau kampus anda berlangganan e-jurnal, coba dimulai dari situ dengan topik quality management. google scholar juga membantu untuk mendapatkan overview topik, masuklah ke menu advanaced search di scholar.google.com kemudian gunakan tanggal 2 tahun terakhir. silahkan di”sisir” cepat kira-kira sedang kemana topiknya saat ini.

        Salah satu perkumpulan profesional adalah ASQ (american society for quality), terutama untuk melihat bagaimana mereka membagi profesi quality engineer, walaupun mungkin terkesan overlapping dengan profesi bidang lain.

  28. Salam kenal pak Hidayatno. Saya mahasiswa tingkat akhir di universitas swasta di jakarta. Saya ingin mengambil topik six sigma dalam skripsi saya, saya ingin bertanya….. dalam pengambilan topik ini (six sigma) apakah cukup dengan penerapan 7 tool saja atau harus saya kembangkan dengan 7 tool lain (QFD dan teman2nya) yg sesuai dengan topik pembahasan bapak mengenai penerapan six sigma dengan metode simulasi? N saya agak bingung apakah ini topik akan berhasil saya selesaikan pada waktunya. Mohon sarannya….!
    Trims.

    • Yang membedakan six-sigma dengan 7 langkah (7 steps of Quality Improvement) adalah 2 hal yaitu metodologinya dan alat “khas”nya. 7 steps yaa tujuh langkah, six-sigma 5 langkah DMAIC. Kemudian untuk alat “khasnya” adalah CTQ (critical to quality), Sigma Level sebagai target utama (di 7 Langkah anda bebas menentukan target utama sendiri), project charter, dan terkadang pengukuran Cp/Cpk. Jadi kalau anda mau dikatakan menggunakan six-sigma maka kedua syarat ini harus ada. The rest, seperti QFD dan sebagainya tergantung kebutuhan anda. didalam 7 steps sendiri sebenarnya tidak terkukung hanya boleh menggunakan 7 tools atau 7 new tools, hanya saja cukup dengan 2 kelompok ini sebenarnya anda sudah “mumpuni” untuk melakukan problem solving. Di six sigma sendiri dikenal basic statistical tools dan advanced statistical tools (QFD termasuk dalam advanced).

  29. Saya mahasiswa tingkat akhir yang hendak skripsi. Sampai saat ini saya masih bingung untuk menentukan penelitian tersebut.
    Saya sangat tertarik dengan sebuah industri yang bergerak di bidang pangan (seperti: gula, mie instan, kerupuk dsb) dan juga kerajinan (seperti: gerabah, kerajinan tangan, kerajinan bambu, dsb).
    Pendekatan penelitian tersebut nantinya akan menggunakan salah satu dari:
    1. AHP (Analytical Hierarchy Process)
    2. Transportasi
    3. Antrian

    Saya mohon bantuan bapak untuk memberikan ide tema maupun pendekatan yang digunakan. Jikalau bapak mempunyai ide lain yang beda saya juga tidak berkeberatan.

    Hipotesis semacam apa yang bisa saya gunakan.

    Makasih..

    • Setiap industri memiliki prioritas tantangannya masing-masing. Industri makanan, biasanya pada standard mutu produk (kebersihan, keamanan makanan dan sebagainya) serta daur hidup produk yang pendek (wajib adanya kadaluarsa). Industri kerajinan dihadapkan juga pada standard mutu produk (terutama menjaga kualitas handmade product), manajemen yang belum dewasa (masih kekeluargaan), akses pada modal, dan pengetahuan akan distribusi (ekspor) dan sebagainya. Cari standard-standard dunia, seperti ISO, HACCP dsb, sebagai referensi anda. Topik-topik UKM (SME – Small Medium Enterprise – terutama untuk kerajinan) banyak dibahas di internet, jadi bisa menjadi rujukan anda.

      Fokuslah pada permasalahan yang menjadi prioritas dalam setiap industri tersebut. Tentang pendekatan, tentunya anda sesuaikan dengan permasalahan yang akan anda pilih. Anda bisa melakukan AHP untuk pembobotan faktor atau klausul standard, yang menjadi sebuah urutan prioritas yang sebaiknya disupport oleh pemerintah. Meneropong masalah transportasi, untuk produk kerajinan diluar pulau jawa yang akan dipasarkan di jawa.

  30. dengan siapa saya dapat curhat dan berbagi ilmu guna peningkatan kualitas di era globalisasi saat ini, tantangan nya sangat cukup drastis untuk menciptakan pemikiran-pemikiran yang berguna untuk Indonesia Kedepan, terutama masih banyak daerah kita yang belum menggunakan alat teknologi (masih minimnya), teknologi di Indonesia harus dibahas guna meningkatkan persaingan teknologi untuk meningkatkan marwah Indonesia kedepan nantinya……………….?

    • Saya kira anda sudah melakukannya dengan menulis pada blog ini. Anda tinggal membuat blog sendiri yang berisi pemikiran-pemikian anda, sehingga pasti akan ada yang meresponsnya. Diskusi dapat anda lakukan dengan bergabung pada milist-milist yang membahas topik-topik seperti permasalahan teknologi, inovasi dan lain sebagainya. Anda bisa berkontribusi disitu, paling tidak kita sendiri telah mampu memanfaatkan teknologi yang ada didepan ini untuk melakukan perubahan. Pepatah Gandhi yang saya sukai adalah “You must be the change you wish to see in this world”.

  31. saya lagi mikirin judul skripsi, apa yang asyik dalam penulisan skripsi dan dapat sempurna hasil temuan di tuangkan di skripsi, maksudnya judul apa yang menarik untuk di era globalisasi saat ini menyangkut teknologi karena saya jurusan teknik industri ? siapa yang bisa memberikan ide cemerlang, karena ini juga untuk generasi bangsa kedepan dikarena persaingan dunia semakin luas terutama dalam bidang teknologi, saya sangat berharap kerjasama yang efektif, mudah-mudahan saya mendapatkan solusi yang terbaik dari pembaca…..?

  32. saya mahasiswa semester akhir hendak mengambil TA tapi sampai sekarang belum ketemu jtopik TA yang cocok karena saya ingin mengambil TA dr tempat bekerja(pembangkit listrik). Saya tertarik konsep manajemen kualitas. kira2 topik TA yg tepat?

    • Pada pembangkit listrik, pada dasarnya analisa kualitas yang dilakukan adalah sama. Tentunya anda perlu mendefinisikan kinerja dari pembangkit listrik yang berdasarkan perspektif pelanggan (prinsip customer focus). Apakah ada permasalahan dalam pemenuhan kinerjanya? Daftar permasalahan kinerja ini anda jabarkan kedalam peta proses yang anda buat, baik proses operasional maupun proses administratifnya (kalau dipabrik khan dibedakan proses produksi dan proses administrasinya). Identifikasi sumber permasalahan: apakah pada proses operasional misalnya seperti maintenance procedure, sparepart allocation dsb atau proses administrasi: pencatatan kurang akurat, proses pembelian yang tidak seamless dsb. Cari dan olah data dengan TULTA atau quality tools lainnya. dan seterusnya.

      Anda harus memandang bahwa listrik adalah produk yang tentunya memiliki kriteria kualitas tertentu dalam perspektif pelanggan (baik pelanggan langsung maupun tidak langsung, misal pemerintah). Tentunya untuk “memproduksi” listrik tentu ada sumber daya yang dialokasikan, disediakan dan diolah. Sehingga anda bisa mengambil logika 5 M (Man, machine, money, materials, methods) untuk mencari topik, seperti prosedur, penjadwalan downtime dsb, aspek perencanaan keuangan yang lebih baik.

      Kok jadinya seperti overlapping dengan yang lain (manajemen pemeliharaan atau analisa perancangan kerja)? karena intinya kualitas harus dicapai dan dijaga dengan segala cara yaa solusinya bisa menyentuh berbagai perkuliahan lainnya.

    • Saya tidak tahu preferensi dari institusi anda tentang KP dan judulnya. Di kami, makna dasar KP ada membuka wawasan akan dunia bekerja yang nyata, yang memiliki banyak perbedaan dari kondisi “ideal” yang dirasakan di kampus.
      Cara yang saya sarankan adalah dengan membaca judul-judul laporan KP yang sebelumnya yang telah dikumpulkan oleh senior2 anda, yang biasanya bisa diakses di perpustakaan anda.
      Secara umum judul adalah representasi dari isi dari KP tersebut, jadi anda harus mencantumkan bidang KP anda yang disesuaikan dengan penamaan dengan bidang ilmu di Teknik Industri. Judul tentu juga mencantumkan tempat KP anda.

      Semoga membantu

    • Produktivitas adalah ukuran, sedangkan lean thinking adalah konsep atau pendekatan. Anda bertanya lean thinking yaa, bukan lean management.
      Produktivitas adalah ukuran non-finansial pertama yang dikenal luas, sebelum Balanced Scorecard mengenalkan berbagai macam ukuran. Pada awalnya semua ukuran kinerja perusahaan adalah finansial, dan ini masuk akal karena hampir semua kegiatan pasti berhubungan dengan biaya atau pendapatan. Di era dimana semua kantor menggunakan air mineral untuk minum, kita bisa memprediksi jumlah pegawai sebuah kantor dari berapa galon air yang dipesan setiap minggunya. Perusahaan bisa mendeteksi apakah karyawannya bekerja atau tidak dari jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli galon air.
      Produktivitas mengenalkan ukuran non-finansial dengan cara yang sederhana dan mudah diterima, yaitu membandingkan output dan input.
      Tidak heran peranan teknik industri kuat dalam produktivitas, sehingga Salah satu julukan Teknik Industri adalah productivity expert.

      Lean thinking berartig berfikir untuk selalu mengurangi segala buangan (waste). Dengan sedikit waste tentunya input anda semakin kecil atau output anda semakin besar atau kedua-duanya.

  33. selamat siang…
    saya adhy, alhamdulillah saya sudah selesai KP, dan sekarang akan melanjutkan skripsi. saya kuliah di UPN Yoagyakarta, teknik industri.
    jujur saya benar-benar ingin mengerti lebih banyak lagi, kaitannya dengan bidang saya.
    sebenarnya saya sudah menerawang tentang judul yang saya ambil, tapi saya tidak yakin akan selesai, karena keterbatasan informasi yang saya peroleh. mungkin saya akan memberikan judul saya kepada bapak,
    tentang “analisis loyalitas pekerja di pt xxx kepada pelanggan”
    mohon bantuannya, bila saya ada salah kata saya mohon maaf

  34. saya mahasiswa teknik industri semester vi, sekarang saya benar – benar bingung untuk memilih topik yang akan saya ambil untuk judul skripsi. Topik yang ingin saya ambil antara lain mengenai persediaan, membuat software antara marketing, PPIC,Produksi & warehouse. hanya yang saya bingungkan saya harus mulai dari mana….??
    karena semuanya saling berkaitan

    • Keterkaitan itu memang merupakan kekuatan dari bidang ilmu teknik industri, jadi jangan dibuat bingung, tapi jadikanlah menjadi sumber ide anda. Apalagi, jika studi kasus anda memang menunjukkan gejala bahwa akibat pengkotak-kotakan antara ke 4nya tadi membuat sistem secara keseluruhan tidak mencapai optimal.

      Tentang mulai dari mana, karena toh berkaitan, yaa dari mana aja, karena pasti nanti anda akan terdorong secara otomatis untuk mendapatkan keterkaitannya, karena ke4 hal itu memang berkaitan dan selama anda membuka mata dan perhatian untuk mencari keterkaitan tersebut. Anda bisa mulai dari yang paling anda kuasai baru kemudian anda lihat interfacing (tatap muka) dengan sub-sistem sebelumnya atau sub-sistem sesudahnya, atau anda bisa mulai dari sumber masalah terbesar, atau bahkan masalah terkecil (supaya lebih mudah mencapainya). Prinsipnya mulailah. All great journeys start from a single step.

  35. pak saya mahasiswa baru di teknik industri.
    tlong ksh tau trik2 untuk tepat dan cermat dgn hsl yg maksmal untuk mencapai lulus dan berhasil terutama dalam menyusun daan mempresenrasikan skripsi sya?
    krna pda awalnyaa sya blum ykin klo sya bisa mencapai itu. tpi skarang itu mrpkn taantangan bagi sya! yg mesti sya hdapi
    trims atas triknya…

    • Tentunya anda perlu tahu preferensi dari institusi dan calon pembimbing dosen dalam menilai skripsi yaa. Ada beberapa institusi yang menghargai inovasi lebih besar dari metodologi, ada yang penting metodologinya benar daripada inovasi. Ketika ujian pun, dalam dewan penguji, ada yang mementingkan buku ujian yang rapi, ada yang mementingkan presentasi dan tanya jawab, dsb.

      Pemilihan pembimbing juga penting, karena antara pembimbing dan anda harus memiliki rasa saling percaya yang kuat.

      Dalam perkuliahan, ada beberapa mahasiswa yang memiliki prinsip memandang kedepan, jadi bagi dia yang penting semua mata kuliah lulus dengan baik. Kalaupun ada yang tidak bagus nilainya, nggak mau mengulang karena yang penting yang didepan. Strategi ini membuat mahasiswa tersebut fokus pada saat ini, dan biasanya tepat waktu.

      Untuk presentasi, karena anda mahasiswa baru, latihlah dari sekarang. Jangan pernah mengkopi paper ke dalam materi presentasi, jangan membaca apa yang dipresentasikan (karena audiens bisa membaca sendiri), tips-tips ini banyak sekali di internet, dan bisa anda cari. Pandanglah presentasi tugas kuliah sebagai wahana untuk melatih diri.

  36. Pencarian tema skripsi memang suatu “pengalaman” tersendiri, tetapi percayalah dengan adanya google ini menjadi sebuah deskjob bukan fieldjob (anda tidak perlu jalan2 ke perpustakaan uni-uni lain untuk mendapatkan ide). anda bisa ketik “industrial engineering topics” dengan menggunakan fasilitas advanced search google, kemudian limitasi dengan tipe-tipe situs misalnya “site:edu”, “site:ac.id”, dst. sebenarnya google juga sudah memiliki versi pendidikan untuk searchnya yang disebut “scholar.google.com”

    Gunakanlah situs-situs jurnal online yang memberikan abstrak gratis, kemudian carilah author2 yang memiliki latar belakang industrial engineering. gunakan fasilitas tanggal atau tahun untuk mengurangi jumlah jurnal dan anda bisa tahu topik2 terkini.

    Atau jika anda tertarik kepada salah satu “peminatan” anda bisa langsung memilih jurnal2 tersebut, misalnya untuk simulasi atau rekayasa sistem. jurnal dari incose, modeling and simulation journal menjadi tempat kaya untuk mendapatkan ide.

    Semoga membantu

  37. saya juga teknik industri pa?bagus sekali tulisannya.pak klo teknik industri bakal jadi apa ya pak?tolong kasih tahu saya pak?saya ingin jadi orng sukses?jangankan sukses tuk kerja praktek saja susah?tolong sarannya?

  38. iya nihhh,ak juga sebentar lagi sudah mau bikin skripsi…tapi ak jalani dengan enjoy aja…ak sih tertariknya di bidang agrobisnis…jd ini lagi nyari nyari yang nyerempet tentang itu…siapa tau buat referensi usaha di masa yg akan datang

  39. MMmm.. pusyiing pak mikirin tema skripsi yang mo diambil. udah 5 bulan dijlani tp koq blom ada yang klop.
    Sya bingung hruskah mendalami topik dulu atau mencari pabrik/tempat penelitian???
    pak, klo Qt mo ambil tempat bank sbg tempat penelitian bs ga sih??
    tema yang pas yang teknik industri bangeeet apa yah kira22??? Mohon bantuannya. Thanks before n after ^_^

  40. Andy, tepat bagi Anda mungkin tidak Tepat bagi saya. Jadi definisikan Tepat.
    Saran saya anda berkunjung ke website resmi asosiasi teknik industri di Amerika – Institute of Industrial Engineering (www.iienet.org). Disitu anda akan mendapatkan luas bidang keilmuan teknik industri yang bisa anda jadikan topik. Beberapa artikel disitu juga bisa dijadikan ide.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s